Hari ini: Senin, 31 Maret 2025
Rabu, 11 Mei 2022, 23:45 WIB

Kucing Muntah Cacing? Inilah Penyebab dan Cara Mengobatinya!

Kucing Muntah Cacing? Inilah Penyebab dan Cara Mengobatinya!

penyebab kucing muntah cacing - pixabay

Apa penyebab kucing muntah cacing? Penyebabnya biasanya dikarenakan kucing mengkonsumsi makanan yang dihinggapi oleh larva cacing. Selengkapnya di sini ya

Sobat Pintar, ada banyak sekali penyebab kucing muntah cacing dimana biasanya yang paling utama adalah terjangkit dari kutu. Kenapa kutu? Jawabannya adalah karena cacing ditularkan pada kucing melalui kutu yang masuk ke dalam pencernaannya. 

Sama seperti manusia, kucing juga dapat terkena penyakit cacingan. Salah satu infeksi yang paling umum terjadi pada kucing itu adalah infeksi cacing gelang.

Terdapat dua spesies cacing gelang yang dapat menginfeksi kucing, yaitu Toxascaris leonine dan Toxocara cati. Keduanya memiliki bentuk bulat, panjangnya mencapai empat inci dan memiliki warna kecoklatan mirip seperti spaghetti. 

Untuk lebih jelasnya, berikut ini PetPi sudah siapkan ulasan lengkap mengenai kucing muntah cacing gelang, mulai dari gejala, penyebab hingga cara untuk mengobatinya.

Follow Instagram @PintarPet untuk lebih tahu tentang Kucing lainnya!
>> FOLLOW DISINI

Jenis Cacing Gelang Yang Menginfeksi Kucing

Penyebab Kucing Muntah Cacing
jenis cacing gelang yang menginfeksi kucing - pixabay

Terdapat dua jenis cacing gelang yang ada di dalam tubuh kucing. Walaupun keduanya terlihat dan bersifat mirip, tetapi masing-masingnya mempunyai siklus hidup yang tidak sama. 

Apa sajakah perbedaannya? Mari lihat di bawah ini.

1. Cacing Gelang Toxocara Cati

Jenis cacing yang satu ini terlihat umum, khususnya di anak kucing sama anak kucing bisa menelan larva dari susu induknya. Induk dan anak kucing pun bisa menelan telur sapa memakan binatang pengerat ataupun pembawa lainnya misalnya cacing tanah atau kumbang yang pelapor infeksi oleh Toxocara cati.

Telur tersebut menetas menjadi larva pada sistem pencernaan di dalam tubuh kucing.

2. Cacing Gelang Toxascaris Leonine

Untuk jenis cacing gelang ini sangat jarang ditemukan dan biasanya ditemukannya pada anjing atau kucing yang sudah berumur tua. Toxascaris leonine ini jarang sekali menginfeksi manusia. Lalu, jenis cacing ini juga mempunyai siklus hidup dengan lebih mudah dibandingkan dengan Toxocara cati.

Telur ditumpahkan pada kotoran dan sesudah tertelan, cacing ini akan berkembang dan berubah menjadi cacing dewasa pada usus dan tidak butuh bermigrasi, sehingga akhirnya memproduksi lebih banyak telur Toxascaris leonine. Telurnya akan infektif sesudah beberapa hari, bahkan minggu ada di lingkungan tersebut.

Lalu, untuk binatang pengerat pun bisa terinfeksi oleh Toxascaris leonine ini, dan kucing bisa terinfeksi sebab memakan binatang pengerat tersebut yang sudah terinfeksi.

Setelah Sobat Pintar mengetahui apa saja jenis-jenis cacing gelang yang menginfeksi kucing kesayangan, maka kamu sudah bisa lanjut ke penjelasan selanjutnya yakni tanda-tanda serta gejala infeksi cacing gelang pada kucing berikut ini.

Gejala Kucing Muntah Cacing Gelang

Gejala Muntah Cacing Pada Kucing
gejala muntah cacing pada kucing - wagwalking

Seperti cacing pita dan cacing tambang, cacing gelang pun merupakan parasit di usus yang biasanya terdapat pada kucing dan hewan peliharaan lainnya. Cacing yang satu ini dapat berpindah ke usus kucing dengan tujuan untuk mengambil nutrisi dari makanan kucing.

Telur cacing ini akan dideteksi menggunakan mikroskop pada pemeriksaan secara berkala sampel kotoran. Perbedaan jenis cacing gelang bisa dilihat dari bentuk telurnya.

Saat cacing gelang dewasa muncul dalam kotoran atau muntah kucing, diagnosisnya sangat sederhana dan bisa dilakukan dengan sangat cepat. Istilah medis untuk penyakit ini yaitu ascariasis.

Selanjutnya, cacing gelang yang ada di tubuh kucing bisa dilihat dengan sejumlah tanda-tanda berikut, walaupun mungkin gejalanya hanya muncul saat kucing terkena infeksi berat saja. 

Di bawah ini adalah beberapa gejala atau tanda infeksi cacing gelang pada kucing, seperti:

  • Adanya cacing pada muntah kucing.
  • Kucing akan mengalami diare.
  • Pada kotoran kucing terdapat cacing.
  • Batuk karena perpindahan larva melalui paru-paru.
  • Perut kucing akan membuncit.
  • Bulunya terlihat lebih kusam.
  • Berat badan kucing tidak naik dan bahkan menurun terus.

Pada infeksi yang berat, parasit ini bisa mengakibatkan penyumbatan pada usus dan akan mengakibatkan kucing kesakitan yang diiringi dengan lesu dan sering muntah menjadi gejala awalnya.

Penyebab Kenapa Kucing Muntah Cacing Gelang

Penyebab Muntah Cacing Pada Kucing
penyebab muntah cacing pada kucing - thesprucepets

Kucing menelan larva cacing ini bisa dengan berbagai cara, yaitu karena memakan telurnya, air susu dari induk kucing, atau memakan binatang lain seperti kumbang maupun binatang pengerat yang didalam tubuh binatang tersebut telah ada larva dari cacing gelang ini.

Selain itu, larva cacing yang masuk dalam tubuh kucing dan menetas ini akan berpindah melewati jaringan tubuh, dengan beberapa besarnya hingga ke paru-paru, di mana cacing ini naik ke atas tenggorokan dan batuk lalu termakan.

Sesudah termakan, kemudian larva berkembang berbentuk cacing gelang dewasa dalam usus. Hal tersebut menghasilkan telur cacing yang banyak dan dikeluarkan pada kotoran.

Telur hanya infektif sesuda 2 hingga 4 minggu pada lingkungannya. Telurnya juga kuat dan bisa tetap infektif hingga berbulan-bulan sampai bertahun-tahun. Terkadang larva menghentikan perpindahan mereka pada hati, sehingga mereka masuk dalam kondisi tidak aktif.

Untuk kucing yang sedang hamil, larva tersebut menjadi sangat aktif kembali, dan larva bisa disekresikan dalam susu sesudah lahir.

Selain itu, larva pun bisa mengakibatkan infeksi cacing gelang aktif pada usus induk kucing, sehingga ia mengeluarkan banyak sekali telur yang bisa menginfeksi induk dan akan kucing.

Cara Mengobati Kucing Muntah Cacing Gelang

Cara Mengobati Muntah Cacing Pada Kucing
cara mengobati muntah cacing pada kucing - catcareofvinings

Terdapat beberapa obat yang bisa kamu berikan untuk mengobati kucing muntah yang disebabkan oleh cacing gelang. Biasanya dokter hewan bisa membantu kamu memilih obat untuk kucingmu dengan tepat.

Namun, obat tersebut hanya dapat berpengaruh untuk cacing gelang dewasa, sehingga obat tersebut harus diulang 2 sampai 3 jam.

Jumlah perawatan yang dibutuhkan tergantung dengan keadaan dan umur kucing yang akan dilihat oleh dokter. Apabila kucing kamu sedang hamil, maka datanglah ke dokter hewan guna memperoleh saran mengenai pemberian obat cacing untuk induk dan anak kucing.

Biasanya sesudah diberikan obatnya, kucing juga akan diberikan obat bulanan yang dibuat untuk mengendalikan parasit dan cacing sehingga bisa mencegah infeksi cacing gelang yang berulang dan berkelanjutan.

Pilihan obat akan diberikan oleh dokter. Apabila kucing kamu tidak mengikuti pencegahan ini, maka dokter hewan akan memberikan obat cacing secara rutin guna mencegah cacing gelang masuk ke tubuh kucing kamu.

Itu tadi beberapa penyebab kucing muntah cacing yang harus kamu ketahui dan jangan lupa untuk membersihkan kotoran dan mencegahnya mengkonsumsi binatang pengerat agar ia tidak terinfeksi cacing lagi, ya Sobat Pintar!

Jika kamu suka dengan artikel PintarPet, jangan lupa bagikan artikel ini ke seluruh dunia dan follow juga Instagram @pintarpet untuk tahu informasi tentang Kucing terbaru lainnya!

Baca juga artikel menarik berikut:

Perhatian: Informasi ini dihimpun dari beberapa sumber. Tim PintarPet tidak bertanggung jawab atas cidera, kematian, kerusakan atau kerugian langsung maupun tidak langsung, materiil dan immateriil yang disebabkan oleh informasi yang kami berikan. Untuk informasi dan tindakan lebih lanjut, sebaiknya kamu bisa mengkonsultasikannya dengan dokter hewan terdekat.

Referensi Tulisan [ Tampilkan ]
  • https://www.kompas.com/homey/read/2021/09/12/111500676/cacing-gelang-pada-kucing--penyebab-gejala-dan-cara-menanganinya?page=all
  • https://www.merdeka.com/jatim/penyebab-kucing-cacingan-dan-cara-mengobatinya-dengan-benar-kln.html

Tentang Penulis

Saya adalah seorang penulis yang antusias dengan hewan peliharaan seperti burung, amfibi dan juga hewan peliharaan lainnya.

Suka dengan tulisan saya? Hubungi saya disini.

Komentar