Hari ini: Selasa, 01 Desember 2020
Kamis, 10 September 2020, 16:00 WIB

Kucing Cacingan Bikin Sengsara? Yuk Kenali Penyebab, Ciri-Ciri, dan Cara Mengobatinya

Kucing Cacingan Bikin Sengsara? Yuk Kenali Penyebab, Ciri-Ciri, dan Cara Mengobatinya

Cacingan menjadi masalah kesehatan umum pada kucing. Berikut PetPi ulas penyebab, ciri-ciri, dan cara mengobati kucing cacingan yang bisa kamu lakukan.

Walau dikenal sebagai hewan peliharaan yang rutin menjaga kebersihan dirinya, bukan berarti kucing terbebas dari berbagai masalah kesehatan, lho.

Nyatanya ada sejumlah permasalahan kesehatan yang umum terjadi, mulai dari kucing muntah, mata kucing berair, kutuan, hingga masalah kucing cacingan.

Cacingan adalah permasalahan umum yang bukan hanya terjadi pada kucing, melainkan juga pada hewan peliharaan lain, seperti anjing bahkan manusia sekalipun.

Banyak kalangan meyakini kalau kucing cacingan bisa sembuh sendiri. Namun dugaan ini keliru! Pada beberapa kondisi, cacingan bisa berakibat kematian apabila tidak ditangani secara tepat.

Nah pada artikel kali ini, PetPi bakal membahas mengenai kucing cacingan. Mulai dari penyebab, ciri-ciri, hingga cara mengobati sekaligus mengatasi agar tidak terjadi di masa mendatang.

Penyebab Kucing Cacingan dan Jenis Cacing yang Sering Menginfeksi

Penyebab Kucing Cacingan

Dr. Cathy Lund seperti dilansir dari laman PetMD.com menjelaskan kalau kucing peliharaan umumnya mengalami masalah cacingan sekali sepanjang hidupnya.

Risiko terjangkit cacing pun semakin besar apabila kucing peliharaan juga dibebaskan untuk berkeliaran di luar ruangan, yang mungkin tidak terjamin kebersihannya.

Interaksi dengan hewan terjangkit dan lingkungan yang kotor menjadi penyebab utama kucing cacingan.

Kucing peliharaan yang tidak sengaja menginjak kotoran hewan lain yang terjangkit dan menelannya saat membersihkan diri, kemungkinan besar sudah kontak dengan telur atau partikel cacing.

Pada beberapa kasus pula, kucing yang dibiarkan di luar juga berburu tikus yang sudah terjangkit telur dan larva cacing sehingga kemudian masuk ke dalam sistem pencernaannya, lho.

Selain mengetahui faktor penyebab kucing cacingan, kamu juga harus mengetahui beberapa jenis cacing yang mungkin menginfeksi peliharaanmu.

Adapun tiga jenis cacing yang umum menjangkiti kucing seperti pernyataan Dr. Travis Arndt seperti dilansir dari laman Petco.com adalah sebagai berikut.

  • Cacing pita; Jenis cacing pita pada kucing memiliki tubuh panjang dan datar yang terdiri dari segmen kecil berwarna putih. Kucing biasa tertular cacing pita karena menelan kutu atau tikus yang terjangkit, dan juga lingkungan yang kotor.
  • Cacing tambang; Jenis cacing tambang pada kucing umumnya menempel pada saluran usus. Karakteristik dari cacing tambang adalah memiliki panjang kurang dari 2,5 cm dan ramping seperti benang sehingga sulit dilihat.
  • Cacing gelang; Jenis cacing gelang pada kucing punya ukuran besar dan dapat terlihat pada kotorannya. Cacing gelang memiliki ukuran panjang 7,5-12,5 cm yang telur dan larvanya dapat menyebar melalui hewan pengerat atau susu induk kucing.

Ketiga jenis cacing di atas bukan hanya menjadi ancaman bagi kesehatan peliharaan, lho. Hal ini bersifat zoonosis, sehingga ada kemungkinan cacing pada kucing menular ke manusia atau hewan lainnya.

Ciri-Ciri Kucing Cacingan yang Tidak Bisa Disepelekan

Ciri Kucing Cacingan

Hampir semua jenis cacing pada kucing menyerang sistem pencernaan, sehingga ciri-ciri kucing cacingan dapat kamu amati melalui feses atau kotorannya.

Untuk jenis cacing berukuran cukup besar dan terlihat mata, seperti cacing gelang umumnya mudah diidentifikasi melalui hal ini.

Namun selain itu, kucing cacingan juga menunjukkan gejala-gejala lain yang bisa diamati sebagai berikut.

1. Perut Kembung dan Berat Badan Turun

Tanda kucing cacingan pertama dapat dilihat dari tubuhnya, di mana bagian perut umumnya membesar seperti kembung. Berbanding terbaling dengan bagian tubuh lain yang cenderung kurung.

Selain itu nafsu makan mereka juga biasanya berkurang dan menyebabkan penurunan berat badan di bawah batas normal kucing pada jenis dan usianya.

Baca Juga: Jangan Sepelekan, Ini Penyebab Kucing Muntah yang Harus Kamu Waspadai!

2. Bulu Kucing Terasa Kasar

Kalau biasanya kucing memiliki bulu yang panjang dan berkilau, maka saat terserang cacing umumnya bulu kucing tadi akan terlihat kusam dan terasa kasar saat kamu raba.

Selain kasar, bulu kucing juga kemungkinan akan mengalami kerontokan pada beberapa bagian, lho.

Hal ini disebabkan karena cacing dalam sistem pencernaan akan menyerap nutrisi penting dari makanan, yang pada akhirnya tidak tersalurkan ke bagian tubuh kucing, termasuk bulunya.

3. Diare dan Muntah

Kucing sehat memiliki kotoran dengan karakteristik padat, namun pada kucing cacingan kotoran akan menjadi lebih berair atau dikenal dengan istilah diare.

Diare pada kucing cacingan juga dapat ditandai dengan munculnya cacing pada kotorannya. Dalam kondisi parah, diare pada kucing bisa disertai dengan noda hitam yang berupa darah, lho.

Bukan hanya itu, diare juga bisa disertai dengan muntah yang disebabkan oleh cacing yang menginfeksi dan menyebabkan iritasi pada lambung mereka.  

4. Kelesuan Parah

Sulitnya mendapat asupan nutrisi dari makanan dan dehidrasi yang disebabkan oleh diare, tentu akan menyebabkan kelesuan parah pada kucing yang mengalami cacingan.

Kelesuan memang bisa saja merupakan akibat dari penyakit lain yang dialami oleh kucing. Makanya penting untuk mengidentifikasi ciri-ciri kucing cacingan lainnya, ya.

5. Menyeret Pantat ke Tanah

Kalau Sobat PetPi menganggap lucu perilaku kucing yang menyeret pantanya ke tanah, berarti kamu keliru! Pasalnya ini menjadi salah satu tanda kucing cacingan, lho.

Menyeret pantat ke tanah dikarenakan kucing merasa terganggu dan gatal pada bagian anus atau lubang duburnya. Jika tidak ditangani serius, perilaku ini bisa mengakibatkan iritasi.

Beginilah Cara Mudah Mengobati dan Mencegah Kucing Cacingan

Cara Mengatasi Kucing Cacingan

Beberapa ciri kucing cacingan yang sudah PetPi ulas di atas biasanya baru akan muncul saat serangan cacing sudah berada di tingkat parah yang tidak ditangani dengan segera.

Jika kamu menemukan tanda-tanda ini terjadi pada kucing peliharaan, berikut cara mengobati kucing cacingan sekaligus cara mencegahnya yang bisa dilakukan.

  • Segera bawa kucing cacingan ke dokter hewan terdekat untuk mendapatkan penanganan segera. Dokter hewan akan merekomendasikan beberapa resep obat, yang dapat berupa tablet, kapsul, maupun cairan.
  • Selanjutnya dokter hewan akan merekomendasikan untuk melakukan rawat jalan, di mana kucing harus rutin mendapat asupan obat sesuai dengan resepnya. Pastikan kamu memberikan asupan makanan dan minuman yang cukup, terutama jenis makanan yang membantu proses pemulihannya.
  • Lakukan pemeriksaan kembali pada waktu yang dijadwalkan agar dokter hewan dapat mengetahui perkembangan dari resep obat yang telah diberikan.
  • Kemudian cara mencegah kucing cacingan di masa mendatang adalah dengan rutin memberikan obat cacing. Salah satu jenis yang direkomendasikan adalah Drontal di mana bisa dikonsumsi 3-6 bulan sekali dengan dosis 1 tablet per 4 kilogram bobot tubuh kucing. Artinya jika kucing berbobot 2 kilogram dosisnya 1/2 tablet dan kucing berbobot 1 kilogram dosisnya 1/4 tablet.

Itulah sekilas ulasan mengenai masalah kucing cacingan, mulai dari penyebab, ciri-ciri, hingga langkah penanganan apabila menemuinya pada peliharaanmu.

Maka dari itu, sebagai pencegahan juga penting untuk selalu memperhatikan kebersihan tempat hidup kucing. Dan jangan lupa untuk rutin memberikan obat cacing, ya!

Perhatian: Informasi ini dihimpun dari beberapa sumber. Tim PintarPet tidak bertanggung jawab atas cidera, kematian, kerusakan atau kerugian langsung maupun tidak langsung, materil dan immateriil yang disebabkan oleh informasi yang kami berikan. Untuk informasi dan tindakan lebih lanjut, sebaiknya kamu bisa mengkonsultasikannya dengan dokter hewan terdekat.

Referensi Tulisan [ Tampilkan ]
  • https://icatcare.org/advice/worming-your-cat/
  • https://pets.webmd.com/cats/6-most-common-cat-health-problems
  • https://www.petco.com/content/petco/PetcoStore/en_US/pet-services/resource-center/health-wellness/Worms-in-Cats-Causes-Symptoms-Treatment.html
  • https://www.petmd.com/cat/parasites/worms-cats-everything-you-need-know
Share

Tentang Penulis

Saya adalah seorang penulis yang antusias dengan hewan peliharaan seperti kucing, reptil dan hewan peliharaan lainnya.

Suka dengan tulisan saya? Hubungi saya disini.

Komentar