Hari ini: Senin, 15 April 2024
Senin, 27 Maret 2023, 16:30 WIB

Tak Sama! Ketahui Perbedaan Salamander dan Axolotl Berikut Ini

Tak Sama! Ketahui Perbedaan Salamander dan Axolotl Berikut Ini

perbedaan axolotl dengan salamander (Gambar: Pixabay/LaDameBucolique)

Salamander dan Axolotl mungkin akan membingungkan kamu, karena ia seperti ikan yang memiliki kaki. Penasaran dengan perbedaan mereka? Yuk, simak ulasannya.

Sobat Pintar, apakah kamu tahu perbedaan salamander dan axolotl? Ya, amfibi yang satu ini merupakan jenis binatang yang dapat hidup di darat dan air.

Mungkin kamu hanya mengetahui hewan amfibi yang sangat terkenal yakni katak. Namun, bagaimana dengan axolotl dan salamander?

Sama dengan katak, axolotl dan salamander juga termasuk binatang amfibi. Tetapi, memang keberadaan binatang ini tidak terlalu populer sehingga masih banyak masyarakat yang tidak mengenalnya.

Oleh karena itu, yuk kita cari tahu lagi mengenai binatang yang hidup di dua alam ini lengkap dengan apa perbedaanya di bawah ini.

Follow Instagram @PintarPet untuk lebih tahu tentang Amfibi lainnya!
>> FOLLOW DISINI

Apa Perbedaan Salamander dan Axolotl?

Salamander Vs Axolotl
salamander vs axolotl (Gambar: Pixabay/uthlas)

Axolotl merupakan salamander neotenik yang memiliki hubungan dekat dengan salamander jenis harimau. Larva dari spesies tersebut tidak bisa bermetamorfosis, sehingga axolotl yang sudah dewasa tetap memiliki insang dan bersifat akuatik. 

Spesies ini pun biasa dikenal dengan ajolote yang merupakan panggilan umum untuk berbagai salamander yang berbeda-beda. Axolotl asalnya dari berbagai danau, salah satunya yaitu danau Xochimilco yang terletak di Ciudad de Mexico bagian bawah. 

Binatang tersebut sering dipakai untuk penelitian ilmiah sebab mereka bisa beregenerasi hampir semua anggota badannya. Kemampuan itulah yang menjadikan beberapa orang menganggap jika axolotl adalah binatang yang sangat luar biasa. 

Di tahun 2010, axolotl terancam punah karena urbanisasi yang terjadi di Ciudad de Mexico dan juga adanya polusi air. Ikan karper Asia dan tilapia Afrika dari luar Mexico juga memangsa axolotl mudah sebagai sumber makanan pokoknya. Akibatnya sekarang axolotl masuk dalam daftar spesies yang terancam punah.

Pemilik Raden Farm dan pembudidaya axolotl yaitu Kunnadi Harianto mengatakan bahwa axolotl juga masih dari bagian keluarga salamander, bedanya hanya axolotl tidak mempunyai sel yang sempurna.

“Binatang ini memang aneh dikatakan ikan namun memiliki kaki, sebenarnya axolotl juga termasuk salamander. Namun, bedanya axolotl tidak mempunyai sel yang sempurna seperti yang dimiliki salamander yang bertubuh utuh,” ungkapnya.

Axolotl mempunyai tubuh yang tampak seperti ikan, tetapi sebenarnya ia merupakan amfibi. “Axolotl mempunyai empat kaki kecil yang terdapat pada tubuhnya dan dipakai untuk berjalan pada dasar air. Itulah mengapa axolotl biasa dikenal dengan ikan berjalan.” tambahnya.

Axolotl adalah spesies salamander yang dapat bernapas menggunakan insang dan kulitnya. Pada umumnya, spesies salamander harimau dan axolotl hitam ini mempunyai corak bintik di bagian tubuhnya. Tetapi, banyak didapati axolotl yang berwarna merah muda atau putih.

“Dia dapat mempunyai berbagai macam warna sebab axolotl mempunyai empat gen pigmentasi yang dapat bermutasi dan membuat varian warna baru yang berbeda-beda. Keempat warna tersebut seperti leucistic yang menjadikan axolotl berwarna merah mudah lebih ke pucat dengan mata yang hitam, axolotl berwarna emas atau gold dengan mata emas.” jelas pemilik Raden Farm tersebut.

Keunikan lain yang dimiliki oleh axolotl yaitu mereka dapat menumbuhkan lagi bagian tubuhnya yang sudah hilang. Hal tersebut disebabkan oleh adanya sel kekebalan dalam tubuhnya yang biasa dikenal dengan makrofag. Sehingga, ketika terdapat bagian tubuh nya yang terluka hingga hilang, sel makrofag nantinya akan datang pada bagian tersebut.

Tujuannya yaitu guna mengatasi partikel akibat infeksi dan secara pelan-pelan bisa menyembuhkan luka. Sesudah luka tersebut sembuh, sel makrofag bisa mulai membuat jaringan baru, sehingga menjadikan bagian tubuh yang tadi telah hilang dapat muncul kembali dalam beberapa waktu.

Fakta Menarik Terkait Salamander dan Axolotl

Fakta Axolotl Dan Salamander
fakta axolotl dan salamander (Gambar: Pixabay/Jerrico Usher)

Setelah Sobat Pintar mengetahui apa saja perbedaan dari axolotl dan salamander, selanjutnya kami akan membahas keunikan lainnya yang dimiliki oleh binatang amfibi yang satu ini seperti berikut ini.

1. Hewan Karnivora

Fakta pertama adalah bahwa mereka ini merupakan hewan karnivora yang dapat memakan semua hal, mulai dari serangga, cacing sampai ikan.

Axolotl pun bukan hewan yang gemar memilih makanan, sehingga mereka dapat makan daging dari binatang yang sudah mati, bahkan yang masih hidup. Apabila axolotl yang ada dalam penangkaran, biasanya mereka akan memakan hati sapi, cacing tanah dan lainnya. 

Tetapi, untuk axolotl muda atau axolotl yang tidak memperoleh makanan dengan layak, maka mereka dapat menjadi kanibal. Sehingga, mereka akan menggigit teman terdekatnya yang dapat mengakibatkan bagian tubuhnya hilang atau terputus.

Namun tenang saja, axolotl merupakan amfibi yang dapat beregenerasi dengan membuat kembali bagian tubuh yang sudah terputus tumbuh kembali dengan mudah loh!

2. Hewan Kecil yang Langka

Saat ini, walaupun dalam penangkaran axolotl cukup berlimpah, namun nyatanya axolotl masuk menjadi binatang kecil yang terancam punah. Sebab ia masuk ke daftar merah IUCN menjadi spesies terancam punah. 

Hal tersebut diakibatkan mereka kehilangan habitat aslinya, spesies invasif dan polusi. Tidak hanya itu, tampak populasi axolotl yang masih ada di alam liar pun mengalami penurunan, bisa dikatakan kurang lebih ada hanya ada 1.000 ekor axolotl di alam liar.

3. Hewan dengan Latar Belakang Mitologi

Pada mitologi Aztec, binatang yang satu ini adalah dewa yang mempunyai kepala anjing. Ia juga menjadi seorang dewa dari semua hal yang suram. Dewa tersebut akan menjadi pemimpin untuk jiwa-jiwa orang telah mati ke dunia lain. 

Sama dengan mitologi lainnya, ada berbagai arti untuk hal tersebut, tetapi banyak yang meyakini jika xolotl ini takut jika dibunuh, lalu ia berubah menjadi axolotl guna menyembunyikan dirinya.

Oleh karena itu, axolotl yang dikenal menjadi salamander Mexico ini sudah terperangkap dalam air Xochimilco dan tidak dapat berubah ke bentuk awal lagi.

4. Mengalami Metamorfosis

Sebagai binatang amfibi, katak menjalani metamorfosis. Mereka lahir dari telur menjadi berudu, lalu tumbuh menjadi seekor katak dan akhirnya dewasa. Lalu, apakah salamander juga bermetamorfosis yang sama? Tentu saja.

Salamander juga menetas dari telur dan menjadi larva yang hidup dalam air. Larva salamander dalam bahasa Inggris disebut dengan eft yang nantinya akan menumbuhkan kakinya dan menjadi salamander dewasa. Lalu, salamander dewasa tidak sering bernapas menggunakan paru-paru. Ada pula yang masih bernapas menggunakan kulit dan insangnya.

5. Dagingnya Tidak Bisa Kamu Dikonsumsi

Jangan Konsumsi Axolotl
jangan konsumsi axolotl (Gambar: Pixabay/LaDameBucolique)

Sebelum mereka masuk menjadi hewan yang terancam punah, tidak sedikit penduduk asli yang berada di area danau Xochimilco mengkonsumsi salamander ini. Axolotl tamale menjadi binatang yang paling banyak disajikan. 

Tetapi, saat ini axolotl dapat dicicipi jika kamu mengunjungi salah satu restoran yang berada di Osaka, Jepang yang menyediakan axolotl utuh yang sudah digoreng. Rasanya mirip dengan daging, namun berwarna putih dan rasanya sangat renyah. 

Namun, harus kamu ingat, ada baiknya kita tidak mengkonsumsi dagingnya, karena mengetahui statusnya yang telah terancam punah sehingga kamu pun perlu berkontribusi dalam melestarikannya.

Sobat Pintar, sekarang kamu jadi tahu perbedaan salamander dan axolotl, bukan? Semoga ulasan di atas bisa menambah pengetahuanmu lebih luas lagi tentang salamander khususnya Axolotl.

Jika kamu suka dengan artikel PintarPet, jangan lupa bagikan artikel ini ke seluruh dunia dan follow juga Instagram @pintarpet untuk tahu informasi tentang Amfibi terbaru lainnya!

Baca juga artikel menarik berikut:

Perhatian: Informasi ini dihimpun dari beberapa sumber. Tim PintarPet tidak bertanggung jawab atas cidera, kematian, kerusakan atau kerugian langsung maupun tidak langsung, materiil dan immateriil yang disebabkan oleh informasi yang kami berikan. Untuk informasi dan tindakan lebih lanjut, sebaiknya kamu bisa mengkonsultasikannya dengan dokter hewan terdekat.

Referensi Tulisan [ Tampilkan ]
  • https://jagadtani.com/read/2552/perbedaan-axolotl-dengan-salamander
  • https://www.idntimes.com/science/discovery/fajrina-annisa-putri/5-fakta-axolotl-hewan-kecil-yang-disebut-salamander-meksiko-cc12?page=all
  • https://www.idntimes.com/science/discovery/peter-eduard/mengenal-salamander-hewan-amfibi-yang-mirip-kadal-exp-c1c2?page=all

Tentang Penulis

Saya adalah seorang penulis yang antusias dengan hewan peliharaan seperti burung, amfibi dan juga hewan peliharaan lainnya.

Suka dengan tulisan saya? Hubungi saya disini.

Komentar