Hari ini: Jumat, 16 April 2021
Kamis, 04 Maret 2021, 16:00 WIB

Kenapa Kucing Mengeong Terus? Ini Penjelasan dan Cara Mengatasinya!

Kenapa Kucing Mengeong Terus? Ini Penjelasan dan Cara Mengatasinya!

Kenapa Kucing Mengeong Terus - love to know cat

Kucingmu terus mengeong tanpa sebab hingga mengganggu para tetangga? Ketahui penyebab kenapa kucing mengeong terus dan cara mengatasi meongnya di sini

Sobat Pintar pelihara kucing di rumah? Bingung kenapa kucing mengeong terus padahal sudah makan? Apa yang bisa Sobat Pintar lakukan supaya si mpus berhenti mengeong?

Mengeong adalah kondisi yang wajar pada kucing. Kamu malah harus khawatir kalau kucingmu berhenti mengeong, bisa-bisa ia sedang menderita suatu penyakit.

Hanya saja, kalau dilakukan secara berlebihan juga tidak baik. Selain mengganggu ketenangan tetangga, bisa jadi itu menjadi pertanda kalau ia sedang sakit.

Oleh karena itu, ketahui kenapa kucing mengeong terus dan bagaimana cara menghentikannya di sini!

Kenapa Kucing Mengeong Terus?

Kenapa Kucing Mengeong Terus
kenapa kucing mengeong terus - youtube image

Mengeong pada kucing bisa dibedakan berdasarkan usianya. Anak kucing akan mengeong kepada ibunya jika mereka merasa lapar, kedinginan, atau bahkan ketakutan.

Kalau sudah dewasa, bisa jadi mereka mengeong sebagai bentuk komunikasi kepada kucing lain atau menarik minat lawan jenis ketika musim kawin tiba.

Semakin dewasa, variasi bunyinya pun menjadi semakin bermacam-macam. Ada yang seperti mengoceh, mendesis, hingga menggeram.

Beda ras juga berbeda bentuk mengeongnya. Contohnya kucing Siam terkenal sebagai kucing yang sangat cerewet sehingga tidak disarankan untuk pemilik yang tidak menyukai keributan.

Secara umum, ada beberapa alasan mengapa kucing mengeong terus.

1. Merasa Lapar dan Ingin Makan

Bisa dibilang ini adalah alasan yang paling umum dan wajar. Kucing peliharaan akan mengeong ketika merasa lapar dan akan semakin vokal apabila tuntutannya tersebut tidak segera dikabulkan.

Bahkan beberapa kucing akan mengeong setiap ada orang yang berjalan ke dapur atau sedang makan, berharap mendapatkan beberapa gigitan sebagai pengisi perut mereka.

Hanya saja, selalu memberikan makan kucing setiap kali mereka mengeong bisa membuat mereka memiliki kebiasaan buruk. Coba belajar untuk mendisiplinkan kucingmu agar tahu jam-jam makan dan tidak mengganggu ketika kamu sedang makan.

2. Ingin Masuk atau Keluar Rumah

Ketika kamu sedang tidur nyenyak, tiba-tiba kamu terbangun karena mendengar suara kucingmu dari arah luar rumah. Ia baru saja pulang dari “ronda” dan ingin masuk ke dalam rumahnya.

Di lain waktu ketika kamu sedang enak menonton televisi, kucingmu berdiri di pintu dan minta dibukakan agar mereka bisa keluar. Mereka tidak akan berhenti mengeong sebelum kamu membukakan pintu.

Mengeong dilakukan kucing untuk mendapatkan apa yang ia inginkan, termasuk masuk dan keluar rumah. Jika memungkinkan, coba buat semacam pintu khusus untuk kucing agar mereka tidak tergantung padamu.

3. Mencari Perhatian

Meskipun terkesan angkuh dan merasa dirinya sebagai tuan, kucing adalah hewan yang tidak suka sendirian. Ketika kucing mengeong, bisa jadi itu adalah kode ia sedang bosan dan memintamu untuk mengajaknya bermain atau membelainya.

Kalau kamu habis meninggalkan kucingmu untuk jangka waktu yang cukup lama, biasanya mereka akan menyambutnya dengan terus mengeong. Selain lapar, mungkin itu cara kucing mengatakan kalau ia senang melihatmu.

Tanda lain yang menunjukkan kalau ia sedang butuh perhatian adalah menghampirimu dan menggosok-gosokkan tubuhnya ke kakimu. Suara dengkurnya juga akan terdengar.

Perhatian dari pemilik sangat penting bagi kucing. Oleh karena itu, selalu luangkan waktu untuknya agar kalian memiliki waktu berkualitas setiap hari.

INGIN LEBIH TAHU TENTANG KUCING?
Cari info Kucing terbaru hanya dengan sekali klik!
>> CARI DISINI

4. Birahi Sedang Kawin

Yang satu ini pasti sering terjadi di sekitar rumahmu. Kalau sudah masuk musim kawin, kucing bisa sangat berisik bukan main.

Betina akan meraung saat birahi dan jantan akan ikut meraung jika mencium aroma betina. Belum lagi suara pertengkaran yang diakibatkan oleh aksi berkembang biak ini.

Kucing yang belum dikebiri atau dimandulkan akan melakukan ini beberapa kali dalam setahun, jadi bersiaplah!

5. Stres atau Sakit

Kucing yang vokal biasanya dikarenakan mengalami stres. Penyebab stres pada kucing ada banyak, seperti adanya hewan peliharaan baru, baru pindah ke lingkungan baru, dan lain sebagainya.

Selain itu, ada banyak penyakit yang dapat menyebabkan kucing merasa lapar, haus, dan kesakitan. Semuanya dapat mengakibatkan kucing mengeong secara berlebihan.

Kucing yang memiliki penyakit hipertiroidisme atau ginjal yang terlalu aktif juga dapat memicu vokalisasi berlebihan pada kucing. Penyakit ini sering menimpa kucing yang berusia di atas 8 tahun.

6. Sudah Tua

Sama halnya dengan manusia, kucing yang semakin menua bisa menderita suatu bentuk kebingungan mental atau disfungsi kognitif.

Jangan kaget kalau mereka sering terlihat bingung dan sering menangis tanpa alasan yang jelas. Sebaiknya segera konsultasikan ke dokter hewan untuk penanganan lebih lanjut.

Selain itu, kucing yang sudah uzur juga berpotensi untuk menderita berbagai macam penyakit yang bisa memicunya untuk terus mengeong sebagai tanda kesakitan.

Cara Menghentikan Kucing Mengeong Terus

Cara Menghentikan Kucing Mengeong
cara menghentikan kucing mengeong - image flip

Sebagai pemilik, kamu harus bisa mengalokasikan waktu untuk memperhatikan kebutuhan-kebutuhan kucingmu, mulai dari makan hingga mainannya. Kamu juga bisa mengadopsi kucing lain sebagai teman bermainnya.

Kalau kamu terbiasa memanjakan kucing dengan selalu memberikan apa yang ia inginkan ketika ia mengeong, hal ini bisa berubah menjadi kebiasaan yang buruk.

Untuk itu, jangan selalu takluk terhadap suara meong kucingmu. Ada kalanya mereka menjadi nakal karena kamu selalu menuruti keinginannya ketika ia mengeong. Kamu harus bisa melatih kucingmu untuk menjadi good boy.

Perlu diingat jika kucing terus mengeong, jangan berikan hukuman seperti memukul, berteriak, atau menyemprotkan air. Selain kurang efektif, tindakan tersebut bisa membuat kucing jadi membencimu.

Selain itu, kamu bisa mensterilkan kucingmu jika ingin solusi jangka panjang. Kamu bisa mendiskusikannya dengan dokter hewan karena ada banyak manfaat dari steril kucing.

Jika penyebab kucingmu mengeong terus karena sakit, sebaiknya kamu segera memeriksakannya ke dokter hewan agar tahu penyakit apa yang sedang ia derita.

Itulah tadi beberapa jawaban dari pertanyaan kenapa kucing mengeong terus-menerus beserta cara menanganinya. Jangan mengabaikan mereka sebelum Sobat Pintar bisa memastikan bahwa hal tersebut terjadi tanpa masalah berarti.

Telisik dulu apa penyebab mereka berperilaku demikian dan coba lakukan pendekatan yang tepat agar mereka bisa berhenti mengeong secara berlebihan.

Perhatian: Informasi ini dihimpun dari beberapa sumber. Tim PintarPet tidak bertanggung jawab atas cidera, kematian, kerusakan atau kerugian langsung maupun tidak langsung, materiil dan immateriil yang disebabkan oleh informasi yang kami berikan. Untuk informasi dan tindakan lebih lanjut, sebaiknya kamu bisa mengkonsultasikannya dengan dokter hewan terdekat.

Referensi Tulisan [ Tampilkan ]
  • https://kristenlevine.com/cats-meowing-non-stop/
  • https://pets.webmd.com/cats/guide/cats-excessive-meowing#1
  • https://www.aspca.org/pet-care/cat-care/common-cat-behavior-issues/meowing-and-yowling
Share

Tentang Penulis

Saya adalah seorang penulis yang antusias dengan hewan peliharaan seperti kucing, reptil dan hewan peliharaan lainnya.

Suka dengan tulisan saya? Hubungi saya disini.

Komentar