Hari ini: Rabu, 22 September 2021
Rabu, 28 Juli 2021, 10:00 WIB

Apa Saja Penyebab Ikan Hias Mati di Akuarium? Yuk Simak Ulasannya

Apa Saja Penyebab Ikan Hias Mati di Akuarium? Yuk Simak Ulasannya

penyebab ikan hias mati - kompas

Penyebab ikan hias mati mendadak akibatnya kurangnya pemahaman dan pengetahuan dalam merawatnya. Berikut penyebab yang harus kamu perhatikan

Sobat pintar, hal yang paling menyebalkan untuk para pemilik ikan hias adalah ketika melihat akuarium dan mendapati ikannya sudah mengambang mati di permukaan.

Apalagi dalam kurun beberapa hari ikan mati satu per satu, ini akan membuat frustasi pemilik hewan dan membuat bertanya-tanya mengenai penyebab ikan hias mati tersebut. 

Jika ikan mati dalam kurun waktu yang relatif lama, mungkin itu sudah menjadi faktor usia dan sebagainya. Namun, apabila semuanya terjadi secara mendadak dan dalam hitungan hari saja, maka penting untuk melihat dan memperhatikannya.

Pada artikel kali ini Petpi akan memberikan penjelasan terkait penyebab tersebut, simak ulasan lengkapnya berikut ini. 

Penyebab Ikan Hias Mati

Penyebab Ikan Hias Mati
penyebab ikan hias mati - thought to

Kenapa ikan hias cepat mati? Mungkin ini adalah pertanyaan umum yang sering ditanyakan oleh para pecinta ikan hias pemula yang baru pertama kali memeliharanya, padahal kebanyakan dari mereka merasa sudah memeliharanya dengan baik dan benar.

Nah untuk menjawab pertanyaan tersebut, PetPi sudah rangkum nih beberapa alasan utamanya. Yang diantaranya adalah sebagai berikut:

Follow Instagram @PintarPet untuk lebih tahu tentang Ikan lainnya!
>> FOLLOW DISINI

1. Kualitas Air

Hal pertama kali yang harus benar-benar diperhatikan jika ikan hias Kamu mengalami mati mendadak penting untuk langsung melihat kualitas airnya.

Jika Kamu tidak memperdulikannya maka akan berdampak pada pertambahan jumlah korban dan menyebabkan ikan hias mati satu persatu.

Kendala umum yang sering terjadi itu adalah amonia dan nitrit, kendala ini akan sangat berpengaruh dan mengalami masalah umum.

Kedua penyebab ini akan membuat ikan rentan terkena penyakit dan tidak bisa bertahan lama. Sehingga perlu untuk melihat dan mengetahui penyebabnya tersebut secara keseluruhannya. 

Biasanya hal ini terjadi akibat adanya pemberian makan secara berlebihan dan kotoran ikan yang menumpuk dalam air.

Sehingga menyebabkan lonjakan amonia, untuk pencegahannya Kamu harus memberikan filter pembersih agar kualitas air tetap terjaga dengan maksimal yang membuat ikan hias Kamu tetap sehat dan bugar. 

2. Menguras Air

Penyebab ikan hias mati itu selanjutnya adalah kurangnya menjaga dan menguras air secara rutin. Peranan filter memang dikhususkan untuk membersihkan air dari kotoran ikan dan sisa makanan yang menumpuk.

Tetapi, dalam tahap ini Kamu harus tetap menjaga kesehatan  dengan rajin menguras airnya, sehingga selalu baru dan kualitas terjamin. 

Lakukan tindakan ini seminggu sekali dan harus disiplin dalam menggantinya, apabila Kamu abai akan berpengaruh pada kesehatan ikan hiasnya.

Jika sudah berkomitmen untuk memelihara ikan di akuarium, maka penting sekali untuk disiplin dan komitmen dalam merawatnya, sehingga ikan hias Kamu dirumah dapat tumbuh dengan sehat dan cantik. 

Hindari untuk menunggu masalah terlebih dahulu, baru membersihkan akuarium dan menguras airnya.

Tindakan ini hanya akan mengundur masalah dan menimbulkan persoalan baru lainnya, tentukan saja waktunya dan bersihkan secara teratur.

Untuk lebih mudah dalam melakukannya, Kamu bisa menggunakan test kit untuk memeriksa kualitas airnya nanti. 

3. Mengalami Stres

Hampir sama dengan manusia, ikan termasuk hewan yang rentan mengalami stres. Apabila mengalami kondisi tersebut akan berpengaruh pada kesehatannya.

Apabila kondisi stresnya semakin berat, maka akan memicu penyakit dan membuat ikan akan sulit untuk bertahan hidup serta sulit untuk melawannya. 

Suara bising, air kotor, penggantian substrat yang tidak perlu, dan adanya pembullyan dari ikan lain adalah beberapa penyebab ikan hias mati akibat stres.

Untuk itu, hindari mengganggu akuariumnya, kecuali jika diperlukan saja. Selanjutnya Kamu harus memperhatikan ikan hias Kamu tersebut, hindari membeli ikan yang bisa saling menyerang. 

Untuk lebih aman sebelum menambah ikan, lebih baik konsultasikan terlebih dahulu dengan pedagang ikan hiasnya.

Karena ada beberapa spesies ikan itu tidak bisa disatukan dalam lingkup yang sama, sehingga Kamu harus bisa menentukannya. Pastikan Kamu bisa mencari karakter ikan yang kalem dan tidak buas antara satu sama lainnya. 

4. Adanya Perubahan Suhu

Suhu dalam air itu memang menjadi faktor penting agar ikan tetap sehat, tetapi apabila suhunya tidak stabil akan berpengaruh juga pada ikan tersebut.

Apalagi jika terjadi perubahan suhu yang mendadak akan membuat ikan tersebut akan lebih rentan terkena penyakit. Sehingga adanya penyebab tersebut akan membuat ikan mengalami kematian.

Untuk dapat memantaunya, Kamu harus menambahkan termometer dalam akuarium agar terhindar dari permasalahan tersebut.

Pastikan suhunya tetap normal dan tidak terlalu panas atau dingin, tindakan ini penting dilakukan agar ikan tetap nyaman dan terhindar dari berbagai permasalahan lainnya. 

5. Memberi Makan Berlebihan

Memberikan makanan menjadi faktor untuk mempengaruhi tumbuh kembang pada ikan, namun apabila diberikan secara berlebihan dapat menjadi penyebab ikan hias mati selanjutnya.

Jangan pernah lakukan tindakan ini, karena akan berdampak pada kesehatannya secara menyeluruh. Ikan itu termasuk hewan yang makan apa yang diberikan dan tidak ada batasan dalam konsumsinya. 

Selain itu juga, makanan yang berlebihan tadi akan turun ke dasar akuarium dan mengalami pembusukan, hal ini akan berdampak pada meningkatnya jumlah amonia.

Hal ini apabila diabaikan akan membuat ikan sakit dan rentan mati. Oleh karena itu, tindakan ini harus benar-benar Kamu perhatikan dan pantau terus. 

Berikan makan secukupnya dan jangan terlalu berlebihan, apabila terlalu banyak akan berdampak pada kesehatannya. Apabila ada sisa dalam akuarium, langsung disaring dan diangkat ke permukaan apabila makanannya sudah lebih dari 5 menit.

Jika rutin memberikannya akan paham takaran yang tepat untuk diberikan. 

6. Tambahkan Filtrasi Kimia

Langkah berikutnya tambahkan filtrasi kimia yang jelas, berikan anti klorin dan zat-zat anti stres yang bisa dicampurkan pada akuarium ketika hendak mengganti airnya.

Hindari menambahkan langsung air dari keran tanpa proses pengelolaan terlebih dahulu, karena bisa membunuh ikan. Jika ingin menambahkannya, endapkan air dahulu selama 1-2 hari. 

Sobat pintar, demikianlah penjelasan lengkap mengenai penyebab ikan hias mati mendadak dalam akuarium. Pastikan Kamu memperhatikannya supaya ikan hias Kamu tetap sehat dan tidak mudah mati mendadak

Jika kamu suka dengan artikel PintarPet, jangan lupa bagikan artikel ini ke seluruh dunia dan follow juga Instagram @pintarpet untuk tahu informasi tentang Ikan terbaru lainnya!

Perhatian: Informasi ini dihimpun dari beberapa sumber. Tim PintarPet tidak bertanggung jawab atas cidera, kematian, kerusakan atau kerugian langsung maupun tidak langsung, materiil dan immateriil yang disebabkan oleh informasi yang kami berikan. Untuk informasi dan tindakan lebih lanjut, sebaiknya kamu bisa mengkonsultasikannya dengan dokter hewan terdekat.

Referensi Tulisan [ Tampilkan ]
  • https://gerava.com/kenapa-ikan-hias-di-akuarium-sering-mati-berikut-penyebabnya/
  • https://www.kompas.com/homey/read/2021/07/12/214054476/penyebab-ikan-hias-sering-mati-dan-cara-mengatasinya?page=all
Share

Tentang Penulis

Saya adalah lulusan Sarjana Kedokteran Hewan (S.K.H) UNAIR 2021 yang antusias dengan hewan peliharaan seperti kucing, hamster dan juga hewan peliharaan lainnya. Saat ini saya sedang mengikuti program Co-Asst Gelombang 36 UNAIR 2021.

Suka dengan tulisan saya? Hubungi saya disini.

Komentar