Hari ini: Selasa, 02 Maret 2021
Sabtu, 26 September 2020, 10:00 WIB

Kenali Penyebab Anjing Hiperaktif, Gejala, dan Cara Mudah Menenangkannya

Kenali Penyebab Anjing Hiperaktif, Gejala, dan Cara Mudah Menenangkannya

Perilaku anjing hiperaktif memang bikin kesal. Apa penyebab anjing hiperaktif? Lalu bagaimana cara menenangkan anjing hiperaktif? Jawabannya ada di sini

Melakukan berbagai interaksi dengan anjing tentu jadi aktivitas yang menyenangkan. Kemudian apa jadinya kalau reaksi peliharaanmu ini malah tampak seperti berlebihan?

Perilaku anjing berlebihan ini sering diasosiasikan oleh kebanyakan pemilik sebagai anjing hiperaktif.

Beberapa gejala anjing hiperaktif di antaranya, seperti memiliki energi tinggi, tidak rileks di lingkungan yang akrab, sulit mendapatkan perhatian, hingga ciri fisik seperti pola nafas dan detak jantung cepat.

Sayangnya pada beberapa kesempatan, anjing hiperaktif ini cenderung diperparah dengan perilaku merusak, agresif, sulit untuk dilatih dan bersosialisasi, serta terlalu mencari perhatian.

Kalau sudah seperti ini tentu Sobat PetPi bakal mencari tahu bagaimana cara menenangkan anjing hiperaktif, kan? Namun sebelum itu, simak dulu beberapa penyebab anjing hiperaktif berikut ini.

Inilah Berbagai Faktor Penyebab Anjing Hiperaktif

Penyebab Anjing Hiperaktif

Secara umum beberapa penyebab anjing hiperaktif bisa dipengaruhi oleh faktor biologis, seperti jenis ras anjing tertentu yang cenderung punya perilaku lebih aktif.

Kemudian ada juga faktor lingkungan di sekitar, jenis dan asupan makanannya, hingga pola interaksi serta sosialisasi yang diterapkan oleh pemiliknya.

Melansir dari berbagai sumber, masing-masing faktor penyebab anjing hiperaktif sudah PetPi ulas dalam poin-poin sebagai berikut.

1. Jenis Ras Anjing Tertentu

Faktor genetik di sini bukan menjadi faktor utama yang menyebabkan perilaku anjing hiperaktif. Namun beberapa kalangan meyakini, jenis ras anjing tertentu berpeluang besar memilikinya.

Seperti jenis-jenis ras anjing penggembala dan pemburu, seperti Border Collie, Golden Retriever, Siberian Husky, dan Jack Russel Terrier yang membutuhkan energi tinggi untuk aktivitasnya.

Ras anjing tersebut memang memiliki naluri alamiah yang sangat aktif, baik secara fisik maupun mental.

Jadi tidak mengherankan, kalau perilakunya menjadi cenderung hiperaktif untuk melepaskan energinya. Terlebih apabila kamu membiarkan dirinya berdiam diri seharian di sekitar rumah.

Baca Juga: Jangan Dibentak! Rahasia Menjinakkan Anjing Galak Jadi Penurut yang Wajib Diketahui

2. Tumbuh Kembang Awal Anak Anjing

Perlakuan yang diberikan pada masa kanak-kanak tentu akan berdampak pada usia dewasa. Termasuk pula dalam hal perilaku hiperaktif pada anjing peliharaan.

Memang benar, akan sangat menggemaskan apabila kamu memelihara anak anjing. Namun dengan perlakuan yang kurang tepat, tentu hal ini akan membawa dampak buruk di masa mendatang.

Melatih anjing sejak dini mengharuskan kamu mengajarkannya cara menghadapi perintah dasar hingga peraturan. Berikan juga perhatian yang cukup guna menjaga relasimu dengan anjing peliharaan.

Selain itu mulai usia 6-18 bulan, lakukanlah juga sosialisasi dengan anjing, peliharaan, maupun orang lain untuk melatih dirinya berinteraksi dengan hal-hal di lingkungan sekitar.

3. Tipe Aktivitas dan Latihan

Jenis-jenis anjing yang PetPi sebutkan pada poin pertama umumnya memiliki energi dalam jumlah besar, sehingga penting bagi kamu untuk mengimbanginya dengan aktivitas fisik dan latihan.

Konsisten melakukan aktivitas fisik akan berdampak baik pada kesehatan anjing. Selain itu, hal ini juga bisa membuat waktu istirahatnya lebih teratur dan sistem pencernaannya bekerja dengan baik.

Lalu pola latihan, seperti bermain lempar-tangkap juga harus kamu lakukan secara rutin. Hal ini akan berdampak baik pada kesehatan mentalnya, sehingga terhindar dari perilaku anjing stres.

Pola aktivitas dan latihan untuk menangani anjing hiperaktif pun berbeda-beda. Maka penting untuk mencari tahu pada pakar dan ahlinya, sebelum kamu memutuskan mana pola dan tipe yang tepat.

INGIN LEBIH TAHU TENTANG ANJING?
Cari info Anjing terbaru hanya dengan sekali klik!
>> CARI DISINI

4. Asupan dan Pola Makan

Penyebab anjing hiperaktif juga berasal dari asupan dan pola makan yang diberikan. Bukan hanya memberikan makanan anjing berkualitas, hal ini juga harus dibarengi dengan aktivitas dan latihannya.

Walaupun kamu memberikan asupan makanan bernutrisi secara cukup, namun jika tidak dibarengi dengan aktivitas fisik tentu akan membuat energi yang dihasilkan menumpuk dalam tubuh anjing.

5. Lingkungan yang Terstruktur

Anjing sangat menyukai rutinitas dan lingkungan yang terstruktur, di mana kamu harus memberinya makan, bermain, dan beraktivitas pada waktu-waktu yang telah ditentukan sebelumnya.

Terlambat dalam melakukan aktivitasnya tersebut memungkinkan anjing peliharaan mengalami stres yang berujung pada pola hiperaktif yang mereka lakukan.

Kenali Berbagai Cara Menenangkan Anjing Hiperaktif Agak Kembali Kalem dan Patuh

Cara Mengatasi Anjing Hiperaktif

Jika Sobat PetPi menyadari perilaku hiperaktif pada anjing peliharaan mungkin lama-kelamaan akan merasa risih dan terganggu akibat tingkahnya.

Namun mengatasi masalah ini bukanlah sebuah hal instan yang dapat diselesaikan dalam waktu sekejap.

Melansir dari laman PetMD.com, memelihara jenis anjing hiperaktif ini sudah selayaknya pekerjaan penuh waktu. Di mana tentu kamu harus berkorban agar anjing kembali kalem dan patuh ke depannya.

Adapun beberapa cara menenangkan anjing hiperaktif yang bisa kamu lakukan sendiri sebagai berikut.

  • Lakukan aktivitas fisik untuk menguras energi dalam tubuhnya, yang mana hal ini bisa disesuaikan dengan jenis ras dan kebutuhan dari masing-masing anjing peliharaan.
  • Selain fisik, mental dan kecerdasan anjing peliharaan juga perlu diperhatikan dengan melakukan berbagai aktivitas permainan yang bahkan tidak perlu dilakukan di luar ruangan. Misal bermain lempar-tangkap atau dengan bantuan clicker.
  • Anjing hiperaktif terkadang membuatnya bertindak di luar keinginanmu. Latihlah anjing untuk mematuhi tata krama dengan mengajarkan berbagai gestur, seperti "duduk" saat mereka menginginkan sesuatu.
  • Hiraukan anjing saat dia sedang bertingkah laku berlebihan bisa jadi salah satu cara menenangkan anjing hiperaktif yang cukup efektif. Selain itu kamu juga harus melakukan banyak interaksi saat anjing berperilaku kalem, misal saat tidur atau berada di dekatmu.
  • Berikan hadiah saat anjing hiperaktif berperilaku tenang dan kalem. Hal ini bisa menjadi sinyal bawah dengan perilakunya tersebut, mereka akan dapat lebih banyak perhatian.
  • Pertimbangkan untuk memberikan makanan anjing yang lebih berkualitas. Dikarenakan pada makanan anjing murah terdapat berbagai zat aditif, seperti produk sampingan, pewarna, dan gula. Layaknya junk food pada manusia, jenis makanan ini dapat mengubah suasana hati dan mempengaruhi perilakunya.

Demikianlah ulasan PetPi mengenai penyebab anjing hiperaktif dan cara mudah menenangkannya yang bisa kamu lakukan sendiri di rumah.

Namun pada beberapa kasus, anjing hiperaktif mungkin akan sulit ditangani karena perilakunya ini berkaitan dengan masalah kesehatan tertentu.

Jadi apabila kamu menemukan hal ini, sebaiknya segera lakukan konsultasi dengan pakar dan dokter hewan untuk mendapatkan diagnosis dari kondisi peliharaanmu.

Perhatian: Informasi ini dihimpun dari beberapa sumber. Tim PintarPet tidak bertanggung jawab atas cidera, kematian, kerusakan atau kerugian langsung maupun tidak langsung, materiil dan immateriil yang disebabkan oleh informasi yang kami berikan. Untuk informasi dan tindakan lebih lanjut, sebaiknya kamu bisa mengkonsultasikannya dengan dokter hewan terdekat.

Referensi Tulisan [ Tampilkan ]
  • https://vetericyn.com/blog/causes-of-hyperactivity-in-dogs/
  • https://vetericyn.com/blog/symptoms-of-hyperactivity-in-dogs-everything-you-need-to-know/
  • https://www.cesarsway.com/how-to-calm-a-hyper-dog/
  • https://www.petmd.com/dog/behavior/how-calm-high-energy-dog
Share

Tentang Penulis

Saya adalah seorang penulis yang antusias dengan hewan peliharaan seperti kucing, reptil dan hewan peliharaan lainnya.

Suka dengan tulisan saya? Hubungi saya disini.

Komentar