Hari ini: Kamis, 16 September 2021
Jumat, 04 Desember 2020, 16:00 WIB

Obesitas Pada Kucing: Ciri-ciri dan Bahayanya Jika Kucingmu Mengalami Gangguan Ini

Obesitas Pada Kucing: Ciri-ciri dan Bahayanya Jika Kucingmu Mengalami Gangguan Ini

Obesitas pada kucing - cat time

Buat kamu yang punya kucing terlalu gemuk haruslah mewaspadai obesitas pada kucing yang bisa mengganggu kesehatannya. Berikut ini adalah pembahasannya

Banyak pemilik hewan peliharaan yang menginginkan peliharaannya terlihat sehat. Salah satunya dengan cara memberi makan yang banyak supaya badannya tetap gemuk dan sehat.

Alasannya pun berbeda-beda, ada yang menginginkan hewan tersebut gempal karena enak untuk dipeluk sampai tingkah lakunya yang gemas jika badannya gemuk.

Salah satu hewan yang sering “dibuat”gemuk oleh majikannya adalah kucing. Jenis kucing yang gemuk akan terlihat semakin lucu karena badannya yang seakan-akan memanggil untuk dipeluk.

Tapi tahukah kamu kucing yang berbadan gemuk berlebihan akan menimbulkan bahaya pada dirinya?

Nah, kau harus berhati-hati ya sobat pintar untuk memberi asupan makanan untuk kucingmu. Banyak penyakit yang bisa timbul yang diakibatkan oleh badan yang obesitas tadi.

Kali ini PetPi akan memberikan informasi tentang obesitas pada kucing yang meliputi ciri-ciri, bahaya obesitas pada kucing dan cara mengatasinya berikut ini.

Ciri-Ciri Kucing Obesitas

Ciri-ciri Obesitas Pada Kucing
ciri-ciri obesitas pada kucing - world best cat litter

Bukan hanya terlihat dari badannya saja yang terlalu gemuk, namun ciri-ciri obesitas pada kucing itu sangat beragam. Ada yang beberapa yang perlu diperhatikan saat kucingmu terlihat kegemukan. Berikut ini adalah ciri-ciri obesitas pada kucing.

Follow Instagram @PintarPet untuk lebih tahu tentang Kucing lainnya!
>> FOLLOW DISINI

Kesulitan Bernapas dan Cepat Lelah

Ciri-ciri kucing obesitas yang pertama adalah mengalami kesulitan bernafas. Kucing yang obesitas cenderung kesulitan bernapas yang ditandai dengan suara dengkuran keras saat ia mencoba bernapas.

Karena kucing lebih mudah lelah, maka dari itu ia cenderung menghabiskan waktu untuk tidur sepanjang harinya. 

Kulit sedikit Berminyak dan Berketombe

Sulit bagi kucing obesitas untuk bergerak dan melakukan grooming untuk membersihkan bulunya sendiri.

Kondisi ini membuat kulit dan bulunya tidak terawat dan pada akhirnya akan menimbulkan banyak ketombe dan sedikit berminyak.

Mengalami Gangguan Saluran Kencing

Lagi-lagi, saat kucing mengalami obesitas, semua yang dilakukan seakan-akan serba salah. Saat ia ingin membuang air kecil atau besar, sangat sulit untuknya berjongkok seperti pada kucing biasanya. 

Hal ini dikarenakan beban berat pada tubuhnya sehingga tulang belakang dan sendinya tidak leluasa untuk bergerak.

Akibatnya kucing peliharaanmu akan mengalami kesulitan BAB dan bisa jadi terkena radang infeksi saluran kencing karena menahan kencingnya.

Resiko Kucing Obesitas

Resiko Kucing Obesitas
resiko kucing obesitas - cats gone healthy

Seperti yang kita ketahui, sudah obesitas pada kucing membuatnya tidak sehat. Kebanyakan kucing akan mengalami penurunan kualitas dan harapan hidupnya.

Ia akan lebih sulit bergerak dan bermain bahkan prosedur operasi dan pemeriksaan pun akan menjadi lebih sulit jika tubuh kucingmu mengalami obesitas.

Diabetes

Kucing yang mengalami obesitas jauh lebih beresiko terkena diabetes. Bahkan sebanyak 80% kucing yang mengalami penyakit ini memerlukan suntikan insulin setiap harinya.

Sering kali, diabetes dapat diatasi seiring mengurangi berat badan karena akumulasi lemak yang bertanggung jawab atas kegagalan mengatur glukosa menjadi hilang.

Gagal Hati

Salah satu resiko obesitas yang berbahaya dan cukup fatal pada kucing adalah gagal hati. Ketika tubuh kucing meyakini bahwa ia telah kekurangan nutrisi, lemak akan dipindahkan dari penyimpanannya ke hati untuk digunakan sebagai energi.

Namun, sayangnya tubuh kucing tidak dapat memproses tersebut secara efektif yang akan menyebabkan hati menjadi buruk, akibatnya adalah kucing bisa mengalami gagal hati.

Sistem Kekebalan Tubuh yang Terkikis

Obesitas pada kucing memang harus kamu waspadai karena bisa mengikis sistem kekebalan tubuh kucing secara bertahap. Saat sistem kekebalan tubuh kucing terkikis, maka kucing lebih mudah atau rentan terhadap infeksi.

Hal ini termasuk infeksi pada batu uriner yang terjadi akibat kucing yang kelebihan berat badan. Kucing yang kurang aktif cenderung minum lebih sedikit air dan jarang sekali buang air kecil daripada kucing normal pada biasanya.

Cara Mengobati Obesitas Pada Kucing

Cara Mengobati Obesitas Pada Kucing
Cara mengobati obesitas pada kucing - all about cats

Untuk menurunkan berat badannya harus diperlukan saran khusus dari dokter hewan.

Kucing yang kehilangan berat badan terlalu cepat juga akan membuatnya rentan terhadap perkembangan lipidosis hati dimana lemak yang disimpan di dalam hati akan mengalami perubahan metabolisme saat kamu mengurangi makanannya.

Penurunan berat badan secara bertahap dan stabil sangat ideal untuk menyembuhkannya dari penyakit obesitas yang ada. Kucing yang mengalami obesitas akan membutuhkan waktu sekitar satu tahun untuk mencapai kondisi tubuh idealnya kembali. 

Biasanya ahli bedah hewan dapat menyusun program penurunan berat badan yang akan menggabungkan pola makan dengan olahraga yang sesuai dengan analisis yang tepat.

Karena sangat sulit untuk pemilik hewan memantau penurunan berat badan pada kucing, maka kamu harus rutin untuk datang ke dokter hewan untuk memastikan proses dietnya berjalan dengan baik.

Seperti yang kita ketahui bahwa kucing adalah hewan karnivora, mereka harus memakan daging untuk bertahan hidup.

Untuk kucing yang akan melakukan program penurunan berat badan, diet hewan telah dirancang untuk mengkonsumsi makanan yang tinggi protein, rendah lemak dan rendah karbohidrat.

Ini akan membantu kucing dalam menghilangkan lemak sambil mempertahankan massa tubuh atau otot tanpa lemak.

Itulah dia pembahasan mengenai obesitas pada kucing. Hal ini harus kamu waspadai sedari dini agar kamu tidak cepat kehilangan kucing kesayanganmu ini.

Kenali tanda-tandanya dan segera periksa ke dokter jika menemukan ada ciri-ciri obesitas pada kucing yang sudah disebutkan di atas. Semoga artikel ini bisa bermanfaat ya!

Jika kamu suka dengan artikel PintarPet, jangan lupa bagikan artikel ini ke seluruh dunia dan follow juga Instagram @pintarpet untuk tahu informasi tentang Kucing terbaru lainnya!

Perhatian: Informasi ini dihimpun dari beberapa sumber. Tim PintarPet tidak bertanggung jawab atas cidera, kematian, kerusakan atau kerugian langsung maupun tidak langsung, materiil dan immateriil yang disebabkan oleh informasi yang kami berikan. Untuk informasi dan tindakan lebih lanjut, sebaiknya kamu bisa mengkonsultasikannya dengan dokter hewan terdekat.

Referensi Tulisan [ Tampilkan ]
  • https://icatcare.org/advice/obesity-in-cats/
  • https://www.proplan.co.id/tips-artikel/artikel-kucing/ciri-ciri-kucing-terkena-obesitas-dan-cara-mengatasinya
  • https://www.royalcanin.com/id/cats/health-and-wellbeing/health-risks-of-overweight-and-obese-cats
Share

Tentang Penulis

Saya adalah seorang penulis dan editor situs PintarPet yang antusias dengan hewan peliharaan seperti kucing, musang, iguana dan hewan peliharaan lainnya.

Suka dengan tulisan saya? Hubungi saya disini.

Komentar