Hari ini: Kamis, 30 Juni 2022
Selasa, 11 Januari 2022, 10:00 WIB

Kenali 7 Penyebab Kucing Kebingungan dan Cara Mengatasinya

Kenali 7 Penyebab Kucing Kebingungan dan Cara Mengatasinya

kucing kebingungan - pixabay

Banyak pemilik kucing yang sering melihat kucingnya kebingungan? Ketahui 7 alasan kucing sering merasa kebingungan dan cara mengatasinya.

Sobat Pintar, apakah kamu pernah melihat kucing kebingungan? Kucing yang kebingungan biasa nya ia akan mengeong tiada henti. Banyak alasan kucing bisa mengalami hal tersebut, tetapi salah satu alasannya yaitu karena bertambah usianya. 

Biasanya anak kucing akan mengeong ke induknya saat merasa lapar, takut dan kedinginan. Namun, saat bertambah dewasanya kucing, ia akan menggunakan suaranya sebagai alat komunikasi dengan temannya.

Selain itu, mengeong biasa kucing lakukan juga untuk berkomunikasi dengan manusia. Bergantung dengan jenis kucing, frekuensi mengeongnya bisa bervariasi. 

Seperti kucing Siamese dari ras oriental ini dikenal menjadi kucing yang sangat cerewet karena ia senang mengeong. Untuk itu, bagi kamu yang kurang suka dengan kucing yang cerewet, maka tidak disarankan memelihara kucing ini.

Lalu, bagaimana bila kucing mengeong terus menerus? Apakah keadaan ini normal? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Penyebab Kucing Kebingungan dan Mengeong Terus Menerus

Penyebab Kucing Kebingungan
penyebab kucing kebingungan - pixabay

Ada sejumlah penyebab yang harus kamu ketahui sebagai pemiliknya. Hal ini sangat penting agar kamu bisa mengetahui kondisinya dan tahu apa yang harus dilakukan.

Di bawah ini penyebab dari kucing yang kebingungan dan selalu mengeong, antara lain: 

Follow Instagram @PintarPet untuk lebih tahu tentang Kucing lainnya!
>> FOLLOW DISINI

1. Terserang Penyakit

Umumnya kucing akan menjadi lebih diam, terkadang gelisah dan terlihat kebingungan ketika mereka terserang penyakit. Langkah pertama yang dapat kamu lakukan yaitu segera membawanya pergi ke dokter hewan agar bisa dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

Banyak penyakit yang bisa menyebabkan kucing selalu merasa haus, lapar dan juga nyeri. Karena rasa tidak nyaman itu lah yang membuat kucing selalu mengeong untuk memberitahu kamu jika ada yang sedang mereka rasakan. 

Seluruh kucing tanpa memandang usia juga bisa mengembangkan penyakit ginjal atau tiroid yang sangat aktif, yang semuanya bisa menimbulkan vokalisasi secara berlebihan. 

2. Sedang Meminta Perhatian

Kamu harus tahu jika kucing kebingungan dan mengeong itu artinya mereka tidak suka sendirian. Ia mengeong kepada mu untuk meminta bermain bersama, ingin kamu mengelusnya bahkan mengajak kamu berkomunikasi.

Apabila kamu ingin kucing kesayangan mu mengurangi mengeong untuk meminta perhatian, maka kamu bisa berhenti merespon ketika hal tersebut sedang terjadi. 

Kamu dapat memberinya perhatian ketika ia sudah diam. Bila ia mulai mengeong lagi, perhatikan dan tinggalkan saja. Namun, jangan kamu abaikan kucing kesayangan mu.

Sisihkan waktu setiap hari untuk bersama kucing mu, ajaklah berbicara, bermain dan lainnya supaya kucing mu tidak merasa kesepian. 

3. Kelaparan

Sebagian kucing akan mengeong saat melihat anggota keluarga mu beranjak ke dapur karena ia berharap mendapatkan makanan.

Banyak kucing yang kelaparan akan sering mengeong ketika sudah mendekati waktu nya makan. Apabila ini masalahnya, maka jangan memberinya makan ketika kucingmu mengeong. 

Kamu harus menunggunya sampai ia diam lalu memberikannya makanan dan jangan pernah untuk memberi camilan ketika sedang mengeong. Apabila cara ini tidak berhasil, kamu dapat menggunakan pemberi makan otomatis yang terbuka pada waktu yang sudah ditentukan. 

Dengan begitu, biasanya kucing akan mengeong di depan tempat makannya dan tidak akan mengeong di depan kamu lagi. 

4. Ingin Menyapamu

Banyak sekali kucing mengeong dan mondar mandir seperti kebingungan ketika ada anggota keluarga yang pulang ke rumah atau ketika ia bertemu anggota keluarga yang lain di rumah.

Ini merupakan kebiasaan yang susah untuk dibuang, namun anggap saja itu menjadi anak kucing yang mengatakan jika ia senang ketika melihat kamu.

5. Stres

Kucing yang sedang stres akan selalu mengeong secara terus menerus dan tampak seperti kebingungan. Ketika kamu membawa hewan peliharaan baru, kamu baru saja melahirkan, pindah rumah, kehilangan dan sakit bisa mengubah kucing mu menjadi sangat cerewet, ia akan selalu mengeong setiap harinya. 

Cobalah untuk mengetahui apa yang membuat ia sangat stres dan bantu kucing mu untuk bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru atau pada perubahan yang terjadi.

Apabila hal ini tidak bisa dilakukan, beri kucing mu perhatian yang lebih dan waktu tenang agar ia bisa menenangkan dirinya. 

6. Menua

Sama dengan manusia yang bisa menderita difusi kognitif atau kebingungan mental karena seiring bertambahnya umur. Kucing yang mengalami kebingungan akibat usia biasanya akan menjadi sering menangis tanpa adanya alasan yang jelas, khususnya saat malam hari.

Cahaya malam biasanya bisa membantu bila kucing mu menderita disorientasi pada malam hari dan sering kali dokter hewan bisa meresepkan obat untuk membantu gejala ini. 

7. Ingin Kawin

Apabila kucing kamu tidak steril, kamu akan lebih sering mendengar suara mengeongnya. Ketika sedang birahi biasanya betina akan mengeong dan jantan mengeong ketika ia mencium bau betina ketika sedang birahi.

Kedua hal tersebut bisa sangat membuat kamu kesal jika mereka hidup bersama dalam satu rumah dengan kamu. 

Lalu apabila birahinya tidak segera dipenuhi, maka kucing akan menjadi gelisah dan kebingungan. Solusi agar hal ini tidak terjadi adalah kamu harus pergi ke dokter hewan untuk mensterilkan kucing sehingga bisa mencegah hal tersebut terjadi. 

Cara Mengatasi Kucing Kebingungan yang Mengeong Terus Menerus

Cara Mengatasi Kucing Kebingungan
cara mengatasi kucing kebingungan - unsplash

Jika kucing mu sering mengeong karena ia sedang merasakan stres, maka kamu harus memperhatikan kesehatannya. Jangan pernah melewati jadwal untuk pergi ke dokter hewan.

Mengetahui penyakit nya lebih dini bisa membantu nya untuk lebih cepat sembuh. Kamu juga harus mempertahankan kebersihan dan kesehatannya di rumah, seperti memberikan makanan yang tepat, nutrisi yang baik, perawatan bulu, gigi sampai kukunya. 

Selain itu, untuk mengurangi stresnya kamu harus memastikan seluruh anggota keluarga mempunyai pemahaman yang sama mengenai pelatihan kucing.

Jangan sampai anggota keluargamu mempunyai pemahaman yang berbeda dalam pelatihan kucing. Karena pesan yang terlalu banyak bercampur dapat membuatnya kebingungan hingga stres. Jadi berikan pelatihan yang benar dan konsisten. 

Demikianlah, ulasan mengenai penyebab dan cara mengatasi kucing kebingungan yang harus kamu ketahui sehingga bisa menanganinya dengan tepat dan akurat. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kalian semua ya, Sobat Pintar! 

Jika kamu suka dengan artikel PintarPet, jangan lupa bagikan artikel ini ke seluruh dunia dan follow juga Instagram @pintarpet untuk tahu informasi tentang Kucing terbaru lainnya!

Perhatian: Informasi ini dihimpun dari beberapa sumber. Tim PintarPet tidak bertanggung jawab atas cidera, kematian, kerusakan atau kerugian langsung maupun tidak langsung, materiil dan immateriil yang disebabkan oleh informasi yang kami berikan. Untuk informasi dan tindakan lebih lanjut, sebaiknya kamu bisa mengkonsultasikannya dengan dokter hewan terdekat.

Referensi Tulisan [ Tampilkan ]
  • https://www.halodoc.com/artikel/bagaimana-cara-mengatasi-kucing-yang-sedang-stres
  • https://www.kompas.com/homey/read/2021/01/03/190000676/ketahui-7-penyebab-kucing-mengeong-terus?page=all
Share

Tentang Penulis

Saya adalah seorang penulis yang antusias dengan hewan peliharaan seperti burung, amfibi dan juga hewan peliharaan lainnya.

Suka dengan tulisan saya? Hubungi saya disini.

Komentar