Hari ini: Minggu, 17 Oktober 2021
Senin, 20 September 2021, 14:00 WIB

8 Cara Menyimpan Makanan Basah Kucing Supaya Tahan Lama

8 Cara Menyimpan Makanan Basah Kucing Supaya Tahan Lama

cara menyimpan makanan basah kucing - the petster

Cara menyimpan makanan basah kucing supaya tahan lama mudah kok, asal pemiliknya tahu. Berikut tips menyimpan sisa makanan basah kucing supaya tidak basi.

Sobat Pintar, kucing biasanya lebih suka makanan basah (wet food) daripada makanan kering (dry food). Jika kamu memutuskan bahwa makanan basah adalah pilihan terbaik bagi kucing peliharaan, maka sangat penting mengetahui cara menyimpan makanan tersebut supaya aman dan tahan lama.

Dibandingkan makanan kering, jenis makanan ini memang ini lebih cepat basi bila tidak disimpan dengan benar.

Terutama jika kamu biarkan di tempat terbuka dalam waktu lama, tentu makanan tersebut tidak baik bagi kesehatan si kucing.

Maka dari itu, ketahui cara menyimpan makanan basah kucing yang baik dan benar.  Berikut ada beberapa tips yang bisa kamu tiru supaya makanan si kucing dapat bertahan lebih lama. 

Gunakan Cara Ini Supaya Wet Food Tidak Mudah Kadaluarsa

Cara Menyimpan Makanan Basah Kucing
cara menyimpan makanan basah kucing - animal path

Aroma tajam dari wet food dapat menggugah selera makan si kucing. Namun kamu perlu tahu cara penyimpanan makanan ini supaya awet dan layak dikonsumsi.

Memang wet food tidak dapat tahan ketika berada pada suhu ruangan. Jika dibiarkan lebih dari 4 jam, bisa memicu tumbuhnya bakteri pada makanan si kucing.

Maka dari itu, berikan wet food dalam porsi sekali makan, jangan biarkan ada yang tersisa dalam mangkuk. Biasanya makanan ini dikemas dalam bentuk kaleng dan sachet. Untuk kemasan kaleng, bisa digunakan berkali-kali jika masih layak dikonsumsi.

Jangan sampai kamu memberikan makanan yang sudah tidak layak dimakan pada kucing kesayangan, bisa-bisa mereka sakit dan harus mendapat perawatan intensif.  Untuk menyimpan makanan basah dengan benar, silahkan ikuti tips berikut.

Follow Instagram @PintarPet untuk lebih tahu tentang Kucing lainnya!
>> FOLLOW DISINI

1. Tutup Kembali Kaleng yang Dibuka

Cara menyimpan makanan basah kucing yang pertama adalah dengan segera menutup kembali kaleng makanan basah setelah dibuka. Jika tutupnya rusak, kamu dapat menggunakan alternatif seperti plastik yang diikat dengan karet ataupun aluminium foil yang ditutup rapat.

Jangan biarkan ada udara yang masuk, karena bisa membuat makanan lebih cepat kadaluarsa.  Saat ini ada banyak makanan basah kucing yang sudah ada tutup nya, sehingga lebih mudah untuk disimpan.

2. Ambil dengan Sendok Bersih

Supaya makanan si kucing tidak terkontaminasi dengan bakteri dari luar, kamu dapat menggunakan sendok bersih ketika mengambil makanan dari kaleng. Hal ini dapat menjaga kesegaran makanan, sehingga nutrisi yang terkandung di dalamnya tetap terjaga.

3. Tandai Periode

Ingat baik-baik kapan wet food diberikan kepada kucing. Untuk berjaga-jaga kamu bisa menandai tanggal pada kaleng. Dengan begitu lebih mudah mengetahui apakah makanan tersebut masih layak diberikan atau tidak.

4. Simpan dalam Lemari Es

Cara menyimpan makanan basah kucing selanjutnya adalah dengan menyimpan wet food yang sudah dibuka tersebut pada lemari pendingin atau kulkas dengan suhu 4-7 derajat celcius.

Suhu tersebut baik untuk menyimpan makanan basah dan membuatnya bertahan lama. Jangan lebih tinggi atau kurang dari rentang suhu tersebut, karena makanan bisa berubah tekstur dan rasa.

Sayang bukan, jika makanan malah dilepeh kucing dan apabila dimakan bisa jadi berbahaya untuknya. Sebagai tambahan, sebaiknya kamu tidak meletakkan makanan pada lemari pembeku (freezer), tapi simpanlah pada bagian chiller atas.

5. Jangan Terlalu Lama Disimpan Di Kulkas

Sebaiknya kamu menyimpan makanan basah yang sudah dibuka di kulkas, hanya saja jangan terlalu lama karena dapat berubah rasa.

Biarkan kucing melahap habis makanan nya dalam waktu 3-5 hari, jika sudah lewat maka buang saja. Sebab makanan yang sudah lewat 5 hari sudah bercampur dengan udara, sehingga akan berubah rasa dan tidak terlalu menyengat aromanya.

6. Simpan di Suhu Ruangan yang Kering

Cara menyimpan makanan basah kucing ini berlaku untuk kemasan baru yang belum dibuka. Kamu tidak perlu meletakkan makanan basah dalam kulkas, bisa di ruangan yang bersuhu 20-33 derajat celcius.

Pastikan tempat menyimpan selalu kering, karena jika terlalu lembab dapat menyebabkan degradasi makanan. Idealnya, kaleng atau sachet wet food disimpan di rak dapur atau lemari.

7. Cek Kemasan dan Tanggal Kadaluarsa

Biasakan untuk mengecek wadah atau kemasan wet food, apakah terdapat kerusakan saat membeli. Lihat juga informasi tentang tanggal kadaluarsa makanan kucing setiap kamu membelinya.

Jika belum dibuka, makanan kucing kalengan biasanya dapat disimpan cukup lama. Jika Anda membeli wet food yang sudah kadaluarsa, silahkan tukar atau lakukan pengembalian dana ke penjual.

8. Ganti Wadah Makanan yang Rusak

Periksa dulu kondisi wadah penyimpanan, jika tampak rusak sebaiknya dibuang. Tapi jika rusak saat baru dibuka, maka kamu dapat memindahkan isinya ke wadah baru yang kedap udara.

Sebaiknya cek kondisi makanan sebelum diberikan kepada si kucing, pastikan tidak ada jamur ataupun air di dalamnya.

Tips Tambahan Menyimpan Wet Food Kucing

Cara Menyimpan Makanan Basah Kucing Agar Tidak Basi
cara menyimpan makanan basah kucing agar tidak basi - the spruce pets

Makanan basah memang lebih disukai kucing, mengandung banyak nutrisi yang baik untuk kesehatannya. Karena terbuat dari bahan-bahan segar, kamu dapat menjadikan makanan ini sebagai konsumsi sehari-hari si kucing.

Berikut beberapa tips tambahan yang perlu diketahui:

  • Jangan mencampur makanan kucing yang baru dengan yang sudah lama dibuka. Meskipun keduanya aman dimakan, tapi kita tidak tahu apakah makanan tersebut sudah terkontaminasi atau belum. Sebaiknya kamu menyajikan makanan yang sudah dibuka, setelah habis baru buka kemasan makanan baru.
  • Sebelum menyajikan makanan, kamu dapat mencampurkan air hangat ke makanan beku. Kucing biasanya tidak suka menyantap makanan dingin. Jadi, jika kamu tidak ingin membuatnya terlalu panas dimakan kucing, car aini bisa digunakan dengan baik.
  • Sebaiknya kamu membeli wet food di toko yang ramai dan terpercaya.
  • Jika kucing tiba-tiba sakit setelah menyantap makanan, segera bawa ke klinik dokter hewan. Kamu juga harus membuang makanan tersebut.

Itulah beberapa cara menyimpan makanan basah kucing supaya tahan lama. Bagaimana Sobat Pintar, apakah kamu sudah memahaminya?

Semoga informasi kami membantu dan menjadi sumber wawasan. Silahkan dicoba, semoga berhasil.

Jika kamu suka dengan artikel PintarPet, jangan lupa bagikan artikel ini ke seluruh dunia dan follow juga Instagram @pintarpet untuk tahu informasi tentang Kucing terbaru lainnya!

Perhatian: Informasi ini dihimpun dari beberapa sumber. Tim PintarPet tidak bertanggung jawab atas cidera, kematian, kerusakan atau kerugian langsung maupun tidak langsung, materiil dan immateriil yang disebabkan oleh informasi yang kami berikan. Untuk informasi dan tindakan lebih lanjut, sebaiknya kamu bisa mengkonsultasikannya dengan dokter hewan terdekat.

Referensi Tulisan [ Tampilkan ]
  • https://id.wikihow.com/Menyimpan-Makanan-Basah-untuk-Kucing
  • https://myhewan.com/cara-menyimpan-makanan-basah-kucing/
  • https://www.catlovers.id/tips-menyimpan-wet-food

Tentang Penulis

Saya adalah lulusan Sarjana Kedokteran Hewan (S.K.H) UNAIR 2021 yang antusias dengan hewan peliharaan seperti kucing, hamster dan juga hewan peliharaan lainnya. Saat ini saya sedang mengikuti program Co-Asst Gelombang 36 UNAIR 2021.

Suka dengan tulisan saya? Hubungi saya disini.

Komentar