Hari ini: Selasa, 01 Desember 2020
Rabu, 04 November 2020, 10:00 WIB

Kenapa Kucing Muntah Kuning? Yuk Kenali Penyebab dan Cara Mengobatinya

Kenapa Kucing Muntah Kuning? Yuk Kenali Penyebab dan Cara Mengobatinya

Kenapa kucing muntah kuning? - wagwalkingweb

Informasi penyebab kucing muntah kuning tidak nafsu makan yang perlu diwaspadai. Yuk, kenali cara mengobati kucing muntah kuning tepat dan mudah di sini!

Sebagai seorang pecinta kucing, mungkin kamu khawatir kalau hewan peliharaanmu tersebut sedang mengalami masalah kesehatan. Salah satunya adalah muntah pada kucing.

Muntah seringkali diartikan sebagai suatu reaksi yang umum ketika kucing mengeluarkan isi lambung secara paksa melalui mulut.

Karakteristik muntah kucing pun beragam apabila dilihat dari warnanya, mulai dari dari yang berwarna putih dan berbusa, bening, coklat, merah muda, hingga kuning.

Dari sekian tipe tersebut, kucing muntah kuning jadi salah satu yang paling banyak ditemui dan membuat para pemilik kucing menjadi khawatir akan kesehatan peliharaannya.

Nah, pada pembahasan kali ini akan dibahas kenapa kucing muntah kuning dan cara mengobati sekaligus pencegahannya yang bermanfaat untuk kucing peliharaanmu.

Kenapa Kucing Muntah Kuning?

Penyebab Kucing Muntah Kuning
Penyebab kucing muntah kuning - Accesiblenet

Dilansir dari jurnal yang diterbitkan PetMD, secara umum penyebab kucing muntah karena adanya sesuatu yang mengiritasi lambung dan membuat sistem pencernaan terhambat.

Tindakan muntah pada kucing sendiri, sering ditandai dengan kontraksi perut yang kuat serta kepala yang berayun-ayun.

Untuk mengetahui kenapa kucing muntah kuning dan disertai dengan gejala lain, simak dulu beberapa penyebabnya sebagai berikut.

1. Kesalahan Pola Makan

Salah satu penyebab paling umum yang menyebabkan kucing muntah kuning tidak nafsu makan terdapat pada kesalahan pola makan yang diberikan padanya.

Makanan kucing yang kurang berkualitas bisa saja mengandung produk samping hewani, seperti tulang dan organ dalam yang mungkin juga berbahaya bagi kesehatan kucing.

Selain itu bahan tambahan pada  komposisi makanan kucing bisa membuat kondisi pencernaan jadi lebih sensitif, misal pengemulsi dan pewarna yang menyebabkan peradangan dan berakhir muntah.

Apakah kamu pernah memberikan produk susu sapi pada kucing peliharaan? Ternyata, kucing tidak memiliki enzim yang berfungsi dalam memecah gula pada susu sapi.

Pemberian susu sapi pada kucing pada umumnya juga akan menimbulkan masalah pencernaan, mulai dari muntah hingga diare.

Baca Juga: Jangan Sembarang Tempat, Ini 8 Tempat Menaruh Litter Box Kucing yang Benar

2. Makan Terlalu Cepat

Lalu proses makan yang terlalu cepat juga berpotensi membuat kucing memuntahkan makanan yang masuk melalui mulut ke lambung mereka.

Apalagi jika kamu sebagai pemilik kucing memberikan porsi makanan dalam jumlah besar dan hewan peliharaanmu tersebut langsung melahapnya dalam jumlah banyak.

Ada baiknya untuk mengontrol porsi makanan agar kucing bisa makan secara perlahan. Sehingga sistem pencernaan kucing dapat mengolah makanan yang masuk secara tepat.

3. Konsumsi Benda Asing

Kucing dikenal sebagai hewan yang memiliki rasa penasaran yang tinggi sehingga bisa saja memasukkan benda asing ke dalam mulut dan memakannya.

Saat benda asing ini masuk ke dalam sistem pencernaan, maka reaksi yang umum dan wajar dilakukan oleh kucing adalah muntah.

Jika kucing muntah dan berhasil mengeluarkan benda asing yang masuk biasanya terjadi hanya sekali.

Namun jika terjadi berulang kali dan benda asing tak kunjung keluar, mungkin kamu harus segera menghubungi dokter hewan terdekat.

4. Kondisi Empedu Normal

Kucing muntah kuning mungkin akan membuat kamu sebagai pemilik merasa sangat khawatir, kan? Padahal kondisi muntah berwarna kuning merupakan hal yang cukup wajar.

Warna kuning pada muntah kucing disebabkan oleh empedu yang menghasilkan cairan berwarna kuning atau hijau dan bercampur dalam makanan.

Fungsi cairan empedu adalah menghancurkan lemak yang tidak diperlukan oleh tubuh kucing, sehingga dalam kondisi normal kotoran kucing akan berwarna kuning.

Hal inilah yang membuat makanan yang sudah diproses oleh empedu dan dikeluarkan kembali oleh kucing lewat muntahan, umumnya juga berwarna kuning.

5. Keracunan

Penyebab kucing muntah berikutnya adalah keracunan yang mirip dengan poin sebelumnya.

Keracunan pada kucing pun bisa terjadi karena beberapa faktor, mulai dari makanan, benda, dan lingkungan di sekitarnya bisa menyebabkan hal ini terjadi.

Misal pemilik kucing kurang berhati-hati dalam meletakkan benda beracun seperti pestisida dan pembersih rumah tangga. Jika benda ini tertelan, kemungkinan besar kucing akan muntah.

Bisa jadi juga ada tipe tanaman di dalam rumah yang tidak sengaja dikonsumsi kucing dan bisa menyebabkan keracunan. Maka penting bagi kamu untuk mengawasi aktivitas kucing selama di rumah.

Baca Juga: 7 Pilihan Makanan Kucing Kampung yang Murah dan Mudah Didapatkan

6. Mual Pasca Operasi

Kucing yang baru saja mengalami operasi biasanya akan menunjukkan gejala mual dan muntah akut.

Tidak perlu panik, karena hal ini merupakan reaksi wajar dan akan mereda seiring dengan efek obat-obatan dan anestesi yang kian menurun pada kucing pasca operasi.

Untuk mengurangi gejala kucing muntah kuning tidak nafsu makan ini, dokter hewan akan meresepkan obat antimual untuk mempercepat proses penyembuhannya.

7. Infeksi Bakteri dan Parasit

Sama seperti manusia, kucing peliharaan tidak luput dari infeksi bakteri maupun parasit yang ditularkan dari lingkungan sekitar, misal melalui air, sumber makanan, atau kucing lainnya.

Selain menyebabkan kucing muntah kuning, infeksi ini biasanya diikuti gejala lain seperti kucing menjadi tidak nafsu makan, lemas, kucing mencret atau diare, dan sebagainya.

Secara umum, infeksi kucing akibat bakteri dan parasit disebabkan oleh bakteri Salmonella atau cacing tambang yang sebenarnya dapat kamu cegah dengan mudah.

Misal menjaga selalu kebersihan lingkungan, makanan, dan minuman kucing dapat menjadi langkah pertama yang bisa dilakukan.

Lalu untuk kucing cacingan, bisa juga mencegahnya dengan rutin memberikan obat cacing seperti Drontal yang dapat dikonsumsi 3-6 bulan sekali.

8. Virus Panleukopenia

Hal lain yang bisa menjadi penyebab kenapa kucing muntah kuning adalah virus panleukopenia yang disebabkan oleh infeksi feline parvovirus.

Gejala yang diakibatkan oleh infeksi virus panleukopenia mulai dari kucing muntah kuning tidak nafsu makan, berkurangnya energi, badan lemas, hingga disertai diare.

Virus panleukopenia ini cenderung sangat menular antarkucing dan berisiko kematian, terutama pada anak kucing dan kucing dengan sistem kekebalan yang minim.

Jika menemukan gejala infeksi virus panleukopenia, sebaiknya segera bawa kucing ke dokter hewan untuk mendapatkan penanganan lebih cepat.

Sebagai bentuk pencegahan, kamu juga perlu melakukan vaksin kucing untuk mencegah timbulnya infeksi di masa mendatang.

9. Penyakit

Penyebab kenapa kucing muntah kuning yang terakhir akibat penyakit radang usus atau inflammatory bowel disease (IBD), termasuk seperti gastritis, pankreatitis, enteritis, dan kolitis.

Kondisi ini berhubungan dengan peradangan kronis yang terjadi pada sistem pencernaan kucing. Apabila tidak ditangani secara cepat dan serius tentu akan berbahaya untuk nyawa peliharaanmu.

Cara Mengobati dan Mencegah Kucing Muntah Kuning

Kucing Muntah Kuning
Cara mengobati kucing muntah kuning - animalhaven

Anda  tidak perlu panik jika menemukan kucing muntah hanya sekali dalam satu waktu dan tidak menunjukkan gejala penyakit lainnya.

Adapun langkah dan cara mengobati kucing muntah kuning yang bisa kamu lakukan sebagai berikut.

  1. Segera jauhkan kucing yang muntah dengan kucing lainnya, hal ini untuk mencegah terjadinya penularan penyakit antarpeliharaanmu.
  2. Jangan berikan makanan dan air pada kucing selama 12-24 jam. Hal ini guna melihat perkembangan kesehatannya, jika kucing minta makanan dan mengeong tandanya dia sudah pulih kembali.
  3. Perlahan berikan air untuk mengurangi efek dehidrasi dan pilih makanan kucing yang hambar dan lembut terlebih dulu (wet food).
  4. Jika kucing muntah tidak nafsu makan dan menunjukkan gejala lain, seperti muntah berkelanjutan dan lemas segera bawa ke dokter hewan untuk penanganan lebih lanjut.

Beruntunglah bagi kamu yang memiliki kucing peliharaan yang tidak membutuhkan penanganan serius ketika mengalami muntah kuning atau mungkin kucing Anda dalam keadaan baik-baik saja.

Namun tidak ada salahnya juga untuk melakukan langkah pencegahan agar terhindar dari kejadian ini, kan? Maka dari itu kamu bisa ikuti cara mencegah kucing muntah kuning seperti berikut.

  1. Lakukan pemeriksaan rutin (check-up) pada kucing peliharaan setiap setahun sekali ke dokter hewan terdekat.
  2. Lakukan pengaturan pola makanan kucing dengan kualitas tinggi dan lihat komposisinya terlebih dulu sebelum memberikannya pada peliharaanmu.
  3. Jauhkan benda-benda kecil yang kemungkinan menjadi sarana bermain kucing dan punya risiko tertelan, seperti benang, pita, ikat rambut, dan lainnya.
  4. Letakkan tanaman, bahan kimia, makanan manusia, dan pestisida rumahan di lokasi yang jauh dari jangkauan kucing.

Nah, itulah tadi beberapa penyebab sekaligus cara mengobati dan langkah pencegahan kucing muntah kuning yang bisa Anda lakukan dengan mudah.

Jaga kesehatan hewan peliharaanmu dengan mengatur pola makannya dan jangan lupa pantau aktivitasnya. Semoga bermanfaat!

Terbit pada: Minggu, 06 September 2020, 10:00 WIB

Perhatian: Informasi ini dihimpun dari beberapa sumber. Tim PintarPet tidak bertanggung jawab atas cidera, kematian, kerusakan atau kerugian langsung maupun tidak langsung, materil dan immateriil yang disebabkan oleh informasi yang kami berikan. Untuk informasi dan tindakan lebih lanjut, sebaiknya kamu bisa mengkonsultasikannya dengan dokter hewan terdekat.

Referensi Tulisan [ Tampilkan ]
  • https://dokterhewan.co.id/detailpost/penyebab-kucing-muntah-kuning
  • https://www.honestpaws.com/blog/cat-vomiting/
  • https://www.petmd.com/cat/emergency/common-emergencies/e_ct_vomiting
  • https://www.thesprucepets.com/cat-throwing-up-yellow-liquid-4843491
Share

Tentang Penulis

Saya adalah seorang penulis yang antusias dengan hewan peliharaan seperti kucing, reptil dan hewan peliharaan lainnya.

Suka dengan tulisan saya? Hubungi saya disini.

Komentar