Hari ini: Jumat, 18 Juni 2021
Selasa, 12 Januari 2021, 10:00 WIB

Kenapa Kucing Muntah Darah? Ini Penyebab, Ciri-Ciri, dan Cara Mengobatinya!

Kenapa Kucing Muntah Darah? Ini Penyebab, Ciri-Ciri, dan Cara Mengobatinya!

kucing muntah darah - wilderness cat

Kucingmu tiba-tiba memuntahkan darah? Tenang, jangan panik, berikut ini adalah penyebab dan cara mengobati kucing muntah darah yang bisa kamu lakukan

Apa yang akan kamu lakukan jika kucingmu tiba-tiba memuntahkan darah dari mulutnya? Pasti kamu akan langsung panik dan mungkin segera membawanya ke dokter hewan.

Muntah darah merupakan salah satu kondisi medis serius yang harus segera mendapatkan penanganan. Ada banyak penyebab kucing muntah darah, sehingga kamu membutuhkan konsultasi dengan dokter hewan untuk menentukan metode penanganan yang tepat.

Oleh karena itu, kamu harus tahu beberapa hal mengenai kucing muntah darah, mulai dari penyebab, ciri-ciri, hingga cara mengobatinya!

Ciri-Ciri Kucing Muntah Darah

Ciri Ciri Kucing Muntah Darah
ciri ciri kucing muntah darah - uniquely cats

Muntah darah pada kucing (disebut juga sebagai hematemesis) sebenarnya jarang terjadi. Walaupun begitu, bukan berarti kucingmu tidak mungkin mengalaminya.

Muntah darah memiliki dua tampilan yang berbeda. Kucing muntah darah segar jika darah berasal dari kerongkongan, perut, atau bagian atas usus kecil. Warna darahnya akan tampak seperti garis-garis merah cerah.

Jika darah berasal dari saluran pencernaan, kemungkinan darah akan muncul seperti bubuk kopi. Hal ini dikarenakan darah dicerna sebagian sebelum keluar dari tubuh kucing.

Pada umumnya, gejala muntah darah diiringi tanda-tanda lain seperti kelelahan, kurang nafsu makan, sesak napas, demam, kejang, kotorannya abnormal, hingga mengalami diare.

Perhatikan kotorannya baik-baik. Apabila ada darah yang menempel, kemungkinan darah tersebut berasal dari usus besar. Jika cenderung lengket, kemungkinan berasal dari bagian atas saluran usus atau lambung.

Penyebab Kucing Muntah Darah

Penyebab Kucing Muntah Darah
penyebab kucing muntah darah - iams

Jika ditelusuri, kucing muntah darah disebabkan oleh banyak sekali faktor. Kabar buruknya, kebanyakan penyebabnya merupakan gejala dari penyakit yang lebih serius.

Jadi, apa saja penyebab kucing memuntahkan darah?

Follow Instagram @PintarPet untuk lebih tahu tentang Kucing lainnya!
>> FOLLOW DISINI

1. Gastrointestinal Ulcers

Seperti manusia, kucing juga bisa mengalami luka terbuka pada selaput lendir yang melapisi kerongkongan atau perutnya. Penyakit ini disebut sebagai gastrointestinal ulcers yang sebenarnya jarang terjadi pada kucing.

Penyakit ini kerap dikaitkan dengan tumor pada kucing. Hanya saja, penyebab pastinya masih belum diketahui. Ciri lain dari penyakit ini adalah hilangnya nafsu makan, gusi terlihat pucat, lesu, kotoran kucing berwarna hitam yang kadang disertai diare berdarah.

Jadi jika kucingmu muntah dan mencret, bisa jadi kucingmu terkena penyakit ini. Kamu disarankan segera membawanya ke dokter hewan untuk mendapatkan perawatan khusus

2. Menelan Racun Tikus

Tikus merupakan hewan pengerat yang kerap menyusahkan kita. Oleh karena itu tak jarang kita memberi racun tikus untuk membuatnya mati. Hanya saja, terkadang kucing kita tidak mengetahui hal ini sehingga ia menelan racun tikus.

Tidak hanya itu, bisa saja kucingmu menelan tikus yang sudah memakan racun tikus. Tidak hanya mengalami muntah darah, kucingmu juga akan kesulitan bernapas, kurang nafsu makan, lesu, hingga dehidrasi yang berlebihan.

Ketika akan membawa kucingmu ke dokter hewan, sebisa mungkin sempatkan untuk membawa sampel muntahannya agar bisa diperiksa.

Dokter hewan mungkin akan melakukan tes darah dan urin untuk memastikan seberapa banyak kadar racun tiku yang ada di dalam tubuh kucing.

3. Inflammatory Bowel Disease (IBD)

Kucing muntah darah dan tidak mau makan? Bisa jadi ia terkena penyakit Inflammatory Bowel Disease (IBD) atau penyakit radang usus!

Meskipun penyebab pastinya belum diketahui, sebagian besar ahli percaya bahwa penyakit ini terjadi karena alergi makanan pada usus. IBD merupakan kondisi kronis yang artinya dokter hewan pun belum bisa menyembuhkannya.

Walaupun begitu, mereka masih dapat mengatasi gejala-gejala yang diderita kucing. Dokter hewan mungkin akan melakukan pemeriksaan darah untuk menguji fungsi organ dan kadar vitamin B pada kucing sebelum memulai pengobatan IBD.

Kucing yang menderita penyakit ini akan menunjukkan gejala lain seperti diare, penurunan berat badan, kotoran berdarah, hingga nafsu makan berkurang.

4. Panleukopenia

Feline panleukopenia sangat erat kaitannya dengan canine parvovirus karena merupakan penyakit virus kucing yang sangat menular dan mengancam jiwa si kucing.

Kucing yang memuntahkan darah bisa saja terjangkit penyakit ini. Untungnya, penyakit ini telah memiliki vaksin sehingga kamu bisa melakukan pencegahan sejak dini.

Jika kucingmu belum sempat divaksin dan sudah mengalami muntah darah karena penyakit ini, dokter hewan akan merawat kucingmu dengan metode khusus.

5. Heartworm

Seringnya infeksi heartworm ditemukan pada anjing. Ternyata, kucing pun bisa terinfeksi parasit yang mematikan ini! Penyakit yang disebabkan oleh parasit ini sering disebut sebagai Heartworm Associated Respiratory Disease (HARD).

Muntah darah hanya menjadi salah satu gejalanya. Lainnya adalah batuk, serangan asma, kehilangan nafsu makan, hingga penururan berat badan.

Untungnya, kucing memiliki daya tahan yang lebih baik dari penyakit ini jika dibandingkan dengan anjing. Dokter hewan biasanya akan melakukan tes antigen dan tes antibodi untuk memeriksa apakah ada cacing dewasa di dalam tubuh kucing.

6. Adanya Benda Asing di Saluran Pencernaan

Adanya benda asing di dalam sistem pencernaan kucing ternyata juga bisa membuat mereka muntah darah. Benda seperti tali dan benang kerap tertelan dan menyebabkan peradangan usus atau yang paling parah perforasi (lubang atau luka) pada usus.

Benda asing juga bisa menyebabkan kucing mengalami penyumbatan usus. Akibatnya, mereka akan muntah ketika makanan yang mereka telah mencapai bagian usus yang tersumbat.

Untuk memastikan apakah ada benda asing di dalam saluran pencernaan, kamu harus membawa kucingmu ke dokter hewan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kucingmu akan dirontgen dan bila perlu akan dilakukan operasi untuk mengambil benda asing tersebut.

7. Penyebab Lainnya

Ada beberapa penyebab kucing muntah darah lainnya yang perlu kamu ketahui. Efek dari pengobatan yang sedang ia jalani, radang gusi, adanya trauma ke esofagus, penyakit pernapasan, kondisi pembekuan darah, dan lain sebagainya.

Muntah darah juga kerap dikaitkan dengan penyakit kanker tertentu, terutama jika tumor berdarah. Jika kucingmu muntah darah karena kanker, tentu penanganannya juga berbeda.

Ada beberapa opsi yang bisa dilakukan tergantung tingkat keparahan kanker, mulai dari pembedahan, kemotrapi, hingga pengobatan radiasi.

Cara Mengobati Kucing Muntah Darah

Cara Mengobati Kucing Muntah Darah
cara mengobati kucing muntah darah - love to know cat

Pendarahan yang berasal dari saluran usus bisa menyebabkan kematian, tergantung dari penyebab dan seberapa banyak kucing kehilangan darah. Kamu perlu tahu kalau kehilangan darah yang parah dapat menyebabkan masalah serius pada organ kucing.

Lantas, kucing muntah darah apa obatnya? Kamu sangat tidak direkomendasikan untuk mengobati kucing muntah darah secara mandiri, apalagi hanya bermodalkan informasi dari Google.

Karena muntah darah merupakan gejala yang serius, kamu harus segera membawanya ke dokter hewan terdekat.

Dokter hewan akan melakukan serangkaian tes untuk menentukan seberapa parah darah yang hilang dari kucing, kemampuan kucing untuk membentuk gumpalan darah secara normal, dan mengidentifikasi sumber pendarahan.

Jangan kaget kalau kucingmu akan menjalani beberapa prosedur seperti menghitung jumlah sel darah, analisis kotoran, sinar-X, dan tes lain yang dianggap bisa mengidentifikasi kenapa kucingmu muntah darah.

Itulah beberapa informasi seputar kucing yang muntah darah, mulai dari ciri-ciri yang harus kamu perhatikan, apa saja penyebabnya, hingga cara mengobatinya.

Meskipun jarang terjadi pada kucing, bukan berarti kamu bisa lengah, ya! Jangan sampai kucing muntah darah dan mati, sebagai pemiliknya kamu pasti akan merasa kehilangan!!

Jika kamu suka dengan artikel PintarPet, jangan lupa bagikan artikel ini ke seluruh dunia dan follow juga Instagram @pintarpet untuk tahu informasi tentang Kucing terbaru lainnya!

Perhatian: Informasi ini dihimpun dari beberapa sumber. Tim PintarPet tidak bertanggung jawab atas cidera, kematian, kerusakan atau kerugian langsung maupun tidak langsung, materiil dan immateriil yang disebabkan oleh informasi yang kami berikan. Untuk informasi dan tindakan lebih lanjut, sebaiknya kamu bisa mengkonsultasikannya dengan dokter hewan terdekat.

Referensi Tulisan [ Tampilkan ]
  • https://wagwalking.com/cat/condition/vomiting-blood
  • https://www.banfield.com/pet-healthcare/additional-resources/article-library/emergency-care/cat-vomiting-blood
  • https://www.thesprucepets.com/vomiting-blood-in-cats-4767432
Share

Tentang Penulis

Saya adalah seorang penulis yang antusias dengan hewan peliharaan seperti kucing, reptil dan hewan peliharaan lainnya.

Suka dengan tulisan saya? Hubungi saya disini.

Komentar