Hari ini: Rabu, 22 September 2021
Senin, 05 Juli 2021, 16:00 WIB

Ciri Ciri Ikan Koi Bertelur dan Teknik Pemijahannya Bagi Pemula

Ciri Ciri Ikan Koi Bertelur dan Teknik Pemijahannya Bagi Pemula

ciri ciri ikan koi bertelur - its a fish thing

Ciri ciri ikan koi bertelur hingga teknik pemijahannya dapat kamu temukan di sini. Silahkan pelajari jika ingin belajar budidaya ikan koi agar siap untung

Sobat Pintar, apakah kamu tahu bahwa Ikan Koi merupakan salah satu jenis ikan hias yang paling banyak diminati di dunia? Melihat fakta tersebut, tentu tidak heran jika saat ini budidaya Ikan Koi menjadi bisnis yang menguntungkan bagi para pelakunya.

Dengan kombinasi warna yang sangat cantik dan menyegarkan mata, banyak orang menyukai ikan hias ini sehingga memutuskan untuk memeliharanya di kolam atau akuarium.

Nah, untuk para penggemar ikan hias yang tertarik membudidayakan Ikan Koi, kamu perlu mengetahui dengan baik ciri-ciri ikan koi bertelur beserta teknik pemijahannya yang paling tepat.

Kedua hal tersebut merupakan tahapan paling penting dalam budidaya ikan hias tersebut, karena jika sukses kamu dapat menjadi peternak yang menghasilkan keuntungan besar.

Simak informasi berikut ini untuk lebih jelasnya!

Ikan Koi Bertelur? Begini Ciri-cirinya

Ciri Ciri Ikan Koi Bertelur
ciri ciri ikan koi bertelur - flickr

Koi adalah jenis ikan hias yang memiliki harga jual tinggi di pasaran, khususnya yang berkualitas premium. Karena harganya yang mahal tersebut, tentu akan menjadi sebuah keuntungan bagi kamu apabila ikan hias ini berhasil bertelur.

Apalagi Ikan Koi betina diketahui dapat menelurkan puluhan bahkan ratusan ribu butir untuk sekali kawin.

Perlu kamu ketahui, Ikan Koi betina dewasa dengan berat 1 kg dapat menghasilkan sekitar 100 ribu butir telur.

Jadi, bila beratnya mencapai 3 kg, maka besar kemungkinan ada sebanyak 300 ribu butir atau lebih telur yang dihasilkan oleh Ikan Koi betina dewasa dalam sekali bertelur.

Bagi pemula, kamu tentu belum terlalu tahu bagaimana ciri-ciri Ikan Koi yang sedang bertelur bukan? 

Jawabannya sangat sederhana dan ada pada penjelasan di bawah ini. 

Follow Instagram @PintarPet untuk lebih tahu tentang Ikan lainnya!
>> FOLLOW DISINI

1. Perut Besar dan Terlihat Empuk

Seperti jenis-jenis ikan yang lain, Ikan Koi yang sedang bertelur memiliki perut yang buncit dan terasa empuk saat dipegang.

Jadi, jika kamu melihat ada tonjolan yang tumbuh di balik perut Ikan Koi betina dewasa dalam waktu 20-40 hari, maka kemungkinan ikan tersebut sedang bertelur.

Dalam satu siklus perkawinan, Ikan Koi betina dewasa dapat menghasilkan ratusan ribu telur yang siap untuk menetas.

2. Memiliki Corak Warna Berbeda

Pada tahap ini kamu harus bisa melihat perubahan fisik pada warna tubuhnya, dari segi fisik memang mudah dibedakan karena tampak menonjol pada bagian tersebut.

Umumnya ikan betina yang sedang hamil akan memiliki bintik-bintik berwarna merah atau hitam di perut dekat lubang angin.

3. Sering Menempel di Tanaman atau Bahan Lainnya

Telur Ikan Koi bersifat adhesif atau menempel. Ikan Koi biasanya akan bertelur dan menempelkan telurnya di tanaman ataupun bahan lainnya.

Kamu dapat memperhatikan kebiasaan Ikan Koi yang satu ini untuk mengetahui apakah mereka sedang bertelur atau tidak.

4. Berusia 1,5 – 2 Tahun

Sebenarnya Ikan Koi betina sudah dapat menghasilkan telur pada usia 7 bulan, hanya saja belum bisa dikawinkan. Untuk itu kamu perlu menunggunya berusia 1,5 – 2 tahun karena pada waktu tersebut, ikan koi siap dikawinkan untuk menghasilkan telur-telur yang berkualitas.

Saat proses perkawinan, sebaiknya dilakukan setahun sekali saja yakni pada musim kawin di bulan april hingga juni agar kamu mendapatkan hasil yang benar-benar maksimal.

Waktu tersebut adalah yang paling ideal untuk mengawinkan ikan koi yang kamu budidayakan. Namun jika tujuan dari budidaya adalah untuk komersial, maka kamu dapat mengawinkan ikan koi dewasa setahun 2 kali.

Kawinkan ikan hias ini setiap 6 bulan, dan pastikan pula kandungan gizi yang terkandung dalam asupan makanan ikan koi telah terpenuhi.

Teknik Pemijahan Ikan Koi untuk Pemula

Teknik Pemijahan Ikan Koi
teknik pemijahan ikan koi - say media

Pemijahan merupakan proses perkawinan antara induk Ikan Koi betina dengan jantan untuk menghasilkan telur-telur yang berkualitas. Calon indukan yang matang secara fisik akan lebih produktif daripada indukan yang masih kecil.

Minimal usia kawin yang tepat untuk ikan hias ini adalah 1,5 – 2 tahun dan prosesnya ikan koi bertelur di kolam sebanyak 1-2 kali setahun. 

Berikut teknik pemijahan Ikan Koi yang bisa dipelajari pemula.

1. Siapkan Kolam Pemijahan

Jangan campurkan antara kolam taman dengan kolam pemijahan. Kamu harus menyiapkan kolam pemijahan khusus dengan luas minimal 3 – 6 m2 dengan kedalaman 50 cm. Kemudian pasang saringan pada pintu pemasukan guna mencegah telur Ikan Koi hanyut.

2. Seleksi Induk

Induk yang dipilih untuk pemijahan sudah siap secara fisik untuk menjadi produktif. Pastikan kamu sudah memilih indukan yang prima, tidak loyo ataupun cacat, memiliki sirip lengkap, dan bergerak dengan seimbang. 

3. Pelaksanaan Pemijahan

Masukan induk Ikan Koi betina dan juga jantan pada kolam yang sama. Proses pemijahan ketika induk jantan menempelkan badannya dan mengeluarkan cairan sperma pada induk betina, dan induk betina akan sesekali meloncat ke udara untuk mengeluarkan telurnya.

Biasanya mereka akan kawin pada jam 4 sore hingga pagi hari.

4. Pindahkan Telur

Selanjutnya, kamu harus segera pisahkan telur dengan indukan dari kolam pemijahan agar tidak dimakan. Bentuk telur ikan koi sendiri bulat seperti bintik-bintik kecil berwarna putih kekuningan dan berukuran 1-2 cm.

5. Penetasan Telur

Telur ikan koi dapat terserang jamur, jika ingin mencegah hal ini kamu dapat merendam telurnya terlebih dahulu ke dalam larutan Malachite green selama 15 menit dengan konsentrasi 1/300.000.

Supaya telur menetas dengan baik, pastikan suhu air tetap konstan ya, karena bisa membusuk dan mati apabila suhu air dibiarkan terlalu tinggi.

Jadi, berapa lama ikan koi bertelur? Pada umumnya, ikan koi akan bertelur selama 20-40 hari yang kemudian telur ikan koi tersebut akan menetas dalam kurun waktu 2-3 hari.

Setelah menetas karena pencernaannya belum sempurna, benih ikan koi ini belum membutuhkan pakan dari luar. 

Jika benih-benih sudah mulai berenang, kamu dapat memindahkannya ke kolam pembesaran yang banyak mengandung pakan alami.

Atau jika tidak dapat menumbuhkannya, kamu dapat memberikan pakan yang terbuat dari kuning telur rebus, pakan tepung khusus ikan koi, susu bubuk yang biasa diberikan untuk anak sapi, ataupun tepung udang.

Bagaimana? Tidak sulit bukan mengenali ciri ciri Ikan Koi bertelur? Di atas juga sudah Petpi sampaikan teknik pemijahan ikan koi yang mudah dilakukan pemula. Semoga informasi ini membantu ya, Sobat Pintar.

Jika kamu suka dengan artikel PintarPet, jangan lupa bagikan artikel ini ke seluruh dunia dan follow juga Instagram @pintarpet untuk tahu informasi tentang Ikan terbaru lainnya!

Perhatian: Informasi ini dihimpun dari beberapa sumber. Tim PintarPet tidak bertanggung jawab atas cidera, kematian, kerusakan atau kerugian langsung maupun tidak langsung, materiil dan immateriil yang disebabkan oleh informasi yang kami berikan. Untuk informasi dan tindakan lebih lanjut, sebaiknya kamu bisa mengkonsultasikannya dengan dokter hewan terdekat.

Referensi Tulisan [ Tampilkan ]
  • http://budidayanews.blogspot.com/2011/02/cara-teknik-pemijahan-ikan-koi.html
  • https://id.wikihow.com/Mengetahui-Ciri-ciri-Ikan-yang-Akan-Memiliki-Anak
  • https://www.ikantani.com/2019/11/berapa-kali-sebaiknya-mengawinkan-koi.html
Share

Tentang Penulis

Saya adalah lulusan Sarjana Kedokteran Hewan (S.K.H) UNAIR 2021 yang antusias dengan hewan peliharaan seperti kucing, hamster dan juga hewan peliharaan lainnya. Saat ini saya sedang mengikuti program Co-Asst Gelombang 36 UNAIR 2021.

Suka dengan tulisan saya? Hubungi saya disini.

Komentar