Hari ini: Sabtu, 18 September 2021
Rabu, 06 Januari 2021, 16:00 WIB

Banyak yang Salah! Begini Ternyata Cara Memberikan Makan Kucing yang Benar

Banyak yang Salah! Begini Ternyata Cara Memberikan Makan Kucing yang Benar

cara memberi makan kucing yang benar - hepper

Banyak kesalahan yang sering terjadi saat memberi makanan kucing. Nah, berikut ini adalah panduan cara memberi makan kucing yang benar dan aman

Bagi semua pecinta hewan, pastinya menginginkan setiap hewan peliharaannya tumbuh dan terawat dengan baik. Itu berlaku juga bagi pecinta kucing.

Kucing yang tumbuh dengan sehat akan membuat kita yang merawat merasa bahagia. Dengan begitu, manfaat memelihara kucing bisa kita dapatkan bagi tubuh.

Kucing yang terawat dan sehat tidak terlepas dari asupan nutrisi yang diberikan. Selain memberikan makanan kucing terbaik, pastinya ada hal lain yang perlu kamu perhatikan.

Salah satunya adalah cara memberikan makanan kucing yang benar. Memberikan makanan kucing harus sesuai dengan kebutuhan si kucing.

Banyak para pecinta kucing yang belum banyak memahami bagaimana cara memberi makan kucing yang benar. Nah, kali ini PetPi akan kasih tau kamu nih supaya kamu tidak salah dalam memberikannya makanan.

Daripada berlama-lama, yuk simak informasinya berikut ini.

Metode Cara Memberikan Makan Kucing yang Benar

Cara Memberi Makanan Kucing Yang Benar
Cara memberikan makanan kucing - pet gazette

Dengan memberikan makanan yang benar, kamu bisa terhindar dari masalah kesehatan yang menderitanya. Bahkan masalah ini bisa saja malah mengganggu tumbuh kembangnya lho.

Nah, kamu sebagai pemiliknya tidak mau kan jika kucing kesayanganmu sakit gara-gara cara memberi makan yang salah? Mending langsung simak informasinya berikut ini.

Follow Instagram @PintarPet untuk lebih tahu tentang Kucing lainnya!
>> FOLLOW DISINI

Memberi Makan Kucing Sesuai Waktunya

Pembahasan yang pertama tentang cara memberi makan kucing yang benar adalah cara memberi makan yang rutin sesuai jadwal.

Kamu hanya akan memberikan makanan pada waktu-waktu tertentu, misalnya siang hari atau sore hari, Yang terpenting adalah sesuai dengan jadwal yang kamu sudah terapkan.

Kelebihannya: Kelebihan dari metode ini adalah asupan makanannya sudah pasti bisa kamu pantau secara ketat. Artinya, kamu bisa mengetahui apakah kucing kesayanganmu mengalami perubahan nafsu makan atau tidak. Selain itu juga, jika kamu memiliki banyak kucing, semua kucing pastinya akan diberikan porsi makanan yang sama tanpa ada satu kucing yang merasa lebih dominan. Jadinya semua akan tumbuh kembang dengan merata.

Kekurangannya: Kucing akan selalu meminta makanan di sela-sela waktu makan yang sudah kamu tentukan. Kucing pasti tidak bisa mengontrol seberapa banyak dia bisa makan pada waktu tertentu. Namun, saat kamu mengikuti saran dokter tentang porsi makanan dan jadwal yang diberikan, kamu tidak perlu khawatir lagi apabila kucing itu minta makan terus menerus.

Metode ini bisa kamu pakai di berbagai usia kucing. Namun ada catatan sedikit, untuk cara memberi makan anak kucing yang tepat kamu harus membuat jadwal makan 3x sehari.

Sedangkan kucing dewasa di atas satu tahun, kamu bisa memberinya jadwal makan 1-2x sehari. Memberikan makanan sekali sehari diperbolehkan untuk kucing dewasa yang tidak memiliki masalah kesehatan dan terlihat sehat. 

Memberi Makan Kucing Sepuasnya

Jika kamu tidak ingin repot untuk selalu memberi makanan kucing sesuai jadwalnya, ada pilihan lain yang bisa kamu terapkan. Metode memberi makan sepuasnya fungsinya adalah untuk mempermudah kamu sebagai pemilik dan si kucing tidak akan meminta makanan kepadamu setiap saat.

Banyak yang bertanya apakah metode ini benar bisa dilakukan? Jawaban Nya iya.

Namun metode ini hanya bisa dilakukan jika kamu memberikan makanan kering. Kamu tidak bisa memberikan stok makanan basah di kontainer makanan yang dia miliki. Makanan basah lebih rentan tercemar saat didiamkan.

Maka dari itu hal ini tidak bisa kamu terapkan dengan makanan basah. Saat kucing kamu tidak mau makan makanan kering yang sudah kamu stok, kamu wajib juga mengganti makanan kering tersebut dengan yang baru.

Keuntungannya: Kucing kamu bisa makan banyak sesuai dengan jadwalnya sendiri. Kamu tidak perlu repot lagi lupa memberi makan kucing karena sudah tersedia di kontainer makanannya.

Kekurangannya: Memberi makan sepuasnya kepada kucing bisa menyebabkan kucing makan yang berlebihan ataupun obesitas. Kamu juga akan sulit untuk mengetahui apakah nafsu makan kucing akan berubah, menjadi lebih baik atau lebih buruk.

Intinya, memberikan makanan sepuasnya yang tidak dikelola dengan benar kana menyebabkan kucing kamu obesitas atau mengalami masalah kesehatan lain.

Ada cara tepat untuk memberikan makanan sepuasnya, kamu bisa mengatur kebutuhan makanan seekor kucing pada hari itu. Lalu kamu stok di kontainernya.

Jika stok itu habis kurang dari sehari, kamu jangan menambahkan makananya lagi. Stok kembali di hari berikutnya. Ini akan mengajari kucing untuk menyiasati porsi makanan yang harus dimakan per harinya.

Kesalahan Dalam Memberikan Makanan Pada Kucing

Kesalahan Dalam Memberikan Makanan Kucing
kesalahan dalam memberikan makanan kucing - catster

Dua metode di atas sudah kamu ketahui. Kamu bisa memilih satu diantara dua metode tersebut yang bisa kamu terapkan pada kucingmu.

Sekarang saatnya PetPi memberikan informasi mengenai kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan para pecinta kucing saat memberikan makanan untuk peliharaannya.

Pemberian Makanan yang Berlebihan

Menurut salah satu Dokter hewan dari Universitas Tennessee di Amerika Serikat, Kesalahan paling umum yang dilakukan orang dalam memberi makanan kucing adalah pemberian makanan yang berlebihan.

Hal ini bisa menyebabkan obesitas yang bisa terjadi pada semua kucing. 

Dari obesitas, kamu bisa mendapatkan masalah lainnya seperti diabetes, artritis atau saluran kemih yang bermasalah.

Jadi sebaiknya kamu memberikan porsi yang cukup untuk kebutuhan nutrisi kucing per harinya. Kamu bisa memberikan sekitar 24  35 kalori per hari per 0,5 kg berat kucing kamu.

Hanya Memberikan Makanan Kering

Kesalahan selanjutnya adalah hanya memberikan makanan kering setiap hari untuk kucing kesayanganmu.

Hal ini sebaiknya dihindarkan karena makanan kering tidak menghasilkan air, sementara kucing juga membutuhkan air untuk kebutuhan sehari-harinya.

Kucing memang tidak sepeka anjing soal kebutuhan minum yang harus dipenuhi. Maka dari itu kita sebagai pemilik harus menyediakan tempat minum untuk selalu memberinya kemudahan dalam mencari air minum.

Nah, saat kamu hanya memberikan makan kering, maka kucing tidak dapat mineral yang terkandung di dalamnya. Memberikan makanan yang basah akan mampu menghindari kucing dari dehidrasi dan sakit saluran kemihnya.

Hanya Memberikan Sedikit Air

Sudah pasti, air itu menjadi bagian paling penting untuk semua makhluk hidup termasuk kucing. Menurut para ahli di ASPCA, kucing dewasa saja memiliki 60% - 70% air yang terkandung pada tubuhnya.

Memberikannya sedikit air justru akan berakibat fatal pada kehidupan kucing karena bisa menimbulkan berbagai macam penyakit kucing.

Meskipun makanan basah bisa membantu untuk memenuhi kebutuhan air dalam tubuhnya, namun kucing juga sangat membutuhkan sumber air mineral supaya mereka bisa tetap memenuhi air dalam tubuhnya.

Faktanya banyak kucing yang menyukai air mengalir ketimbang air yang berada dalam wadah, hal itu karena ia bisa mendeteksi klorin pada air keran.

Memberi Makan Bawang Putih untuk Pengobatan

Beberapa dari pemilik kucin mungkin pernah melihat benda kecil putih yang bergelombang pada sekitar anus kucing peliharaan kita. Ruas itu seukuran butiran beras dan ruas-ruas itu milik cacing pita yang tinggal di usus kecil kucingmu.

Nah, beberapa orang ini percaya bahwa pengobatan alami terbaik untuk menggagalkan cacing pita yang berkembang di dalam tubuh kucing ini dengan cara menambahkan bawang putih segar pada setiap makanan kucing yang diberikan.

Dilansir dari Pets.webmd ini adalah salah satu kesalahan besar yang terjadi saat ini. Tidak ada faktanya bahwa bawang putih akan mencegah infestasi parasit, termasuk perkembangan cacing dan kutu dalam tubuh kucing.

Selain itu, jika diberikan pada dosis yang tinggi, bawang putih justru akan merusak sel darah merah kucing kesayanganmu lho.

Menjadikan Kucing Sebagai Vegetarian

Banyak pemilik kucing yang terkesan memaksa kucing untuk menjadi seekor kucing vegetarian. Sekarang banyak juga yang menjual produk makanan vegetarian bagi kucing yag dijual di pasaran.

Menurut beberapa dokter hewan, kucing adalah karnivora wajib yang harus memakan daging. Di dalam daging hewan, ditemukan asam amino taurin yang dibutuhkan oleh kucing.

Saat kucing kekurangan asam amino taurin, kemungkinan besar kucingmu akan mengalami masalah pada jantung, kebutaan dan bahkan kematian mendadak.

Nutrisi yang dibutuhkan kucing harus berasal dari daging, walaupun banyak yang menyediakan makanan sintetis. Namun nutrisi yang dibutuhkan harus setara dengan daging dari hewan asli. 

Nah itulah dia cara memberi makan kucing yang benar. Metode di atas bisa kamu lakukan dengan cara yang tepat dan memperhitungkan kebutuhan nutrisi kucing dengan benar.

Jangan sampai salah pilih dan jangan melakukan hal yang tidak boleh diberikan saat memberi makanan kucing. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kamu ya, Salam PetPi!

VIDEO: Panduan Cara Memberikan Makan Kucing Dengan Benar

Jika kamu suka dengan artikel PintarPet, jangan lupa bagikan artikel ini ke seluruh dunia dan follow juga Instagram @pintarpet untuk tahu informasi tentang Kucing terbaru lainnya!

Perhatian: Informasi ini dihimpun dari beberapa sumber. Tim PintarPet tidak bertanggung jawab atas cidera, kematian, kerusakan atau kerugian langsung maupun tidak langsung, materiil dan immateriil yang disebabkan oleh informasi yang kami berikan. Untuk informasi dan tindakan lebih lanjut, sebaiknya kamu bisa mengkonsultasikannya dengan dokter hewan terdekat.

Terbit: Rabu, 28 Oktober 2020, 16:00 WIB
Update pada: Rabu, 06 Januari 2021, 16:00 WIB

Referensi Tulisan [ Tampilkan ]
  • https://pets.webmd.com/cats/guide/mistakes-people-make-feeding-cats#1
  • https://www.hillspet.com/cat-care/nutrition-feeding/how-to-feed-a-cat
  • https://www.vet.cornell.edu/departments-centers-and-institutes/cornell-feline-health-center/health-information/feline-health-topics/how-often-should-you-feed-your-cat

Tentang Penulis

Saya adalah seorang penulis dan editor situs PintarPet yang antusias dengan hewan peliharaan seperti kucing, musang, iguana dan hewan peliharaan lainnya.

Suka dengan tulisan saya? Hubungi saya disini.

Komentar