Hari ini: Rabu, 19 Mei 2021
Jumat, 25 Desember 2020, 19:30 WIB

Bertelur atau Melahirkan? Ini Penjelasan Cara Berkembang Biak Ular

Bertelur atau Melahirkan? Ini Penjelasan Cara Berkembang Biak Ular

cara berkembang biak ular - petpintar

Sebagai hewan peliharaan yang berbahaya, banyak yang belum mengetahui cara berkembang biak ular, berikut ini adalah cara-cara yang harus kamu ketahui

Lebih dari 2.000 spesies ular hidup di dunia. Namun, masih banyak orang yang belum tahu cara berkembang biak ular sehingga ragu untuk menternaknya karena takut salah. Padahal, selain berbahaya, ular memiliki cukup banyak manfaat bagi kehidupan manusia.

Beberapa manfaat ular yang bisa digunakan bagi kehidupan manusia antara lain penyembuhan asma, penyakit kulit ular, hingga penyembuhan diabetes. Dari beragam manfaat inilah banyak orang yang tertarik untuk memelihara ular.

Apakah kamu salah satu orang yang tertarik untuk menternak ular? Yuk, cari tahu lebih lengkap cara berkembang biak melalui artikel di bawah ini.

6 Cara Berkembang Biak Ular dari Semua Jenis dan Spesies

Cara Berkembang Biak Ular
cara berkembang biak ular - petpintar

Seperti dilansir dari Live Science, seorang peneliti dari Utah State University mengungkapkan bahwa masih banyak orang yang belum mengetahui banyak hal tentang perkembang biakan dan sistem perkawinan ular.

PetPi telah mengumpulkan sejumlah riset yang berguna bagi kamu yang ingin mengetahui lebih lanjut. Simak ulasan di bawah ini.

Follow Instagram @PintarPet untuk lebih tahu tentang Reptil lainnya!
>> FOLLOW DISINI

1. Ular Betina Mengeluarkan Aroma Feromon

Saat ular betina siap kawin, ia mulai mengeluarkan aroma khusus (feromon) dari kelenjar kulit di punggungnya. Saat dia menjalani rutinitas hariannya, dia meninggalkan jejak bau saat dia mendorong titik resistensi di tanah.

Jika ular jantan dewasa secara seksual menangkap aromanya, dia akan mengikuti jejaknya sampai dia menemukannya. Ular jantan mulai merayu betina dengan menabrak dagu di belakang kepalanya dan merangkak di atasnya. Jika dia mau, dia mengangkat ekornya.

2. Sistem dan Cara Kawin Ular

Layaknya hewan pada umumnya, ular berkembang biak melalui sistem perkawinan antara ular jantan dengan ular betina. Dalam massa ular, setiap jantan akan berusaha sebaik mungkin untuk membuat betina membuka kloaka (lubang kotoran dan reproduksi) sehingga dia bisa memasukkan penisnya dan kawin dengannya.

Kadang-kadang, pejantan akan memaksa dengan mencekik betina dan memicu respons stres di mana dia membuka kloaka untuk melepaskan kotoran dan kesturi - memberi pejantan licik kesempatan untuk kawin.

3. Berkembang Biak 1 - 2 Kali dalam Setahun

Hampir seluruh jenis ular memiliki masa perkembang biakan yang tidak banyak, hanya sekitar 1 sampai 2 kali dalam satu tahun. Hal ini dilakukan agar ular betina memiliki umur yang panjang.

4. Sebagian Ular Berkembang Biak dengan Cara Bertelur

Banyak penelitian yang telah dilakukan oleh para pecinta reptil mengenai cara berkembang biak ular. Mereka menemukan bahwa hanya ada sekitar 70% dari total jumlah spesies ular di seluruh dunia yang berkembang biak dengan cara bertelur.

Seperti yang dilakukan oleh ular rumput, ular kobra, ular mamba, dan ular tikus. Saat waktunya mereka bertelur, ular betina akan mencari batang pohon yang sudah hancur, atau lubang tanah untuk dijadikan sebagai tempat bertelur.

5. Sebagian Ular Berkembang Biak dengan Cara Melahirkan

Cara berkembang biak ular yang satu ini kerap disebut sebagai Vivipar, sebuah teknik perkembang biakan ular yang dilakukan dengan cara melahirkan. Spesies ular yang terbukti melakukannya adalah ular Boa Constrictors dan Anaconda.

Plasenta pada perut ular betina akan secara otomatis robek sebagai jalan untuk bayi ular lahir layaknya manusia yang proses kelahirannya melalui cara sesar. Unik, kan?

6. Sebagian Ular Berkembang Biak dengan Cara Bertelur dan Melahirkan

Berbeda dengan 2 jenis perkembang biakan di atas, cara perkembang biakan ini sering disebut dengan Ovovivipar, yaitu proses berkembang biak ular dengan cara bertelur dan melahirkan.

Sistem kerjanya dari perkembang biakan ini melalui proses bertelur terlebih dahulu. Kemudian, ular betina akan menahan telurnya dierami di dalam perut. Kemudian, akan dikeluarkan setelah bayi ular menetas di dalam perut dengan cara Vivipar.

Kebanyakan, spesies ular yang berkembang biak dengan cara ini adalah spesies yang memiliki bisa di dalam tubuhnya.

3 Tips Mengembang Biakan Ular di Rumah

Cara Ular Berkembang Biak
Tips mengembang biakkan ular - haikudeck

Setelah melihat cara berkembang biak ular, siapa yang tertarik untuk memelihara dan menternaknya? Bila kamu salah satu orang yang tertarik, perhatikan tips di bawah ini untuk memastikan setiap bayi ular yang lahir berhasil dengan selamat, aman dan sehat.

1. Satukan Ular Jantan dan Ular Betina dalam Satu Kandang

Sejatinya, ular jantan akan mencari sendiri pasangan mereka dan memilih betina yang dirasa sudah siap untuk dikawini untuk berkembang biak. Namun, hal ini berbeda dengan penangkaran ular yang dilakukan pada suatu tempat.

Agar mereka bisa kenal satu sama lain dan mau untuk kawin, kamu harus menyatukan mereka dalam satu kandang secara bersamaan. Kemudian, perhatikan bahasa tubuh ular betina tersebut.

Jika ular betina merasa nyaman dan berbaring dengan santai di kandangnya, berarti dia mau untuk dikawini. Segera tinggalkan mereka dan tetap awasi agar tidak terjadi pertengkaran antara kedua ular tersebut.

2. Siapkan Tempat Bertelur

Pada umumnya, hewan akan merasa lebih aman dan nyaman ketika disediakan tempat untuk bertelur dan melahirkan. Layaknya seekor ular, kamu harus menyediakan satu tempat khusus untuk mereka berkembang biak.

Usahakan tempat tersebut teduh, dan terhindar dari serangan hewan lainnya. Kemudian, pastikan suhu yang ada di dalam kandang tersebut berada di antara angka 30 - 37 derajat celcius.

3. Jangan Pernah Pegang Ular Saat Proses Perkawinan

Ular betina sangat tidak menyukai sentuhan manusia bila mereka sedang dalam proses perkawinan, entah itu sudah hamil atau belum.

Bila kamu tidak sabar untuk menyentuh mereka (terutama setelah memberikan makanan), biasanya ular betina akan memuntahkan makanannya tersebut dan menjadi lebih ganas dari biasanya.

Apakah Ular Merupakan Reptil Peliharaan yang Baik?

Cara Bekembang Biak Ular
apakah ular peliharaan yang baik? - wikipedia

Ular bisa menjadi salah satu hewan peliharaan terbaik jika dipelihara dengan cara yang benar sesuai dengan aturan. Bahkan dari semua reptil yang digemari di seluruh penjuru Indonesia, komunitas ular termasuk yang paling besar yang lebih unggul dari komunitas reptil lainnya.

Setiap spesies ular yang berbeda pasti memiliki ciri kepribadian yang juga berbeda, beberapa dari mereka adalah ular yang ramah terhadap manusia sehingga bisa kamu pelihara dengan mudah.

Nah berikut ini adalah 3 ular yang mungkin bisa kamu jadikan ular pertama yang ingin coba kamu kembangbiakan sendiri di rumah.

  • Corn snake atau yang lebih dikenal dengan ular jagung. Ular ini merupakan ular yang paling populer untuk kamu pelihara sebagai teman bermain. ular jagung ini berukuran kecil dan juga bertubuh kurus, umumnya mereka tidak lebih besar dari 5 kaki.
  • Ball Phyton, mendengar kata phyton saja mungkin adalah hal yang menakutkan meskipun bukan merupakan jenis ular berbisa. Namun pada faktanya, ular ini adalah jenis ular yang mungkin bisa kamu pelihara karena memiliki sifat yang lembut.
  • Boa Pasir, boa pasir adalah salah satu ular boa kecil yang lebih mudah perawatannya daripada saudara kandungnya yang besar. Boa pasir sangat jinak untuk dipelihara, maka dari itu jenis ular ini sangat cocok untuk kamu yang ingin memulai hobi dengan reptil terpopuler di dunia.

Demikian informasi 6 cara berkembang biak ular lengkap dengan cara mengawinkannya dengan ular jantan lainnya. Ingat, ya! Ular spesies dan jenis apapun tetap akan menjadi ganas ketika mereka terusik, bahkan bisa menggigit. Cobalah untuk tetap tenang dan tidak tergesa untuk mengembang biakan ular.

Bila serangan ular sudah terlanjur kamu dapatkan, segera ketahui cara mengobati gigitan ular kemudian bawalah ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih tepat, terutama masalah Antivenom.

Semoga informasinya bermanfaat ya!

Jika kamu suka dengan artikel PintarPet, jangan lupa bagikan artikel ini ke seluruh dunia dan follow juga Instagram @pintarpet untuk tahu informasi tentang Reptil terbaru lainnya!

Terbit: Rabu, 02 September 2020, 19:00 WIB
Update pada: Jumat, 25 Desember 2020, 19:30 WIB

Referensi Tulisan [ Tampilkan ]
  • https://animalcityinc.com/blog/37897/how-to-breed-snakes
  • https://animals.howstuffworks.com/snakes/snake.htm
  • https://bobo.grid.id/read/08682810/ternyata-ular-bisa-berkembang-biak-dengan-tiga-cara?page=all
  • https://emborapets.com/how-to-breed-a-snake-complete-guide-with-pictures/
  • https://metro.co.uk/2017/06/29/how-do-snakes-mate-the-world-of-snake-sex-explained-6741379/
  • https://www.britishpetinsurance.co.uk/5-popular-snake-breeds-for-beginners/
  • https://www.livescience.com/48212-animal-sex-snakes.html
  • https://www.petplace.com/article/reptiles/general/how-to-breed-your-snake/
Share

Tentang Penulis

Saya adalah seorang penulis yang antusias dengan hewan peliharaan seperti kucing, kelinci dan hewan peliharaan lainnya.

Suka dengan tulisan saya? Hubungi saya disini.

Komentar