Hari ini: Minggu, 16 Mei 2021
Sabtu, 06 Maret 2021, 16:00 WIB

Mengenal Kucing Himalaya, Dari Ciri-Ciri, Jenis, Sejarah, & Fakta Uniknya

Mengenal Kucing Himalaya, Dari Ciri-Ciri, Jenis, Sejarah, & Fakta Uniknya

Kucing Himalaya - love to know cat

Tertarik untuk memelihara kucing himalaya? Sebelum memilihnya, ketahui dulu profilnya yang satu ini supaya tahu bagaimana sifat dan cara merawatnya!

Tertarik untuk memelihara kucing ras himalaya? Eits, jangan buru-buru, Sobat Pintar harus tahu dulu gimana ciri-ciri, karakteristik, dan cara merawatnya!

Kucing himalaya merupakan salah satu jenis kucing hibrida karena merupakan hasil persilangan dari kucing persia dan siam.

Mereka terkenal karena bulunya yang halus dan indah. Apalagi, mereka memiliki sifat yang menyenangkan sebagai hewan peliharaan.

Oleh karena itu, berikut ini profil lengkap mengenai kucing himalaya yang wajib kamu ketahui sebelum memutuskan untuk memeliharanya!

Mengenal Kucing Himalaya, Jenis Ras Kucing

Mengenal Kucing Himalaya
Kucing himalaya - vet street

Kucing himalaya, sering juga disebut sebagai himmies, merupakan ras hibrida yang identik dengan kucing persia. Perbedaannya terdapat pada wajah, kaki, telinga, dan ekor.

Ada banyak hal yang wajib kamu ketahui tentang kucing unik yang satu ini. Apa saja?

Follow Instagram @PintarPet untuk lebih tahu tentang Kucing lainnya!
>> FOLLOW DISINI

1. Bentuk Fisik

Kucing Himalaya biasanya berukuran sedang, meskipun tubuhnya tergolong besar dan bertulang berat. Massa bulunya membuat tubuhnya terlihat lebih besar dari seharusnya.

Tubuh bulat dan lehernya pendek, tapi kakinya tebal. Dadanya lebar dan dalam dengan perut yang membulat. Punggungnya pendek dan datar. Ekornya cenderung pendek dan lurus. Otot dan tulangnya kokoh.

Himalaya yang sehat harus terlihat berotot dan kokoh, namun tidak terlalu gemuk.

2. Bentuk Kepala

Bentuk kepalanya sendiri bulat dan disertai oleh dua bola mata yang juga bulat besar. Warna mata biasanya biru atau hijau. Wajahnya cenderung rata dengan hidung yang pesek.

Bagian rahang cukup lebar dan kuat dengan oklusi gigi yang sempurna. Pipi terlihat penuh dan menonjol. Dagu kuat dan proporsional dengan keseluruhan bagian kepala. Telinganya sendiri berujung kecil, bulat, dan pendek.

3. Bulu yang Indah

Bulu kucing himalaya tebal, halus, dan panjang. Bulunya ini menjadi salah satu daya tarik utama mengapa orang memiliki kucing ras ini sebagai peliharaannya.

Warna bulu yang bisa dimiliki oleh kucing ini antara lain abu-abu, cokelat, biru, hitam, merah, perak, dan masih banyak lagi.

Karena bulunya indah, artinya perawatannya pun harus ekstra. Mantelnya yang panjang dan halus membutuhkan perawatan harian secara rutin.

4. Bersifat Tenang Tapi Suka Bermain

Pada umumnya kucing himalaya merupakan kucing dengan kepribadian yang tenang. Ia akan berbaring di sampingmu atau bahkan meminta pangku ketika sedang mood.

Karena ketenangannya, ia bisa beradaptasi dengan perubahan rutinitas secara baik. Ia juga bisa bersahabat dengan siapa saja, termasuk orang baru yang belum pernah ia jumpai,

Walaupun begitu, bisa saja tiba-tiba ia “meledak” dan berlarian mengitari ruangan dan berguling sesuka hati. Jika mereka merasa bosan, bukan tidak mungkin mereka akan membuat kerusakan!

5. Harus Diajak Olahraga

Sebagai kucing ras dengan bulu yang indah, kamu harus memberikannya nutrisi terbaik. Jika tidak, makanya bulunya bisa rontok dan kelebihan berat badan.

Untuk menghindari hal ini, kamu juga perlu mengajaknya berolahraga secara aktif. Kucing himalaya suka bermain dengan pemiliknya seperti mengejar bola atau menyerang tikus-tikusan.

6. Lumayan Bergantung Pada Manusia

Kucing ini memiliki sifat yang lembut dan butuh kasih sayang. Oleh karenanya, mereka lumayan tergantung kepada pemiliknya.

Jangan kaget kalau mereka tiba-tiba menghampirimu dan meminta untuk dibelai dan dirawat. Mereka selalu mendambakan perhatian darimu.

7. Usia

Biasanya kucing himalaya akan hidup hingga usia 8 sampai 11 tahun, walaupun ada yang bisa bertahan hidup hingga 15 tahun. Selain karena takdir, usia panjang pada kucing ini bergantung pada bagaimana kamu merawatnya.

Kucing himalaya termasuk salah satu ras yang butuh perawatan rutin dengan biaya yang tidak sedikit. Kandungan nutrisi dan tingkat stres harus bisa kamu penuhi dengan memberikan makanan terbaik dan perhatian yang cukup.

Sejarah Kucing Himalaya

Sejarah Kucing Himalaya
sejarah kucing himalaya - petsfeed

Sudah sejak lama para peternak kucing menginginkan kucing persia dengan pola runcing yang dimiliki oleh kucing siam. Percobaan pertama dilakukan pada tahun 1924 oleh ahli genetika Swedia.

Baru di tahun 1930-an ras kucing seperti ini lahir di Harvard, Amerika Serikat, melalui upaya yang dilakukan oleh Marguerita Gorforth, Virginia Cobb, dan Dr. Clyde Keeler. Kucing himalaya pertama diberi nama Debutante.

Pada tahun 1935, peternak kucing dari Inggris melihat ras kucing baru ini (disebut himalaya) dan akhirnya memulai program pengembangbiakan di Inggris. Di sana, kucing ini sering dikenal dengan sebutan Colorpoint Longhair.

Perkembangbiakannya melambat ketika Perang Dunia II meletus. Setelah perang usai, upaya ini kembali dilanjutkan.

Walaupun begitu, kucing himalaya baru diakui sebagai salah satu ras kucing pada pertengahan tahun 1950 dan baru bisa menjadi peserta pertunjukan pada tahun 1960-an.

Karena himalaya sering disilangkan dengan persia, banyak asosiasi kucing memiliki aturan khusus untuk hibrida himalaya-persia ketika akan mengikuti suatu perlombaan.

Cara Merawat Kucing Himalaya

Cara Merawat Kucing Himalaya
cara merawat kucing himalaya - the happy cat site

Dengan karakteristik yang dimiliki, kucing himalaya sangat cocok untuk dipelihara di dalam rumah. SIfatnya yang bergantung pada pemiliknya membuatnya akan selalu meminta perhatian dari pemiliknya, sesuatu yang kadang tidak dimiliki oleh ras kucing lain.

Hanya saja, kucing ini tidak cocok untuk kamu yang tidak punya waktu untuk memberi perawatan setiap hari. Bulu mereka yang panjang dan halus mudah sekali kusut. Setidaknya, kamu harus menyisirnya setiap hari.

Selain itu, sebaiknya kucing himalaya juga dibawa ke salon hewan setiap beberapa bulan sekali untuk memastikan kesehatan dan kebersihan bulunya.

Beberapa pemilik memotong kuku kucing himalaya agar tidak merusak perabot yang ada di rumah. Rapikan cakarnya setiap beberapa minggu sekali. Sering juga periksa bagian telinga karena telinga runcingnya cukup rentan terhadap kotoran.

Kucing ini juga rentan terhadap hairball karena bulunya yang panjang dan halus mudah rontok. Untuk itu, kamu perlu berkonsultasi dengan dokter hewan untuk mengetahui makanan apa yang bisa mengurangi hal tersebut.

Kamu juga bisa memberikan vitamin bulu kucing untuk menjaga kesehatan bulunya dan menghindari kerontokan.

Harga Kucing Himalaya

Setelah membaca profil tentang kucing himalaya di atas, apakah Sobat Pintar semakin merasa mantap untuk memilikinya? Jika iya, PetPi akan kasih tahu berapa harganya.

Untuk anak kucing, rentang harganya adalah Rp650.000 sampai Rp1.800.000. Harga dipengaruhi dari usia, warna bulu, jenis kelamin, dan lain sebagainya.

Kalau kucing dewasa, harganya menjadi lebih mahal. Setidaknya kamu merogoh gocek antara Rp2.000.000 sampai Rp3.000.000. Biasanya, kucing yang dijual sudah pernah divaksin sehingga kamu tidak perlu memvaksinnya lagi.

Itulah tadi profil singkat mengenai kucing himalaya yang masih memiliki kedekatan dengan kucing persia.

Karena keunikan-keunikan yang dimiliki, kucing himalaya menjadi favorit beberapa pecinta kucing. Apakah kamu juga salah satunya?

Jika kamu suka dengan artikel PintarPet, jangan lupa bagikan artikel ini ke seluruh dunia dan follow juga Instagram @pintarpet untuk tahu informasi tentang Kucing terbaru lainnya!

Referensi Tulisan [ Tampilkan ]
  • https://www.hillspet.com/cat-care/cat-breeds/himalayan
  • https://www.kucingklik.com/harga-kucing-himalaya-terbaru/#Harga_Kucing_Ras_Himalaya_Asli
  • https://www.petfinder.com/cat-breeds/himalayan/
  • https://www.thesprucepets.com/himalayan-cat-breed-profile-4691062

Tentang Penulis

Saya adalah seorang penulis yang antusias dengan hewan peliharaan seperti kucing, reptil dan hewan peliharaan lainnya.

Suka dengan tulisan saya? Hubungi saya disini.

Komentar