Hari ini: Selasa, 09 Maret 2021
Senin, 12 Oktober 2020, 16:00 WIB

7 Tips dan Cara Merawat Kucing Hamil Sehat Sampai Melahirkan

7 Tips dan Cara Merawat Kucing Hamil Sehat Sampai Melahirkan

Pemilihan makanan, mengetahui usia kehamilan kucing, hingga cara memandikannya, semua cara merawat kucing hamil ini harus kamu ketahui sebelum memeliharanya

Tidak ada yang lebih menyenangkan daripada melihat kucing peliharaan sedang hamil dan melihatnya akan melahirkan anak kucing baru yang lebih baik.

Sayangnya, cara merawat kucing hamil tidak semudah merawat kucing dewasa lainnya.

Diperlukan tahapan-tahapan lain yang khusus direkomendasikan kepada pemelihara kucing yang sedang hamil.

Hal ini demi menjaga kandungan yang ada di perutnya tetap hidup dengan sehat dan akan dilahirkan pula dengan kondisi yang normal.

7 Cara Merawat Kucing Hamil Sampai Melahirkan

Cara Merawat Kucing Yang Sedang Hamil

Pada umumnya, pemilik kucing akan mensterilkan dan membuat kucing betina peliharaan mereka mandul (tidak bisa hamil).

Hal ini karena ketidaktahuan pemilik kucing di luar sana tentang bagaimana cara merawat kucing hamil dan besarnya tanggung jawab memelihara anak kucing yang lebih banyak.

Jika kamu memutuskan untuk membuat kucing betina milikmu hamil, ini adalah keputusan yang besar, artinya kamu sudah siap bertanggung jawab atas kehidupan anak kucing yang lebih banyak. Jangan khawatir, PetPi akan membagikan semua tipsnya disini.

1. Berikan Makanan Kaya Nutrisi kepada Kucing Hamil dengan Tepat

Kucing hamil kamu harus diberi makan makanan berkualitas tinggi yang diformulasikan untuk pertumbuhannya. Mereka membutuhkan banyak nutrisi yang baik untuk dirinya dan anak kucingnya.

Namun, makanan anak kucing mengandung kalori dan nutrisi ekstra yang dia butuhkan.

Carilah produk makanan kucing dengan komposisi di dalamnya menyatakan bahwa pakan tersebut lengkap dan seimbang untuk pertumbuhan dan reproduksi seekor kucing yang sedang hamil.

Berhati-hatilah untuk tidak memberi makan kucing hamil kamu secara berlebihan selama minggu-minggu awal kehamilannya. Jika dia menjadi kelebihan berat badan, hal itu dapat menimbulkan masalah bagi dirinya dan anak kucing.

Setelah kucing kamu berusia sekitar enam minggu setelah hamil, ia harus lebih sering diberi makan makanan kecil.

Tekanan pada perutnya dari anak kucing membuatnya lebih sulit untuk makan banyak pada satu waktu, tetapi dia membutuhkan makanan tambahan.

Baca Juga: Ini Dia Jenis Makanan Kucing Hamil yang Paling Baik dan Sehat

2. Siapkan Satu Box Karton Sebagai Tempat Melahirkan

Dokter hewan selalu menyarankan pemberian nutrisi kepada seluruh kucing betina yang sedang hamil. Namun, saat kucing mulai memasuki siklus melahirkan, seorang pemilik kucing harus menyiapkan satu kandang baru sebagai tempat kucing melahirkan.

Ketahuilah ciri-ciri kucing hamil dan berapa lama jangka waktu seekor kucing hamil hingga pada akhirnya melahirkan. Pada umumnya, kucing memiliki jangka waktu sekitar 60 hari hingga menuju hari melahirkan.

Persiapkan box karton tersebut secepatnya, dan usahakan untuk tetap mengawasi dan selalu memperhatikan ciri-ciri kucing yang melahirkan. Pastikan tidak ada hewan lain yang mengganggu atau merusak proses melahirkannya.

3. Jangan Panik Ketika Mereka Tidak Mau Melahirkan di Box yang Sudah Disiapkan

Box karton yang sudah kamu siapkan memang diperuntukan untuk proses kelahiran kucing. Sayangnya, kucing akan merasa jauh lebih aman jika melahirkan di tempat yang mereka sendiri merasa nyaman.

Jadi, kamu tidak perlu khawatir ketika mereka tidak mau melahirkan di dalam box yang sudah kamu siapkan. Ketahui saja apa tanda-tanda mereka akan melahirkan dan segera ketahui dimana tempat yang akan mereka gunakan.

Kelahiran yang akan datang biasanya ditandai dengan keluarnya cairan susu dari puting kucing peliharaan kamu. Jika kamu memantau suhu kucing kamu, biasanya suhu akan turun hingga dibawah 38,9 derajat C sebelum melahirkan.

INGIN LEBIH TAHU TENTANG KUCING?
Cari info Kucing terbaru hanya dengan sekali klik!
>> CARI DISINI

4. Jauhkan dari Kucing Lainnya, Terutama Kucing Jantan

Kucing memiliki perubahan hormon yang sangat cepat sehingga dapat merubah suasana hati mereka dengan cepat juga. Hal ini terjadi jika mereka berada di tempat yang terbuka dan hidup bersama kucing jantan lainnya.

Salah satu langkah terbaik untuk menjaga kesehatan bayi dan kucing yang sedang hamil adalah menjauhkan mereka dari jangkauan kucing lainnya. Hal ini pun membantu mereka agar tidak tertekan dan mudah stress bila berada di tempat terbuka.

Ingat, stress pada kucing akan mempengaruhi kesehatan bayi di dalamnya. Jangan sampai mereka lahir dalam kondisi tidak hidup hanya karena cara perawatannya saat hamil tidak kamu lakukan dengan baik.

5. Biarkan Kucing Tinggal di Dalam Rumah Selama Hamil

Cara Merawat Kucing Hamil Dengan Memanjakannya

Jika biasanya kamu sering membawa kucing kesayangan kamu jalan-jalan di sekitar perumahan untuk sekedar membuat mereka tidak mudah stress. Hal ini tidak bisa lagi kamu lakukan ketika mereka sedang hamil.

Kesehatan bayi dan kucing hamil jauh lebih penting dibandingkan dengan sekedar jalan-jalan. Sebab, cuaca buruk dapat mempengaruhi kesehatannya. Bila perlu, selalu luangkan waktu sejenak bersama kucing kesayangan kamu bermain di dalam rumah.

Dengan tidak membawanya keluar rumah pun dapat menjauhkan mereka dari jangkauan hewan lain yang memiliki kemungkinan akan menyerang kesehatan kucing.

Ingat, bakteri dan virus tidak mudah kamu lihat, siapa tahu hewan lain yang ada di sekitar kamu terserang salah satunya.

Baca Juga: Perhatikan Tanda Berikut, Ini Ciri Ciri Kucing Hamil yang Mudah Dilihat!

6. Pahami Periode Kehamilan Kucing

Rata-rata, kucing membutuhkan waktu sekitar 60 hari atau 9 minggu untuk menyelesaikan periode kehamilan mereka. Hal ini harus kamu ketahui mengingat kucing bisa lahir dimana saja dan kapan saja tanpa diketahui tempatnya.

Pada minggu keenam, sifat kucing hamil akan jauh lebih manja dan malas bergerak. Kemudian, pada minggu ketujuh dan delapan, mereka akan lebih sering buang air kecil dan berjalan kesana kemari hanya untuk sekedar mencari tempat yang nyaman untuk melahirkan.

Pahami juga ciri-ciri kucing hamil lainnya yang sempat PetPi bagikan di dalam artikel lainnya, ya. Ada banyak informasi manfaat yang bisa kamu dapatkan di sana.

7. Jangan Dekati Kucing yang Baru Saja Melahirkan

Setelah kucing tersebut memilih area tempat ia akan melahirkan, sebaiknya tinggalkan dia sendiri dan amati dari jarak yang aman. Untungnya, sebagian besar kucing membutuhkan sedikit jika ada campur tangan manusia dalam hal melahirkan.

Catat waktu di antara setiap kelahiran dan pastikan kamu tahu berapa banyak anak kucing yang akan lahir. Hubungi dokter hewan kamu jika kucing kamu mengalami kontraksi yang jelas selama lebih dari 30 menit tanpa kelahiran anak kucing.

Sampai disini 7 tips dan cara merawat kucing hamil sampai melahirkan. Usahakan untuk tidak melewatkan satupun tahapan yang sudah dijelaskan di atas. Semuanya bisa kamu kendalikan dan lakukan dengan benar jika tidak ada satupun langkah yang terlewatkan.

Selamat bersenang-senang dengan kucing kesayangan kamu yang sedang hamil. Rawatlah dia seperti kamu merawat adik sendiri. Berikan kasih sayang sepenuhnya dan bertanggung jawablah kepada setiap anak yang telah lahir.

Perhatian: Informasi ini dihimpun dari beberapa sumber. Tim PintarPet tidak bertanggung jawab atas cidera, kematian, kerusakan atau kerugian langsung maupun tidak langsung, materiil dan immateriil yang disebabkan oleh informasi yang kami berikan. Untuk informasi dan tindakan lebih lanjut, sebaiknya kamu bisa mengkonsultasikannya dengan dokter hewan terdekat.

Referensi Tulisan [ Tampilkan ]
  • https://www.catster.com/cat-health-care/how-to-care-for-a-pregnant-cat
  • https://www.hillspet.com/cat-care/healthcare/pregnant-cat
  • https://www.petmd.com/blogs/thedailyvet/lhuston/2012/july/caring_for_pregnant_cat-26529
  • https://www.thesprucepets.com/care-of-a-pregnant-cat-555417
Share

Tentang Penulis

Saya adalah seorang penulis yang antusias dengan hewan peliharaan seperti kucing, kelinci dan hewan peliharaan lainnya.

Suka dengan tulisan saya? Hubungi saya disini.

Komentar