Hari ini: Rabu, 22 September 2021
Selasa, 06 Juli 2021, 16:00 WIB

Waspada! Inilah Gejala Rabies Pada Kucing yang Harus Diketahui

Waspada! Inilah Gejala Rabies Pada Kucing yang Harus Diketahui

gejala rabies kucing - ltkcdn

Rabies pada kucing harus diketahui sejak dini supaya lebih cepat mendapat pengobatan. Ciri-ciri kucing rabies bisa diketahui dari ulasan berikut ini

Sobat Pintar, hewan peliharaan kita tentu rentan tertular berbagai macam penyakit. Misalnya rabies pada kucing atau disebut juga penyakit kucing gila. Penyakit ini tergolong cukup berbahaya karena menyerang bagian sistem saraf dan otak.

Dampak vital yang diberikan dapat membuat kucing mengamuk, oleh karena itu kamu harus tahu gejala kucing rabies dan cara mengatasinya.

Mengetahui ciri-ciri kucing rabies sangatlah penting, sebab penyakit ini dapat menyebar dan menular dengan mudah ke manusia melalui gigitan ataupun air liurnya.

Diharapkan setelah mengetahui ciri-ciri kucing rabies, kamu dapat terhindar dan selamat dari penularan penyakit yang diderita hewan peliharaan ini.

Kenali Ciri-ciri Kucing Rabies Berikut Agar Terhindar

Gejala Kucing Rabies
gejala kucing rabies - india today

Menurut beberapa referensi dokter hewan, penyakit rabies yang terjadi pada kucing ini disebabkan oleh virus bernama Lyssavirus.

Rabies adalah penyakit menular yang sangat merugikan kesehatan makhluk hidup mamalia, karena memberikan dampak buruk terhadap sumsum tulang belakang dan otak. Kucing, anjing, bahkan manusia bisa tertular penyakit ini.

Setiap tahunnya ada lebih dari ribuan orang dan hewan yang kehilangan nyawa karena rabies. Virus rabies ditularkan melalui gigitan dari hewan yang terinfeksi kepada siapapun, meskipun hanya bersentuhan. Penyakit ini termasuk dalam kategori cukup serius, dan membutuhkan perawatan secara tepat.

Bagi Sobat Pintar para pecinta kucing, ketahuilah bahwa kucing rabies pada awalnya tidak langsung menunjukkan gejala setelah tertular dari hewan lain.

Dibutuhkan waktu berbulan-bulan untuk menyadarinya. Berikut ini beberapa ciri-ciri kucing rabies yang harus diperhatikan:

Follow Instagram @PintarPet untuk lebih tahu tentang Kucing lainnya!
>> FOLLOW DISINI

1. Kucing Menjadi Agresif

Kucing menjadi agresif biasanya karakteristik umum dari kucing rabies. Apabila mendadak kucing kamu menunjukkan gejala ini, sebaiknya jangan pernah didekati.

Kucing rabies akan bereaksi secara tidak normal dan akan menganggap setiap objek yang bergerak sebagai ancaman. Kucing bisa menyerang tanpa sebab meskipun objek tersebut tidak melakukan pergerakan.  

2. Koordinasi Otot yang Lemah

Karakteristik kucing rabies dapat diprediksi melalui koordinasi otot-ototnya yang melemah. Selain itu, kucing terkadang mengalami gejala kejang, gatal-gatal, ataupun ketegangan otot yang tiba-tiba.

Istilah ini sering menunjukkan kontraksi otot secara tidak sadar dan koordinasinya yang lemah. Bahkan tidak jarang mengalami kelumpuhan anggota tubuh.

3. Hidrofobia

Rabies akan membuat penderitanya takut air, apakah kamu pernah mendengar hal ini? Penyakit infeksi tingkat akut ini memang membuat penderitanya menjadi hiperaktif dan tidak bisa tenang.

Kucing yang sudah terinfeksi virus rabies juga akan menjadi takut air atau hidrofobik. Selain itu, kucing akan mengeluarkan banyak air liur, dan ternyata hal ini berkaitan dengan hidropobianya, lho.

Saat mencapai otak, virus rabies akan masuk ke ludah melalui kelenjar ludah. Inilah penyebab mengapa banyak kasus rabies menular melalui gigitan.

Kucing rabies akan merasa sangat takut dengan air, dan akan merasa sakit luar biasa ketika menelan cairan.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, virus rabies dapat membuat otot lumpuh. Karena ketidakmampuan otot dalam mengendalikan tindakan, termasuk menelan ludah inilah yang dapat menimbulkan rasa sakit pada kucing.

Bahkan pada gejala ini, kucing akan menjadi sangat haus. Tapi saat bertemu air bukannya minum air tersebut, malah sangat takut. Untuk mengujinya, kamu dapat membilas kucing dengan air kemudian lihat reaksi yang diberikan.

4. Dilanda Kecemasan

Kucing rabies sangat mudah bingung dan merasa gelisah. Gejala ini memang tidak disebabkan hal spesifik, terkadang kucing akan mondar mandir keluar seolah-olah sedang mencari sesuatu.

Kucing rabies cenderung lebih banyak bergerak untuk menenangkan pikirannya. Namun tidak semua hal ini dapat diindikasikan sebagai gejala rabies, bisa jadi kucing sedang sakit dan membutuhkan perhatianmu.

5. Peka Terhadap Cahaya, Getaran dan Suara

Jika sudah terinfeksi virus ini, kucing akan lebih sensitif terhadap cahaya, getaran, dan suara. Kucing akan merespon dengan tidak tenang pada lagu atau panggilan yang kita berikan dalam bentuk suara.

Hal ini juga sama dengan pada saat kamu memberikan getaran ke tempat kucing berada. Kucing akan bereaksi dengan tidak normal, cenderung agresif, hingga menyerang karena merasa terancam.

6. Bereaksi Terhadap Alam

Perilaku kucing akan mulai berubah, seperti terlihat bermusuhan dan sangat ganas. Ia suka menyerang benda bergerak, menggigit objek apa saja yang terlihat, serta tindakannya sulit ditebak.

Hal ini karena virus rabies telah menyerang saraf kucing, dan membuatnya bereaksi tidak normal. Jadi, sebaiknya kamu tidak mendekati kucing dengan gejala ini, ya.

Kucing yang Paling Rentan Tertular Rabies

Gejala Kucing Rabies
gejala kucing rabies - pinterest

Ada beberapa jenis kucing yang paling berisiko terserang rabies, diantaranya adalah:

  1. Kucing yang suka berkelahi bisa rentan tertular rabies apabila mendapat luka dari perkelahian.
  2. Kucing peliharaan yang suka keluar rumah biasanya lebih berisiko terserang rabies. Jadi, jangan terlalu sering membiarkan kucing-mu bermain di luar rumah.
  3. Kucing yang belum atau tidak pernah sama sekali divaksin lebih tinggi kemungkinan terinfeksi rabies. Segera bawa kucing peliharaan-mu ke dokter hewan untuk mendapat suntikan vaksin, ya.

Cara Mencegah Virus Rabies Pada Kucing

Cara Mencegah Rabies
cara mencegah rabies pada kucing - freepik

Setelah mengetahui beberapa gejala rabies yang terjadi pada kucing di atas, selanjutnya kamu perlu mengetahui cara mencegah virus tersebut supaya tidak tertular di kemudian hari. Berikut adalah beberapa caranya, yaitu:

  1. Melakukan vaksinasi rabies pada kucing peliharaan.
  2. Tidak mendekati hewan liar, terutama yang terindikasi memiliki gejala rabies.
  3. Membatasi kontak kucing peliharaan dengan hewan liar.

Jika kamu melihat ada gejala rabies pada kucing peliharaan, segera temui dokter hewan untuk mendapat penanganan yang tepat agar kucing rabies tersebut bisa disembuhkan. Demi keselamatan Sobat Pintar dan juga kucing peliharaan.

Jika kamu suka dengan artikel PintarPet, jangan lupa bagikan artikel ini ke seluruh dunia dan follow juga Instagram @pintarpet untuk tahu informasi tentang Kucing terbaru lainnya!

Perhatian: Informasi ini dihimpun dari beberapa sumber. Tim PintarPet tidak bertanggung jawab atas cidera, kematian, kerusakan atau kerugian langsung maupun tidak langsung, materiil dan immateriil yang disebabkan oleh informasi yang kami berikan. Untuk informasi dan tindakan lebih lanjut, sebaiknya kamu bisa mengkonsultasikannya dengan dokter hewan terdekat.

Tentang Penulis

Saya adalah lulusan Sarjana Kedokteran Hewan (S.K.H) UNAIR 2021 yang antusias dengan hewan peliharaan seperti kucing, hamster dan juga hewan peliharaan lainnya. Saat ini saya sedang mengikuti program Co-Asst Gelombang 36 UNAIR 2021.

Suka dengan tulisan saya? Hubungi saya disini.

Komentar