Hari ini: Kamis, 09 Desember 2021
Jumat, 30 April 2021, 16:00 WIB

Mau Ternak? Kenali Ciri-Ciri Ikan Cupang Sudah Bertelur yang Perlu Diperhatikan

Mau Ternak? Kenali Ciri-Ciri Ikan Cupang Sudah Bertelur yang Perlu Diperhatikan

ciri-ciri ikan cupang bertelur - pet central

Beberapa ciri-ciri ikan cupang betina dapat diamati melalui penampilan fisik dan tingkah lakunya. Lalu bagaimana cara membedakan cupang jantan dan betina?

Cupang tergolong jenis ikan hias air tawar yang memiliki keindahan tersendiri saat dipelihara di rumah. Perawatannya pun terbilang mudah, sehingga cukup direkomendasikan untuk pemula.

Bagi Sobat Pintar yang melihat peluang bisnis, mungkin akan tertarik untuk melakukan budidaya atau ternak ikan cupang yang hasilnya lumayan.

Sebagai peternak pemula tentu kamu harus mengetahui bagaimana karakteristik ikan cupang jantan dan cupang betina saat kawin atau berkembang biak.

Selain itu kamu juga perlu mengetahui tanda-tanda tertentu, misalnya ciri-ciri ikan cupang sudah bertelur hingga anakan cupang menetas seperti yang PetPi ulas kali ini, nih!

Bagaimana Cara Ikan Cupang Berkembang Biak?

Cara Ikan Cupang Bertelur
cara ikan cupang bertelur - zenaquaria

Dibanding beberapa jenis ikan hias lainnya, cara ternak ikan cupang tergolong tidak membutuhkan lahan terlalu luas sehingga peluang usaha ini bisa dilakukan secara rumahan.

Selain mengetahui dari pakar, Sobat Pintar juga perlu mengetahui karakteristik dan cara ikan cupang berkembang biak di habitat asalnya, yakni di perairan air tawar yang tenang.

Melansir laman Japanese Fighting Fish, ciri-ciri ikan cupang siap kawin adalah tingkah lakunya yang akan membuat sarang gelembung di permukaan air. Hal ini umumnya dilakukan oleh jenis cupang jantan.

Ikan cupang jantan akan membuat sarang gelembung-gelembung kecil di permukaan air, di bawah tanaman air, atau dedaunan kering.

Sarang gelembung ini berfungsi sebagai tempat meletakkan telur hingga anakan cupang menetas. Selanjutnya, cupang jantan akan menunggu kehadiran cupang betina untuk melakukan perkawinan.

Setelah melalui proses pembuahan dan pelepasan telur, ikan cupang jantan akan lebih banyak memegang peranan penting saat menjaga telur hingga memastikan anakan cupang menetas.

Lalu bagaimana cara mengawinkan ikan cupang budidaya? Secara garis besar, metode yang dilakukan sama seperti halnya teknik perkawinan ikan cupang di alam liar.

Namun ada beberapa kondisi yang mungkin perlu disesuaikan, misalnya kondisi arus air, temperatur air, hingga pemisahan cupang jantan dan cupang betina dalam prosesnya.

Inilah Ciri-Ciri Ikan Cupang Sudah Bertelur Hingga Anakan Cupang Menetas

Ciri-ciri Ikan Cupang Bertelur
ciri-ciri ikan cupang bertelur - aqueon

Untuk mengetahui ciri-ciri ikan cupang sudah bertelur atau belum, perlu serangkaian proses mulai dari masa perkenalan, persiapan sarang gelembung, hingga proses pembuahan.

Lalu bagaimana cara mengetahui tanda-tanda mereka sudah kawin dan bertelur? Yuk, ikuti informasi yang sudah PetPi rangkum berikut ini.

Follow Instagram @PintarPet untuk lebih tahu tentang Ikan lainnya!
>> FOLLOW DISINI

1. Posisi Cupang Kawin

Jika kedua ikan cupang sudah siap melakukan perkawinan, cupang jantan akan membalik tubuh cupang betina dan menyelimutinya untuk membuahi telur.

Setelah proses perkawinan terjadi, cupang betina akan terlihat lemas sembari melepaskan telur. Posisi kawin antara cupang jantan dan betina ini akan berlangsung beberapa kali.

Hal ini dimaksudkan untuk menjamin keseluruhan telur berhasil dibuahi oleh cupang jantan. Proses ini berlangsung beberapa menit hingga jam, di mana telur yang dikeluarkan berjumlah sekitar 30-40 butir.

2. Cupang Jantan Berenang Naik-Turun

Ikan cupang betina yang bertelur akan tampak lemas sepanjang proses perkawinan. Ciri-ciri cupang betina sudah bertelur adalah mereka tampak seperti mati dengan badan terbalik dan minim gerakan.

Cupang betina akan melepaskan telur secara sembarang, di mana cupang jantan yang akan bergerak naik-turun untuk memindahkan telur yang sudah dibuahi ke sarang gelembung.

Cupang jantan menggunakan mulut mereka untuk menangkap telur yang bergerak ke dasar akuarium.

Jika proses perkawinan sudah selesai dan ikan cupang betina sudah tampak bugar kembali, sebaiknya segera keluarkan mereka dari dalam akuarium.

Karena pada beberapa kondisi, ikan cupang betina punya kecenderungan untuk memakan telur dan agresif kembali dengan cupang jantan.

3. Sarang Gelembung Berisi Telur

Sarang gelembung merupakan gelembung udara berisi oksigen yang dilapisi cairan air liur (saliva) ikan cupang jantan yang membuatnya lebih tahan dan tidak mudah pecah.

Ciri-ciri gelembung cupang sudah ada telurnya adalah adanya telur cupang berbentuk bintik-bintik kecil berwarna putih, seperti butiran garam.

Jika ikan cupang belum bertelur, maka gelembung-gelembung udara ini akan tampak kosong dan jernih, salah halnya seperti gelembung udara pada umumnya.

4. Cupang Jantan Menjaga Sarang Telur

Setelah proses perkawinan dan bertelur, ikan cupang betina tidak akan memegang banyak peranan penting dalam menjaga telur hingga anakan cupang menetas.

Hal ini dilakukan oleh cupang jantan, di mana mereka akan melindungi sarang gelembung berisi telur dari predator dan ancaman di sekitarnya.

Selama beberapa hari ke depan, mungkin beberapa gelembung pecah dan membuat telur cupang jatuh ke dasar akuarium.

Di sinilah tugas ikan cupang jantan untuk membuat gelembung baru dan memindahkan telur yang terjatuh. Mungkin juga cupang jantan akan memakan beberapa telur.

Hal ini tergolong wajar terjadi, terlebih apabila telur cupang tersebut tidak berkembang akibat proses pembuahan yang tidak berjalan baik.

5. Anakan Cupang Menetas

Berapa lama telur ikan cupang menetas? Setidaknya kurang lebih 3 hari setelah proses perkawinan. Anakan ikan cupang yang baru menetas tidak memerlukan makan.

Selama 2-3 hari mereka akan menggantung secara vertikal pada sarang gelembung yang telah dibuat induk cupang jantan. Barulah setelah 4 hari, anakan cupang akan berenang horizontal di akuarium.

Segera setelah anakan ikan cupang mampu berenang, kamu perlu memisahkan indukan ikan cupang jantan. Untuk pakan anakan cupang, kamu bisa memberi kutu air (daphnia) atau larva nyamuk.

Sobat Pintar bisa membedakan ikan cupang jantan dan ikan cupang betina saat berumur 1,5 bulan.

Pisahkan berdasarkan jenis kelamin, di mana ikan cupang jantan sebaiknya dipisah dan ikan cupang betina bisa dicampur dalam satu akuarium.

Daftar Jenis Cupang Hasil Kawin Silang

Jenis Ikan Cupang Kawin Silang
jenis ikan cupang kawin silang - bukalapak

Setahun belakangan ini, harga ikan cupang cukup melambung tinggi. Hal itu dikarenakan banyak yang berminat untuk memelihara ikan cupang dan membudidayakannya untuk dijadikan penghasilan tambahan.

Nah, jika kau sudah memahami topik ciri-ciri ikan cupang yang sudah bertelur, kini kamu bisa melihat beberapa jenis cupang yang bisa jadi rekomendasi kamu untuk dikawinkan silang antara keduanya. Berikut daftar jenis cupangnya.

  • Cupang halfmoon: cupang ini merupakan salah satu ikan yang digemari oleh para pecinta ikan hias. Ia terlahir dari perkawinan silang antara ikan cupang liar dengan ikan cupang hias yang membentuk strain halfmoon. Harga per ekornya bisa mencapai Rp 150.000 - Rp3.000.000
  • Cupang plakat: jenis cupang ini masih satu keluarga dengan cupang halfmoon. Yang membedakannya adalah sirip pada ekornya yang tak seindah original cupang halfmoon yang mampu membentuk ekornya menjadi setengah lingkaran seperti bulan. Ikan cupang plakat sendiri mempunyai 8 jenis varian warna ikan cupang yang berbeda. Biasanya harga yang ditawarkan untuk satu ikan cupang seharga Rp 100.000 - Rp 250.000 tergantung kualitasnya.
  • Cupang dumbo ear: dari namanya saja kita sudah bisa mendeskripsikan bahwa cupang ini memiliki telinga yang besar. Ikan cupang ini adalah hasil persilangan dari ikan cupang plakat giant dragon dengan ikan cupang halfmoon original. Harga yang ditawarkan pun untuk satu ekor cupang tidak main-main, sekitar Rp 1.000.000 - Rp 4.500.000 lho!

Demikianlah sekilas ulasan mengenai cara ternak ikan cupang, berikut cara mengetahui ciri-ciri ikan cupang sudah bertelur guna menghasilkan anakan cupang berkualitas.

Semoga informasi yang PetPi ulas bermanfaat bagi Sobat Pintar dan tuliskan pendapatmu pada kolom komentar jika terdapat kritik maupun saran.

Jika kamu suka dengan artikel PintarPet, jangan lupa bagikan artikel ini ke seluruh dunia dan follow juga Instagram @pintarpet untuk tahu informasi tentang Ikan terbaru lainnya!

Terbit: Selasa, 24 November 2020, 10:00 WIB
Update pada: Jumat, 30 April 2021, 16:00 WIB

Referensi Tulisan [ Tampilkan ]
  • https://home.adelphi.edu/~ve21375/Female%20Betta%20Fish.html
  • https://home.adelphi.edu/~ve21375/Male%20Betta%20Fish.html
  • https://japanesefightingfish.org/bubble-nests/
  • https://sukabumiupdate.com/detail/life/gaya-hidup/72284-Cara-Ternak-Ikan-Cupang-dari-Memilih-Induk-sampai-Panen
  • https://www.fishkeepingworld.com/breeding-betta-fish/
  • https://www.triharyono.com/2020/12/13-jenis-Ikan-cupang-hias-dan-8-jenis-cupang-hasil-kawin-silang-betta.sp-lengkap.html

Tentang Penulis

Saya adalah seorang penulis yang antusias dengan hewan peliharaan seperti kucing, reptil dan hewan peliharaan lainnya.

Suka dengan tulisan saya? Hubungi saya disini.

Komentar