Hari ini: Kamis, 09 Desember 2021
Jumat, 04 Juni 2021, 20:30 WIB

Jangan Sepelekan, Ini Penyebab Kucing Muntah yang Harus Kamu Waspadai!

Jangan Sepelekan, Ini Penyebab Kucing Muntah yang Harus Kamu Waspadai!

Penyebab kucing muntah - iams

Kucing kamu muntah terus menerus? Jangan disepelekan, lebih baik kamu cari tau penyebab kucing muntah yang membuatnya terganggu berikut ini

Seekor kucing mempunyai banyak sekali masalah kesehatan seperti halnya manusia. Sebagai pemilik, kamu juga harus memahami perawatan apa saja yang diperlukan. Ada salah satu hal yang kadang membuat kita sedikit panik, yaitu jika kucing tiba-tiba saja muntah.

Walaupun begitu kamu tidak perlu panik sebenarnya, karena penyebab kucing muntah itu cukup beragam. Perlu kamu cermati bahwa kucing yang muntah memiliki gejala yang beragam, yaitu insidental, kronis, dan juga akut.

Jadi walaupun kamu harus waspada, tapi setidaknya kamu harus tenang dan memahami penyebab kucing muntah terlebih dahulu.

Disini PetPi bakal kasih tau apa saja penyebabnya yang biasa dialami oleh hewan kesayanganmu ini.

Untuk itu simak baik-baik ya informasi yang PetPi berikan, yuk langsung aja ikutin informasi penyebab kucing muntah berikut ini.

Apa Penyebab Kucing Muntah?

Penyebab Kucing Muntah
penyebab kucing muntah - cat specialist

Pada kasus seperti ini, kamu wajib memperhatikan tiga hal yang terjadi sebagai penyebab awal kucing muntah. Kejadian insidental, kronis maupun akut yang bisa menjadi penyebab kucing peliharaanmu muntah.

Penyebab-penyebab ini sendiri bisa jadi berbahaya bagi kucingmu, namun ada beberapa faktor yang terjadi memang karena sekedar perubahan hormon. Nah berikut ini adalah penyebab kucing muntah yang bisa kamu pahami.

Follow Instagram @PintarPet untuk lebih tahu tentang Kucing lainnya!
>> FOLLOW DISINI

Muntah Bulu (Hairball)

Kucing muntah yang disebabkan oleh hairball adalah penyebab muntah yang biasa. Ini bisa dikategorikan sebagai penyebab kucing muntah karena insidental.

Bulu-bulu mati pada tubuh kucing biasanya tertelan pada saat kucing menjilati badan atau yang kita kenal dengan istilah cat grooming. 

Saat kucing sedang grooming, bulu-bulu yang mati tersebut tertelan dan menyebabkan kucing tersedak. Maka dari itu, kucing pun memuntahkan hairball yang tertelan.

Ciri khas muntahan dari hairball adalah berbentuk lonjong seperti kotoran kucing namun terdapat bulu-bulu yang menggumpal.

Hal ini sebenarnya bisa dicegah dengan cara memberikan vitamin untuk bulu-bulunya. Hal ini bertujuan untuk menguatkan bulu kucing untuk tidak rontok berlebihan saat di grooming.

Jadi muntah yang disebabkan oleh hairball bisa sangat diminimalisir.

Bosan dengan Makanan

Kucing bisa saja bosan dengan makanan kucing yang kamu berikan. Ada beberapa kasus yang menyebabkan kucing muntah dikarenakan mengonsumsi makanan yang berlebihan sehingga menyebabkan ia kekenyangan.

Biasanya setelah itu kucing akan memuntahkan makanannya dan tidak mau makan lagi. Ini juga salah satu kejadian insidental yang harus kamu perhatikan.

Keracunan atau Memakan Benda Asing

Jika kita memiliki kucing yang sering dibebaskan bermain di luar rumah, pasti kamu pernah mengalami kejadian seperti ini.

Kejadian seperti ini memang tidak bisa kita prediksi, karena ini masuk ke dalam kategori penyebab kucing muntah karena suatu insiden.

Oleh karena itu, jika kamu memiliki kucing hias yang benar-benar kamu sayangi, cegahlah bila ia keluar rumah terlalu jauh. Karena sifat kucing yang selalu menggigit sesuatu yang menurutnya makanan, itu bisa menyebabkan kucing muntah secara dadakan.

Virus Panleukopenia

Penyebab Kucng Muntah
Virus Panleukopenia - om kucing

Mungkin virus ini terdengar asing bagi beberapa pecinta hewan ya. Virus ini merupakan salah satu virus yang disebabkan oleh infeksi feline parvovirus yang dapat menyebabkan peradangan pada organ pencernaan.

Dimana tanda paling mudah untuk dikenali adalah kucing muntah kuning.

Virus ini sangat berbahaya dan dapat berakibat fatal apabila kucing tidak cepat ditangani. Virus ini sendiri biasanya bisa menyerang kucing pada saat daya tahan tubuh kucing menurun yang diakibatkan tertular dari kucing lain yang terinfeksi virus ini.

Penyebab kucing muntah kuning memang harus selalu diwaspadai ya. Jika menemukan tanda-tanda seperti itu, kamu harus segera cepat membawa ke dokter karena ini merupakan virus yang sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup kucing.

Kucing Hamil

Penyebab kucing muntah selanjutnya bisa kamu tebak karena apa. Yap, salah satu ciri ciri kucing hamil adalah mual dan mengalami muntah-muntah.

Muntah ini disebabkan karena hormon estrogen dari si kucing meningkat sehingga membuat cairan asam lambung dalam perut kucing juga ikut meningkat. 

Hal ini sangat biasa terjadi pada kucing yang sedang hamil. Di awal kehamilan, pasti kucing akan mengalami beberapa kejadian seperti ini. Pantau dan awasi terus menerus apabila kejadian muntahnya kucing ini berulang dengan waktu yang cukup cepat.

Apabila sering mengalami muntah saat sedang hamil, kamu wajib segera untuk membawanya ke dokter hewan.

Muntah Karena Penyakit

Muntah pada kucing sendiri dapat dikatakan selalu berhubungan dengan kondisi kucing yang memang tidak enak badan. Jika kucing memuntahkan lendir berwarna kuning biasanya kucing sedang mengalami masalah pada sistem pencernaannya.

Bisa jadi ada masalah pada lambung, atau yang paling parah mungkin saja kucingmu sedang memiliki masalah pada ususnya. 

Apabila kucing muntah darah yang berwarna kecoklatan, biasanya kucing juga mempunyai masalah yang terdapat pada usus.

Namun jika kucing memuntahkan darah segar, itu tandanya kucing sedang mengalami pendarahan yang disebabkan karena luka pada bagian pencernaan si kucing.

Penyebab kucing muntah kuning juga bisa disebabkan oleh masalah pada organ hati, selain itu juga kadang kucing memuntahkan cairan empedu yang disebabkan oleh radang pankreas yang dialaminya.

Pada saat kucing mengalami peradangan pada pankreas, maka kucing juga bisa saja memuntahkan cairan yang berwarna hijau gelap.

Kalau penyebab kucing muntah berbusa juga diakibatkan karena masalah yang terjadi pada pencernaannya. Asam lambung yang naik dari perut yang kosong ke esofagus menyebabkan kucing merasa mual lalu memuntahkan cairan busa.

Hal ini juga harus segera diperiksa apabila terlalu sering mengalami kejadian seperti ini.

Itulah dia beberapa penyebab kucing muntah dari berbagai macam masalah yang bisa kamu pahami. Yang jelas, setelah kucing mengalami muntah,kamu harus lebih peka terhadap makanan, lingkungan dan kesehatan kucing itu sendiri.

Pastikan mereka selalu mendapatkan gizi dan perawatan yang terbaik ya. Semoga bermanfaat ya info dari PetPi.

Jika kamu suka dengan artikel PintarPet, jangan lupa bagikan artikel ini ke seluruh dunia dan follow juga Instagram @pintarpet untuk tahu informasi tentang Kucing terbaru lainnya!

Perhatian: Informasi ini dihimpun dari beberapa sumber. Tim PintarPet tidak bertanggung jawab atas cidera, kematian, kerusakan atau kerugian langsung maupun tidak langsung, materiil dan immateriil yang disebabkan oleh informasi yang kami berikan. Untuk informasi dan tindakan lebih lanjut, sebaiknya kamu bisa mengkonsultasikannya dengan dokter hewan terdekat.

Terbit: Sabtu, 03 Oktober 2020, 16:00 WIB
Update pada: Jumat, 04 Juni 2021, 20:30 WIB

Referensi Tulisan [ Tampilkan ]
  • http://dokterhewan.co.id/detailpost/penyebab-kucing-muntah-kuning
  • https://resources.bestfriends.org/article/cat-vomiting-types-causes-and-treatments
  • https://www.hillspet.com/cat-care/healthcare/why-your-cat-is-vomiting

Tentang Penulis

Saya adalah seorang penulis dan editor situs PintarPet yang antusias dengan hewan peliharaan seperti kucing, musang, iguana dan hewan peliharaan lainnya.

Suka dengan tulisan saya? Hubungi saya disini.

Komentar

Pertanyaan yang sering ditanyakan seputar penyebab kucing muntah

Apa yang harus dilakukan jika kucing muntah?

Setelah muntah, biarkan kucing yang muntah tadi selama 2 jam. Berikan air secukupnya untuk menghindari dari dehidrasi di tubuhnya.

Mengapa kucing muntah dan tidak mau makan?

Karena saat ia muntah, pastinya ada masalah yang terjadi pada kesehatannya. Apabila ia tidak mau makan lagi setelahnya adalah kondisi yang wajar, karena ia masih memiliki rasa trauma terhadap makanan dan sistem pencernaannya. Berikan waktu selama 2 jam untuk menetralisir perutnya.

Kucing muntah dan mencret obatnya apa?

Ada semacam oralit yang dikhususkan untuk hewan. Segera berkonsultasi dengan dokter hewan terdekat untuk mendapatkan resep darinya.