Hari ini: Kamis, 28 Oktober 2021
Selasa, 23 Februari 2021, 22:00 WIB

Ini Dia Penyebab Anjing Kegemukan (Obesitas) dan Bahaya yang Mengintainya

Ini Dia Penyebab Anjing Kegemukan (Obesitas) dan Bahaya yang Mengintainya

penyebab anjing kegemukan - good news network

Anjing gemuk bukanlah sebuah hal yang lucu, lho! Kenali dulu penyebab anjing kegemukan dan cara mengatasinya, agar terhindar dari bahaya yang mengintai.

Mungkin sebagian di antara Sobat PetPi masih menganggap hewan peliharaan, salah satunya anjing yang memiliki tubuh gemuk terlihat lucu dan bikin gemas, bukan? Tapi ini keliru, lho!

Anjing kegemukan atau obesitas sejatinya memiliki risiko yang sama besar seperti yang dialami manusia.

Obesitas dapat menjadi pemicu timbulnya beberapa masalah kesehatan dan tentu memperpendek lama hidup peliharaan favoritmu.

Bahkan Association for Pet Obesity Prevention (APOP) seperti dilansir melalui laman PetMD.com mengungkapkan sekitar 56% anjing peliharaan di Amerika Serikat mengalami obesitas.

Mau tahu lebih lengkap mengenai bahaya anjing obesitas? Nah, kali ini PetPi sudah merangkum beberapa penyebab anjing kegemukan dan cara mengatasinya yang bisa kamu lakukan.

Mengenal Risiko dan Bahaya Anjing Obesitas

Penyebab Anjing Obesitas
Resiko anjing obesitas - akc

Apa itu obesitas sebenarnya? Secara mudah obesitas atau kegemukan pada anjing dapat terjadi akibat penumpukan lemak tubuh dalam jumlah berlebih dari kondisi normal.

Anjing peliharaan dianggap mengalami obesitas apabila bobot tubuhnya 20% atau lebih dari bobot ideal. Sementara anjing kelebihan berat badan, umumnya berkisar 10-20% dari kondisi ideal.

Obesitas setidaknya memiliki dua risiko utama yang wajib diwaspadai, yakni memperpendek umur dan mendatangkan berbagai masalah kesehatan.

Melansir dari laman VCAHospitals.com, anjing kegemukan punya umur 6-12 bulan lebih pendek daripada anjing bertubuh ideal atau kurus.

Berkurangnya harapan hidup anjing ini pun juga didukung dengan timbulnya sejumlah penyakit akibat kegemukan, seperti kanker, diabetes melitus, hipertensi, jantung, dan lainnya.

Kelebihan berat badan dan obesitas pada anjing jelas sama-sama memiliki risiko yang sepadan. Maka dari itu, perlu penanganan ekstra untuk mengembalikan bobot tubuh anjing ke kondisi idealnya.

Bagaimana Cara Mengukur Anjing Peliharaan Mengalami Obesitas?

Penyebab Anjing Kegemukan
cara mengukur anjing kegemukan - akc

Jika kamu mengenal Body Mass Index (BMI) untuk mengukur obesitas pada manusia, lain halnya dengan anjing yang menggunakan skala Body Condition Score (BCS).

Body Condition Score (BCS) berperan dalam mengetahui jumlah lemak dalam tubuh anjing. Untuk pengukuran yang tepat, lebih baik berkonsultasi dengan pakar dan dokter hewan.

Dokter hewan akan melakukan pemeriksaan pada anjing dengan mengukur beberapa bagian, seperti area tulang rusuk, pinggang, ekor, dan kepala.

Hasil pengukuran ini nantinya akan disesuaikan dengan BCS dan jika memungkinkan juga dibandingkan dengan kondisi ideal dari masing-masing jenis ras anjing.

Dalam BCS dengan skala pengukuran 1-9, anjing peliharaan akan dianggap mengalami kegemukan apabila skala tubuh lebih dari 7, lho.

Beberapa Penyebab Anjing Kegemukan, Mulai dari Pola Makan Hingga Aktivitasnya

Sudah makin sadar akan bahayanya pada peliharaanmu, kan? Untuk mencari tahu penyebab anjing kegemukan tentu kamu harus mempertimbangkan beberapa faktor.

Mulai dari faktor yang bisa kamu awasi, seperti pola makan dan tingkat aktivitasnya. Lalu pada faktor yang sulit dihindari, seperti pertambahan usia dan gangguan hormon.

Nah, daripada anjingmu terlanjur mengalami obesitas, berikut ini ada beberapa penyebab anjing kamu mengalami kegemukan yang sebaiknya kamu cegah sebelum nantinya terlambat.

Follow Instagram @PintarPet untuk lebih tahu tentang Anjing lainnya!
>> FOLLOW DISINI

1. Ketidakseimbangan Asupan Makanan dan Aktivitas

Hal paling mendasar yang menjadi penyebab utama anjing kegemukan adalah adanya ketidakseimbangan antara asupan makanan dan aktivitas yang diterima oleh anjing.

Anjing yang mendapatkan asupan makanan dalam jumlah besar tentu memiliki energi yang besar. Sayangnya energi ini tidak disalurkan melalui aktivitasnya yang cenderung minim.

Padahal pada beberapa kasus, kelebihan energi pada anjing ini juga bisa menyebabkan perilaku anjing hiperaktif dan selalu mencari perhatian, lho.

2. Makanan Berkalori Tinggi

Sobat PetPi pasti umum mendengar beberapa pemilik anjing memberikan makanan pokok berupa nasi pada hewan peliharaan mereka, kan?

Hal ini tak selamanya salah, karena melansir dari TheSprucePets.com anjing peliharaan bertransformasi menjadi omnivora yang dapat mencerna nasi dan nutrisi yang terkandung di dalamnya.

Namun pemberian nasi untuk anjing dan makanan berkalori tinggi lainnya tentu tidak baik karena dapat menjadi salah satu penyebab anjing obesitas.

Selain itu camilan (treat) dalam jumlah berlebihan dan memberikan makanan sisa manusia juga kian memperparah kondisi ini.

3. Usia Anjing Makin Menua

Umur anjing yang makin menua, secara khusus pada mereka yang berusia lanjut, juga dapat menjadi pemicu timbulnya kegemukan pada peliharaan favoritmu.

Salah satu penyebab utama adalah menurunnya metabolisme yang memperlambat pembakaran energi.

Selain itu berbagai masalah kesehatan yang muncul, seperti radang sendi juga menyulitkan aktivitas yang mereka lakukan, seperti bermain atau berjalan-jalan.

4.  Gangguan Hormon

Penyebab umum lain berasal dari gangguan hormon, yang mencakup beberapa masalah kesehatan seperti hipotiroidisme, insulinoma, dan penyakit cushing.

Selain itu beberapa kalangan juga mengaitkan gangguan hormon pada anjing akibat sterilisasi.

Namun faktanya menurut PetNutritionAlliance.org, tindakan steril pada anjing akan mengakibatkan berkurangnya hormon seksual yang mempengaruhi tingkat metabolisme dalam tubuh.

Hal ini menyebabkan kebutuhan energi yang dibutuhkan jadi lebih rendah, sehingga perlu disesuaikan agar tidak menyebabkan anjing obesitas.

Rekomendasi Cara Mengatasi Anjing Kegemukan Agar Tubuh Kembali Ideal

Penyebab Anjing Obesitas
cara mengatasi anjing kegemukan - the whole some dog

Mengatur pola makan alias diet anjing tentu bukan hal yang dapat kamu dapatkan hasilnya dalam waktu singkat. Tentu sama  saja seperti yang manusia umum lakukan, ya!

Agar proses diet ini berjalan tanpa membuat peliharaan menderita, kamu bisa terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter hewan untuk mendapatkan rekomendasi asupan makanan yang sesuai.

Jangan lupa juga untuk melakukan pemeriksaan (check-up) untuk mengetahui kondisi kesehatan yang bisa saja mempengaruhi kegemukan pada anjing.

Melansir AKC.org, adapun beberapa saran dan cara mengatasi anjing kegemukan yang bisa kamu lakukan seperti berikut.

  • Mengukur takaran makanannya, di mana pemilik anjing harus memastikan banyaknya asupan makanan dalam satu waktu. Kamu bisa menggunakan gelas ukur dan berikan porsi sesuai saran dokter hewan.
  • Jika sebelumnya mungkin kamu menyediakan makanan anjing sepanjang waktu, ubah kebiasaan ini dengan memberinya makan di waktu tertentu. Letakkan makanan anjing selama kurang lebih 15 menit, lalu angkat sisa yang mereka tidak habiskan.
  • Camilan juga menjadi salah satu penyebab anjing kegemukan. Di sini kamu bisa mengatur takaran jumlah makanan utama dan camilan untuk mencegah obesitas.
  • Pilih jenis camilan yang rendah kalori. Pada umumnya camilan anjing yang tersedia di pasaran memiliki kandungan kalori tinggi dan gula. Ubah pola camilan ke jenis makanan lain, seperti pisang, apel, wortel, dan lainnya sesuai dengan rekomendasi dokter hewan.
  • Setelah mengatur pola makannya, kini anjing kegemukan harus melakukan aktivitas fisik yang disesuaikan dengan umur dan kondisi kesehatannya. Mulailah dari berjalan-jalan ringan, berlari, main lempar-tangkap, atau berenang.

Itulah dia beberapa penyebab anjing kegemukan dan cara mengatasinya yang dapat berhasil jika kamu memberikan perhatian lebih pada peliharaan kesayanganmu ini.

Jangan terburu panik apabila mengetahui anjing dalam kondisi kelebihan berat badan, karena ini adalah hal yang wajar. Ubah kebiasaan secara perlahan, niscaya hasilnya akan baik bagi kesehatan mereka.

Jika kamu suka dengan artikel PintarPet, jangan lupa bagikan artikel ini ke seluruh dunia dan follow juga Instagram @pintarpet untuk tahu informasi tentang Anjing terbaru lainnya!

Perhatian: Informasi ini dihimpun dari beberapa sumber. Tim PintarPet tidak bertanggung jawab atas cidera, kematian, kerusakan atau kerugian langsung maupun tidak langsung, materiil dan immateriil yang disebabkan oleh informasi yang kami berikan. Untuk informasi dan tindakan lebih lanjut, sebaiknya kamu bisa mengkonsultasikannya dengan dokter hewan terdekat.

Terbit: Senin, 05 Oktober 2020, 19:30 WIB
Update pada: Selasa, 23 Februari 2021, 22:00 WIB

Referensi Tulisan [ Tampilkan ]
  • https://petnutritionalliance.org/site/pnatool/does-neutering-make-dogs-and-cats-gain-weight-and-become-obese/
  • https://petnutritionalliance.org/site/pnatool/does-neutering-make-dogs-and-cats-gain-weight-and-become-obese/
  • https://vcahospitals.com/know-your-pet/obesity-in-dogs
  • https://www.akc.org/expert-advice/health/fat-dogs-and-dog-obesity/
  • https://www.petmd.com/dog/conditions/digestive/c_multi_Obesity
  • https://www.thesprucepets.com/can-dogs-eat-rice-4769478

Tentang Penulis

Saya adalah seorang penulis yang antusias dengan hewan peliharaan seperti kucing, reptil dan hewan peliharaan lainnya.

Suka dengan tulisan saya? Hubungi saya disini.

Komentar