Hari ini: Selasa, 16 April 2024
Selasa, 11 Juli 2023, 16:30 WIB

Mengenal Lebih Dekat Kecoa Madagaskar Beserta Panduan Cara Ternaknya

Mengenal Lebih Dekat Kecoa Madagaskar Beserta Panduan Cara Ternaknya

kecoa madagaskar, serangga unik berukuran besar yang tidak bisa terbang (Gambar: @dicksonleroy/Pixabay)

Salah satu spesies kecoa terbesar yang berasal dari hutan Madagaskar ini banyak dipelihara banyak orang. Ketahui informasi tentang kecoa Madagaskar disini.

Sobat Pintar, apakah kamu pernah melihat kecoa yang sering dipelihara? Ya dalam dunia serangga, kecoa Madagaskar adalah salah satu spesies kecoa yang sering dipelihara dan menjadi pusat perhatian karena keunikannya.

Dengan ukuran yang cukup besar dan penampilan yang mencolok, banyak penggemar serangga menaruh minat pada mereka. Sama halnya dengan jangkrik, hewan yang satu ini juga dikenal sebagai jenis serangga yang relatif mudah untuk diternakkan loh.

Ingin tahu lebih lanjut tentang hewan peliharaan eksotis ini? Berikut ini PetPi akan membahas segala sesuatu tentang kecoa asli hutan Madagaskar beserta panduan cara memeliharanya dengan benar agar tidak cepat mati.

Follow Instagram @PintarPet untuk lebih tahu tentang Ternak lainnya!
>> FOLLOW DISINI

Ciri-ciri Kecoa Madagaskar

Keunikan Kecoa Madagaskar
keunikan kecoa madagaskar (Gambar: @bayan_izzani/Pixabay)

Ada banyak sekali jenis kecoa di belahan dunia ini, tetapi kecoa Madagaskar (Gromphadorhina portentosa) memiliki ciri-ciri khas yang bisa kamu amati pada perilaku ataupun bentuk fisiknya sehingga membedakannya dari jenis kecoa lainnya.

Ciri-ciri khasnya, seperti ukurannya yang besar, warna dan pola tubuh yang mencolok, serta kemampuan bertahan hidup yang luar biasa, menjadikan mereka sebagai hewan yang menarik untuk dikaji dan dipelajari.

Agar tidak salah informasi tentangnya, berikut adalah beberapa ciri-ciri yang bisa kamu ketahui:

Ukuran yang Besar

Pasti kamu sering melihat kecoa di area rumahmu, bukan? Nah, keunikan dari kecoa asal Madagaskar ini merupakan serangga yang tubuhnya berukuran besar loh.

Ketika dewasa, mereka dapat mencapai panjang tubuh sekitar 5-7 cm. Ukuran inilah yang menjadikan mereka lebih menonjol dan menjadi pusat perhatian di antara serangga peliharaan lainnya.

Warna dan Pola yang Unik

Serangga yang dalam bahasa inggrisnya disebut Madagascar hissing cockroach ini memiliki warna tubuh yang mencolok. Biasanya mereka berwarna cokelat kehitaman dengan pola hitam yang kontras.

Selain itu, pola ini juga dapat berbeda-beda antara individu satu dengan yang lainnya, hal ini tentu saja menambah keunikan mereka.

Tubuh Atasnya Datar

Salah satu ciri-ciri khas lainnya dari kecoa Madagaskar adalah sisi dorsal (bagian atas) tubuh mereka yang rata. Ini memberikan tampilan yang datar dan berbeda dari jenis kecoa lain yang biasanya memiliki tubuh yang lebih bulat.

Tidak Bisa Terbang

Apa jadinya ya jika kecoa berukuran raksasa ini terbang? Tenang saja, kecoa Madagascar itu tidak memiliki kemampuan terbang loh. Mereka hanya dapat merangkak dan bergerak di permukaan datar. Hal ini disebabkan oleh bentuk sayapnya yang tereduksi.

Bisa Hidup Tanpa Makanan

Salah satu ciri menarik yang terakhir dari kecoa asli Madagaskar ini adalah kemampuannya untuk bertahan hidup dalam kondisi kelaparan yang lama. Mereka dapat hidup selama beberapa minggu tanpa makanan, membuat mereka mampu bertahan dalam kondisi lingkungan yang keras.

Manfaat Kecoa Madagaskar

Meskipun sering dianggap sebagai serangga yang menjijikkan, salah satu jenis kecoa ini sebenarnya memiliki manfaat bagi manusia dan lingkungan, terutama dalam dunia industri dan penelitian.

Berikut ini adalah beberapa kegunaan dari kecoa Madagaskar yang bisa kamu ketahui, antara lain:

  • Penelitian dan Studi: Mereka dapat digunakan dalam penelitian ilmiah untuk mempelajari berbagai aspek biologi dan perilaku serangga. Kecoa Madagaskar bisa menjadi subjek studi yang penting dalam penelitian ekologi, fisiologi, dan genetika serangga.
  • Industri Makanan Hewan: Beberapa jenis kecoa Madagaskar dimanfaatkan sebagai pakan untuk hewan tertentu, seperti makanan tokek, ikan predator, burung, reptil, dan amfibi. Hal ini disebabkan karena ia mengandung nutrisi yang baik dan dianggap sebagai sumber protein yang berkualitas untuk hewan-hewan ini.
  • Edukasi dan Hiburan: Kecoa yang satu ini sering menjadi bagian dari acara edukatif di kebun binatang atau pusat penelitian alam. Mereka memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk belajar lebih lanjut tentang Kecoa Madagaskar beserta ekosistemnya.

Cara Ternak Kecoa Madagaskar

Cara Budidaya Kecoa Madagaskar
cara budidaya kecoa madagaskar (Gambar: @natiibio/Pixabay)

Setelah mengetahui apa saja ciri-ciri dan manfaat dari kecoa raksasa tersebut, maka membudidayakannya tentu saja bisa menjadi kegiatan yang menarik dan menguntungkan, baik sebagai hobi maupun sebagai sumber penghasilan.

Agar cepat sukses, berikut adalah langkah-langkah yang bisa kamu jadikan sebagai referensi untuk memulai usaha ternak kecoa Madagaskar bagi pemula, seperti:

1. Menyiapkan Kandang yang Tepat

Persiapan kandang yang tepat merupakan langkah awal yang penting dalam cara ternak kecoa Madagaskar. Kandang harus cukup luas untuk menampung populasi kecoa yang diinginkan.

Gunakan bahan kandang yang tahan air, seperti plastik atau kaca, dengan ventilasi yang baik. Pastikan juga ada tempat yang hangat dan lembap, sesuai dengan kondisi habitat asli kecoa ini di pulau Madagaskar.

2. Pilih Indukan yang Berkualitas

Pemilihan induk yang berkualitas sangat penting dalam budidaya kecoa Madagaskar. Pilihlah kecoa betina dan jantan yang sehat, aktif, dan tidak memiliki cacat atau penyakit.

Tidak hanya itu saja, kamu juga perlu memastikan bahwa ukuran dan usia induk tersebut sudah mencapai dewasa agar mereka siap untuk berkembang biak ya.

3. Memberikan Makanan yang Bernutrisi

Kecoa yang berasal dari Madagaskar ini adalah hewan omnivora (memakan apa saja), yang berarti mereka dapat mengonsumsi berbagai jenis makanan. Berikan makanan yang kaya nutrisi seperti buah-buahan, sayuran, serta biji-bijian, serta makanan berprotein tinggi seperti ikan ataupun serangga kecil.

Namun, pastikan bahwa makanan yang diberikan bersih dan segar, serta sesuai dengan kebutuhan nutrisi kecoa. Hal ini tentu saja perlu dilakukan untuk memastikan kesehatan dan kelangsungan hidupnya selama proses pemeliharaan ataupun budidaya.

4. Atur Suhu dan Kelembapan pada Kandang

Selain makanan yang bernutrisi, kecoa asal hutan Madagaskar ini juga membutuhkan suhu dan kelembapan yang sesuai untuk berkembang biak dengan baik. Suhu ideal pada kandang yang baik itu berkisar antara 25-30 derajat Celsius, sedangkan kelembapan harus sekitar 60-70%.

Selanjutnya disarankan untuk menggunakan lampu pemanas atau pengatur suhu lainnya untuk mempertahankan suhu ruang yang stabil, dan semprotkan air secara teratur di kandang untuk menjaga kelembapan.

5. Memisahkan Kecoa yang Beranjak Dewasa

Setelah kecoa betina Madagaskar bertelur, anak kecoa akan menetas setelah beberapa minggu. Pastikan untuk memberikan perawatan yang baik terhadap telur dan nimfa yang baru menetas.

Selanjutnya, pemisahan kecoa yang beranjak dewasa perlu dilakukan saat mereka sudah mencapai ukuran yang cukup besar, hal ini dilakukan untuk mencegah pertarungan antar kecoa yang berpotensi merugikan.

6. Kebersihan dan Pengendalian Penyakit

Tidak kalah penting dalam beternak kecoa Madagaskar adalah menjaga kebersihan kandang secara teratur dan melakukan pengendalian penyakit yang tepat. Caranya tidak sulit, cukup hanya rutin membersihkan kandang dari kotoran dan sisa makanan yang tidak terpakai secara rutin.

Perhatikan juga tanda-tanda adanya penyakit seperti kecoa yang lemah, berkurangnya nafsu makan, atau perubahan perilaku. Jika ada indikasi penyakit, segera pisahkan kecoa yang sakit dan konsultasikan dengan ahli hewan terkait pengobatan yang tepat.

7. Mulai Memasarkan Kecoa

Terakhir, setelah kecoa hutan Madagaskar ini berhasil diternak, langkah terakhir adalah memasarkan produk dan mengembangkan usaha ternak. Langkah awal yang dapat kamu lakukan adalah mengidentifikasi target pasar, seperti para penggemar serangga, pemilik hewan peliharaan, atau institusi penelitian.

Sosialisasikan keunggulan kecoa yang kamu budidayakan, seperti ukurannya yang besar, tangguh, makanan sehari-harinya dan bila perlu ajari juga cara perawatannya agar target pasar kamu lebih tertarik untuk membelinya.

Makanan Kecoa Madagaskar

Untuk memastikan kecoak yang kamu pelihara atau ternak tetap sehat dan aktif, memberikan makanan yang tepat adalah hal yang penting.

Di bawah ini ada beberapa rekomendasi makanan yang cocok untuk mereka, antara lain:

  • Buah dan Sayuran: Serangga ini dapat diberi buah-buahan segar seperti pisang, apel, dan mangga. Sayuran hijau seperti bayam dan kangkung juga merupakan makanan yang baik untuk kecoa Madagaskar.
  • Biji-Bijian: Tidak hanya buah dan sayuran saja, kecoa Madagascar juga menyukai biji-bijian seperti oat, beras, dan gandum. Biji-bijian ini dapat memberikan nutrisi tambahan dan serat dalam kebutuhan harian mereka.
  • Ikan Segar: Karena tergolong sebagai serangga yang bisa memakan apa saja, maka ikan segar pun dapat dijadikan pilihan sebagai pakan kecoa Madagaskar yang berkualitas karena kandungan proteinnya yang tinggi.
  • Serangga Kecil: Seperti umumnya serangga seperti belalang sembah, ia juga memangsa serangga kecil. Kamu dapat memberikan serangga seperti jangkrik, belalang, atau ulat sebagai makanan tambahan untuk kecoa Madagaskar.

Bukan hanya memberikan makanan yang berkualitas saja, sebagai pemilik yang baik kamu juga harus memastikan bahwa makanan yang diberikan kepada mereka sudah bersih, segar, dan bebas dari bahan kimia atau pestisida yang berbahaya.

Selain itu, pastikan juga hanya memberikan makanan dalam jumlah yang tepat, sesuai dengan kebutuhan nutrisinya. Hal ini dilakukan agar mereka dapat berumur lebih panjang dan banyak menghasilkan keturunan.

Harga Kecoa Madagaskar

Apabila kamu tertarik untuk memelihara kecoa Madagascar, penting untuk mengetahui harga pasaran sebagai patokan memulai bisnis kecil kamu. Biasanya harganya bisa bervariasi tergantung pada ukuran, jenis, dan popularitasnya di pasar.

Secara umum, harga kecoa Madagaskar berkisar antara Rp10.000 hingga Rp50.000 per ekor, tergantung pada faktor-faktor yang disebutkan sebelumnya. Namun, harga ini juga dapat berubah seiring dengan permintaan pasar dan ketersediaan stok.

Sobat Pintar, itulah dia akhir dari ulasan terkait kecoa Madagaskar mulai dari ciri-ciri, manfaat, cara ternak, makanan hingga harganya di pasaran. Bagaimana menarik, bukan?

Semoga dengan membaca artikel di atas, kamu dapat memulai usaha ternak kecoa asal Afrika ini dari nol yang berpotensi untuk sukses. Namun, penting untuk diingat bahwa kesabaran, pengetahuan yang cukup, dan perawatan yang baik sangatlah penting dalam kesuksesan bisnis kalian.

Jika kamu memiliki ketertarikan yang tinggi terhadap serangga dan ingin menjadikan kecoa Madagaskar sebagai hobi atau sumber penghasilan, mulailah dengan langkah-langkah di atas dan perhatikan perkembangan ilmu pengetahuan seputar kecoa agar tidak ketinggalan informasi.

Jika kamu suka dengan artikel PintarPet, jangan lupa bagikan artikel ini ke seluruh dunia dan follow juga Instagram @pintarpet untuk tahu informasi tentang Ternak terbaru lainnya!

Baca juga artikel menarik berikut:

Perhatian: Informasi ini dihimpun dari beberapa sumber. Tim PintarPet tidak bertanggung jawab atas cidera, kematian, kerusakan atau kerugian langsung maupun tidak langsung, materiil dan immateriil yang disebabkan oleh informasi yang kami berikan. Untuk informasi dan tindakan lebih lanjut, sebaiknya kamu bisa mengkonsultasikannya dengan dokter hewan terdekat.

Referensi Tulisan [ Tampilkan ]
  • http://lipi.go.id/berita/kecoa-madagaskar:-desis-yang-memikat/3933
  • https://money.kompas.com/read/2014/03/11/1723533/Menimbang.Peluang.Budidaya.Kecoa.Madagaskar.?page=all
  • https://travel.detik.com/fototravel/d-5914636/kenalan-dengan-kecoa-terbesar-di-dunia-kecoa-madagaskar
  • https://www.idntimes.com/science/discovery/arif-rahmanto/fakta-kecoa-madagaskar-yang-gak-menjijikan-dan-bisa-dipelihara-c1c2
  • https://www.tokopedia.com/find/kecoa-madagaskar

Tentang Penulis

Saya adalah lulusan Sarjana Ilmu Komputer (S.Kom.) Binus University 2013 yang antusias dengan hewan peliharaan seperti kucing, ikan dan juga hewan peliharaan lainnya.

Ingin bekerja sama dengan PintarPet? Hubungi saya disini.

Komentar