Hari ini: Kamis, 28 Oktober 2021
Minggu, 27 Desember 2020, 19:30 WIB

Pemula Wajib Tahu, 10 Cara Merawat Ikan di Akuarium Agar Tidak Cepat Mati

Pemula Wajib Tahu, 10 Cara Merawat Ikan di Akuarium Agar Tidak Cepat Mati

cara merawat ikan di akuarium - petbiz marketer

Buat kamu yang ingin memulai hobi untuk memelihara ikan, wajib baca dulu nih cara merawat ikan di akuarium (ikan hias) dengan sangat mudah

Sudah menjadi rahasia umum bahwa merawat ikan di akuarium bisa sebagai salah satu alat untuk membuat ruangan rumah menjadi lebih cantik sesuai dengan warna ikan, tipe ikan, dan perawatan akuariumnya.

Tetapi, cara merawat ikan di akuarium tidak semudah yang pemula bayangkan. Karena, ikan adalah hewan yang cukup peka terhadap makanan yang setiap hari dikonsumsi, air yang ada di dalam akuarium, sampai ke tingkat keasaman airnya.

Mengingat hal itu, PetPi ingin membagikan 10 tips merawat ikan di dalam akuarium dengan baik dan benar yang sudah dirangkum sebelumnya.

10 Cara Merawat Ikan di Akuarium dengan Benar

Memelihara ikan di akuarium tidak sekedar yang penting mengisi air, dan pakannya saja. Beberapa jenis ikan harus dirawat dengan pengaturan suhu dan tingkat keasaman air yang stabil agar mereka bisa tetap hidup dengan sehat.

Kamu yang baru tertarik untuk merawatnya, sebaiknya ikuti langkah-langkah berikut ini. Tips ini sudah dirangkum semudah mungkin.

Follow Instagram @PintarPet untuk lebih tahu tentang Ikan lainnya!
>> FOLLOW DISINI

Siapkan Akuarium dengan Ventilasi Udara yang Mencukupi

Kesalahan awal pemula yang ingin memelihara ikan di dalam akuarium adalah menutup rapat-rapat akuariumnya karena khawatir ikan peliharaan mereka loncat keluar.

Hal ini memang harus dilakukan. Tapi, bukan berarti harus menutup rapat akuariumnya. Alangkah baiknya untuk tetap memberikan ventilasi udara yang cukup pada tutup akuariumnya untuk memastikan tetap ada udara dan oksigen keluar masuk ke dalam akuarium.

Apabila tips ini tidak bisa kamu terapkan, sebaiknya gunakanlah tabung oksigen akuarium sebagai pengganti ventilasi udara pada akuarium. Kamu bisa menemukan tabung oksigen di toko hewan terdekat atau di toko online seperti Tokopedia, dan Bukalapak.

Pilih Jenis Ikan yang Tepat

Tips kedua, pilihlah jenis ikan yang tepat untuk akuarium yang kamu sediakan. Jenis ikan yang kamu pilih akan mempengaruhi seberapa besar akuarium yang harus kamu persiapkan. Ikan arwana contohnya, ketika mereka bertambah usianya, sediakanlah akuarium yang lebih besar lagi.

Kemudian, usahakan untuk tidak sesekali berpikiran untuk merawat ikan laut di akuarium. Karena, perawatannya yang jauh lebih sulit dibandingkan dengan ikan tawar. Salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah kadar garam yang ada di dalam akuarium.

Perlu diingat juga, beberapa jenis ikan tidak bisa hidup berdampingan dengan jenis ikan lainnya, seperti ikan cupang, dan ikan pedang. Ikan cupang bisa hidup berdampingan dengan jenis ikan lainnya. Sedangkan, ikan pedang hanya bisa hidup berdampingan dengan kawanannya sendiri.

Isi Batu Zeolite Secukupnya

Cara Merawat Ikan Hias Di Akuarium
Isi batu zeolite secukupnya - petpintar

Zeolite adalah salah satu batu alam yang memiliki fungsi sangat baik jika digunakan di dalam akuarium. Karena, batu zeolite memiliki kemampuan untuk menjernihkan air, dan mengikat bakteri E. Coli agar lebih sehat untuk ekosistem ikan di akuarium.

Tanpa batu ini, mungkin saja akuarium kamu akan lebih mudah kotor, kadar PH tidak teratur, dan membuat ikan mudah stress yang ujungnya membuat mereka mati.

Isi dengan Air Bersih Tanpa Klorin dan Kaporit

Air adalah elemen utama di dalam akuarium. Tanpa air, sudah tentu ikan jenis apapun tidak akan bisa hidup. Tapi, perlu diingat bahwa air yang dipakai bukan sembarang air.

Contohnya air PAM dan air ledeng. Kedua jenis air ini memiliki kandungan kaporit dan klorin yang sebenarnya tidak sehat untuk ikan. Oleh sebab itu, pastikan terlebih dahulu kedua kandungan ini benar-benar tidak ada di air lagi.

Penghilangan kaporit dan klorinnya bisa kamu lakukan dengan cara melakukan pengendapan air selama satu malam terlebih dahulu di dalam satu buah ember. Kemudian, gantilah sekitar 30% air tersebut minimal 2x dalam satu minggu.

Jaga Suhu dan PH Tetap Stabil

PH (Power of Hydrogen) adalah indikator yang digunakan untuk mengukur tingkat asam dan basa di dalam air. Agar umur ikan lebih panjang, tingkat PH harus tetap stabil pada angka yang tepat, yaitu sekitar 6,8 sampai 7,5 tergantung jenis ikan yang dipelihara.

Jika tingkat asam dan basa tersebut tidak seimbang, daya tahan tubuh ikan akan menurun dan mudah mati.

Kemudian, jagalah suhu air agar ikan tetap merasa nyaman hidup di dalam akuarium kamu tersebut. Suhu yang baik berkisar di antara angka 27 - 28 derajat celcius.

Hindari Sinar Matahari dan Jangkauan Anak-anak

Pada kolam alami, ikan memang hidup secara langsung di bawah sinar matahari. Namun, kondisi itu berbeda ketika kamu memelihara mereka di dalam satu buah akuarium.

Sinar matahari tersebut akan merusak sedikit ekosistem dalam akuarium yang akan membuat akuarium mudah kotor oleh tumbuhan lumut dan ganggang hijau.

Oleh sebab itu, aturlah tata letak akuarium kamu agar sebisa mungkin terhindar dari sinar matahari. Peletakkan ini pun mempengaruhi kecantikan ruangan kamu, loh.

Rutinlah Membersihkan Akuarium

Menjaga tangki adalah hal utama dalam merawat ikan di akuarium. Tangki yang kotor akan membuat akuarium tidak terlihat cantik dan dapat membahayakan kehidupan ikan yang ada di dalamnya.

Rutinlah melakukan monitoring pada seluruh bagian akuarium untuk memastikannya tetap bersih dan sehat.

Perlu diingat, ketika kamu ingin mengganti air akuarium, sangat disarankan untuk menggantinya hanya sekitar 20-25%. Hal ini dilakukan untuk menjaga suhu dan PH tetap stabil pada angka yang sudah disebutkan di atas.

Hindari Memberi Makan Ikan Secara Berlebihan

Tenang saja membuat ikan mati kelaparan sangatlah sulit, saat kamu memberikan satu kali makan per hari saja itu sudah lebih dari cukup untuk ikan hias peliharaanmu. Janganlah memberi makan lebih dari porsi yang yang dibutuhkan ikan.

Sebaiknya kasih makan sedikit demi sedikit terlebih dahulu supaya kamu bisa melihat berapa porsi yang dibutuhkan untuk sekali makan. 

Makanan berlebih bukan hanya buruk bagi ikan karena menyebabkan penyakit, namun tindakan seperti ini akan membuat akuarium menjadi kotor dan dapat mencemarkan bahan kimia dari makanan ikan berjenis pelet.

Hal ini juga menyebabkan situasi yang kurang diinginkan seperti tumbuhnya alga berlebih pada akuarium.Secara sederhananya, seberapa banyak makanan yang kamu berikan akan semakin kotor akuarium dikarenakan pembuangan kotoran ikan yang menjadi banyak.

Mengelola Cahaya di Dalam dan Sekitar Akuarium

Salah satu hal yang paling membuat frustasi pemilik akuarium adalah mengelola alga di dalam akuarium. Ini berlaku apabila kamu memelihara alga di dalam akuariummu. Alga mirip dengan tumbuhan, dimana kita tahu tumbuhan membutuhkan cahaya agar dapat tumbuh dan berkembang.

Tentu saja kamu memiliki lampu pada akuarium untuk melihat ikan bukan untuk melihat alga yang menutupinya kan?

Nah, salah satu cara supaya alga tidak berkembang dengan cepat adalah mengatur jumlah cahaya yang ada di dalam akuarium setiap harinya.

Cobalah untuk menempatkan akuarium jauh dari sinar matahari yang cukup kuat. Alga sangat menyukai sinar matahari sehingga kita akan membuat alga tidak dapat berkembang dengan cepat.

Buatlah Lingkungan Akuarium yang Menyenangkan Bagi Ikan

Membuat Akuarium Untuk Ikan Hias
Mmebuat lingkungan yang nyaman di dalam akuarium - pinterest

Bagian menyenangkan dari memelihara ikan di akuarium adalah mendekorasi akuarium menjadi lebih cantik dan indah. Bagian ini sering disebut dengan aquascape, yaitu membuat akuarium layaknya kolam alam sungguhan untuk ikan.

Beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk membuat aquascape adalah menaruh batu alam, pohon bonsai dengan daun buatan, kayu, fauna (keong dan udang).

Selain menjadikan akuarium semakin indah dilihat secara visual bagi manusia, aquascape juga merupakan habitat yang menyenangkan bagi ikan karena mereka bisa bersembunyi dan berenang layaknya berada di alam.

Nah, itulah dia 10 cara merawat ikan di akuarium agar tetap sehat, cantik, dan berumur panjang. Tidak ada yang bisa kamu lewatkan dari ke-8 tips di atas. Semuanya harus kamu lakukan dengan baik dan benar demi menjaga habitat dan ekosistem mereka berada di standar layak.

Gimana? Sudah tahu cara-caranya? Sudah siap untuk memelihara ikan? Jangan lupa share artikel ini ke teman-teman kamu di sosial media, ya! Biar semakin banyak orang yang suka merawat

Jika kamu suka dengan artikel PintarPet, jangan lupa bagikan artikel ini ke seluruh dunia dan follow juga Instagram @pintarpet untuk tahu informasi tentang Ikan terbaru lainnya!

Terbit: Kamis, 03 September 2020, 19:00 WIB
Update pada: Minggu, 27 Desember 2020, 19:30 WIB

Referensi Tulisan [ Tampilkan ]
  • https://pethelpful.com/fish-aquariums/How-to-Care-for-a-Fish-Tank-Aquarium-Maintenance-Tips
  • https://scratchpay.com/blog/how-to-take-care-of-a-fish
  • https://thefishsite.com/articles/managing-ammonia-in-fish-ponds
  • https://thefishsite.com/articles/the-use-of-algae-in-fish-feeds-as-alternatives-to-fishmeal
  • https://www.petco.com/content/petco/PetcoStore/en_US/pet-services/resource-center/new-pet/eight-tips-to-keep-your-freshwater-fish-happy-and-healthy.html

Tentang Penulis

Saya adalah seorang penulis yang antusias dengan hewan peliharaan seperti kucing, kelinci dan hewan peliharaan lainnya.

Suka dengan tulisan saya? Hubungi saya disini.

Komentar