Hari ini: Selasa, 05 Maret 2024
Senin, 20 Maret 2023, 20:30 WIB

Ular Weling: Mulai dari Ciri-Ciri, Bahaya hingga Fakta Uniknya

Ular Weling: Mulai dari Ciri-Ciri, Bahaya hingga Fakta Uniknya

Mengenal ular weling, jenis ular belang yang berbisa (Sumber: AZ Animals/Shutterstock)

Ular weling termasuk ular dengan bisa paling berbahaya bagi manusia. Ketahui ciri-ciri, bahaya, dan fakta unik ular weling yang bisa kamu simak berikut ini.

Sobat Pintar, apakah kamu pernah mendengar soal ular weling? Ular ini banyak ditakuti masyarakat karena termasuk ular paling berbisa di dunia. Pada beberapa kasus, gigitan ular weling bahkan menyebabkan kematian, lho!

Ular yang dikenal juga sebagai ular belang ini mendapat julukan ular lima langkah. Artinya, korban yang terkena gigitan hanya mempunyai waktu untuk berjalan sebanyak lima langkah sebelum kehilangan nyawa.

Menakutkan, bukan? Lantas, di mana ular weling hidup? Dan bagaimana ciri-cirinya? Mari kenali lebih lanjut ulasan selengkapnya mengenai ular weling di bawah ini.

Follow Instagram @PintarPet untuk lebih tahu tentang Reptil lainnya!
>> FOLLOW DISINI

Mengenal Ular Weling, Si Belang Berbisa

Ular Weling Berbisa
ular weling berbisa (Sumber: Adam Francis)

Ular weling (Bungarus candidus) adalah jenis ular berbisa yang banyak endemik di Asia Tenggara. Dalam bahasa Inggris, ular ini bernama Malayan krait atau Blue krait. Sementara, masyarakat daerah Jawa Barat lebih mengenalnya sebagai ular warakas.

Ular ini termasuk dalam kategori ular berbisa di Indonesia yang termasuk paling mematikan di dunia. Pasalnya, ular dari famili Elapidae ini memiliki bisa neurotoksin.

1. Ciri-Ciri Ular Weling

Weling memiliki tubuh berwarna belang-belang hitam dan putih dari kepala hingga ekor. Panjang tubuhnya dapat mencapai 1,55 meter.

Bagian atas kepala hingga leher weling berwarna hitam, sementara bagian bawahnya berwarna putih. Bentuk kepalanya lonjong dan tampak menyatu dengan tubuh.

Ekor weling bentuknya meruncing. Berbeda dari ular welang (Bungarus fasciatus) yang memiliki ekor tumpul. Ular welang adalah kerabat dari weling yang berukuran lebih besar. Ular ini memiliki pola belang yang sama dan sering salah dikenali sebagai weling.

2. Habitat Ular Weling

Ular weling banyak hidup pada hutan dataran rendah yang lembab maupun kering, pegunungan, hingga hutan mangrove. Sarang ular weling juga bisa ditemukan di semak belukar pada lahan pertanian dan sekitar pemukiman.

Ular ini juga sering berkeliaran dekat sumber air seperti daerah persawahan, sungai, atau parit. Sementara itu, secara geografis ular weling tersebar di negara-negara Asia Tenggara, meliputi Indonesia, Singapura, Malaysia, Vietnam, Kamboja, dan Thailand.

3. Perilaku Ular Weling

Weling merupakan hewan nokturnal, yang berarti aktif beraktivitas pada malam hari. Ketika siang, ular ini lebih sering istirahat di tempat persembunyian.

Saat malam, barulah ular weling aktif berkeliaran untuk mencari mangsa, seperti tikus, kadal, dan hewan kecil lainnya. Terkadang, ular ini akan memangsa sesama ular, termasuk dalam jenisnya sendiri.

Weling hidup secara soliter (sendiri). Mereka berburu dengan cara merayap perlahan di atas tanah. Meski begitu, weling mampu bergerak dengan cepat saat menyelamatkan diri dari ancaman bahaya.

Ular ini bukan termasuk hewan yang agresif, terutama pada siang hari. Sehingga, mereka cenderung tidak akan menggigit apabila tidak terprovokasi. Namun, saat didekati atau diprovokasi, weling akan menyerang dengan gesit tanpa memberi tanda peringatan.

Ada satu perilaku unik dari ular weling, yaitu ia akan menggulungkan badan dan menyembunyikan kepalanya saat merasa terganggu atau terancam.

4. Cara Berkembangbiak Ular Weling

Seperti ular lain, weling berkembang biak secara ovipar atau bertelur. Satu induk ular mampu menghasilkan 4 hingga 10 butir telur.

Telur weling biasanya menetas pada musim kemarau. Anakan ular weling memiliki panjang tubuh sekitar 27-29 cm dengan warna sisik menyerupai ular dewasa.

Bahaya Bisa Ular Weling, Apakah Mematikan?

Ular weling menghasilkan bisa yang sangat berbahaya, hewan melata yang satu ini tergolong sebagai salah satu ular paling mematikan. Pasalnya, tingkat kematian akibat gigitan weling pada manusia mencapai 60-70%.

Bisa ular ini merupakan zat neurotoksin, yaitu racun yang mampu melumpuhkan jaringan saraf. Korban gigitan ular ini dapat mengalami pembengkakan, gatal, dan mati rasa.

Gejala lainnya dari bisa ular ini meliputi sakit kepala, mual, muntah, pusing, dan kesulitan bernapas. Dalam kasus berat, gigitan weling dapat mengakibatkan kejang dan kelumpuhan karena saraf tidak berfungsi. Bisa weling bahkan bisa menyebabkan kematian.

Berapa lama efek bisa ular weling? Nah, efek dari bisa weling biasanya baru mulai muncul setelah 5 jam. Sehingga, pertolongan pertama ketika digigit ular perlu dilakukan sebelum itu.

Kenapa demikian? Sebab, jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat ketika racun sudah menjalar, korban gigitan akan kehilangan nyawa dalam 5-20 jam setelah tergigit.

Meski mendapatkan bantuan medis, sekitar 50% dari gigitan ular weling terbukti berakibat fatal. Biasanya, korban gigitan meninggal akibat kegagalan pernapasan karena kelumpuhan otot dan saraf vital.

Apa Saja Fakta Unik Ular Weling?

Gambar Ular Weling
gambar ular weling (Sumber: thai national parks)

Bukan hanya berbahaya saja, jenis ular berwarna hitam belang yang satu ini juga memiliki fakta-fakta unik yang wajib kamu ketahui, seperti:

  • Sejak menetas, ular weling kecil sudah memiliki bisa berbahaya yang berfungsi untuk menaklukkan mangsa.
  • Gigitan weling tidak terasa sakit sehingga sering kali membuat korban menjadi lengah dan tidak menyadari masuknya bisa. Korban yang tergigit saat tidur bisa tidak menyadari sama sekali mengenai gigitan ular.
  • Weling memiliki bisa yang 15 kali lebih kuat dari bisa ular kobra. Dosis letal bisa weling pada manusia dengan berat badan 75 kg yaitu 1 mg. Sementara, dalam satu kali gigitan bisa yang masuk ke tubuh korban bisa mencapai 5 mg.
  • Dengan bisanya yang kuat, ular ini bahkan mampu menyerang gajah. Melansir dari Viva, sekitar 60% dari ular weling mampu membunuh hewan besar.
  • Ular weling banyak dikaitkan dengan berbagai mitos. Ada beragam mitos ular weling, mulai dari pengingat janji, pertanda sial, hingga jelmaan makhluk gaib.

Apa yang Harus Dilakukan Saat Bertemu Ular Weling?

Mengingat bahaya ular weling, siapa saja berharap tidak bertemu dengan ular yang satu ini. Sayangnya, ular ini cukup sering berada dekat pemukiman sehingga terkadang warga yang tengah beraktivitas berpapasan dengannya.

Berikut ini ada beberapa hal yang harus Sobat Pintar lakukan saat ular weling masuk rumah ataupun bertemu di alam liar, yaitu:

  • Usahakan untuk bersikap biasa dan setenang mungkin. Jangan sampai membuat ular merasa terganggu sehingga memasang sikap agresif.
  • Jangan mengganggu ular, apalagi mencoba memindahkannya.
  • Jangan pernah memegang ular langsung menggunakan tangan. Apabila ular tiba-tiba melintas di depan kamu, gunakan tongkat atau ranting kayu untuk menangkis atau menghindar.
  • Jangan pernah mencoba melangkahi ular. Jika kamu kebetulan berpapasan dengan weling, sebaiknya kamu mencari jalan lain untuk memutari posisi ular.
  • Jika tergigit, sebaiknya balut luka gigitan dari bagian bawah ke atas dengan kain bersih dan kering. Selanjutnya, usahakan untuk tidak banyak menggerakkan bagian tubuh yang tergigit supaya racun tidak menyebar dengan cepat ke bagian tubuh lain.
  • Jangan mencoba untuk membuang racun atau menghilangkan luka akibat gigitan ular. Sebaiknya segera mendatangi rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
  • Biasakan untuk mengenakan sepatu tertutup dan celana panjang saat beraktivitas dekat habitat ular, seperti hutan atau gunung.
  • Jika berjalan pada malam hari, gunakan senter supaya bisa melihat dengan jelas dan menghindar apabila berpapasan dengan ular.

Sobat Pintar, itulah dia ulasan mengenai ular weling yang sebaiknya kamu ketahui. Ular berbisa ini tersebar luas di berbagai wilayah Indonesia, terutama Sumatera dan Jawa. Bahaya ular weling sudah dikenali sejak dulu, bahkan masyarakat mengaitkannya dengan berbagai mitos.

Mitos seperti kenapa ular weling tidak boleh dibunuh, dimana hal ini tidak boleh dilakukan karena konon katanya perilaku tersebut akan memicu balas dendam dari pasangan ular yang dibunuh, loh!

Meski begitu, kesampingkan dulu mengenai mitos, bahaya dari bisa weling merupakan hal yang nyata. Bahkan sudah banyak yang menjadi korban. Oleh karena itu, pastikan Sobat Pintar berhati-hati apabila berpapasan dengan ular weling.

Jika kamu suka dengan artikel PintarPet, jangan lupa bagikan artikel ini ke seluruh dunia dan follow juga Instagram @pintarpet untuk tahu informasi tentang Reptil terbaru lainnya!

Baca juga artikel menarik berikut:

Perhatian: Informasi ini dihimpun dari beberapa sumber. Tim PintarPet tidak bertanggung jawab atas cidera, kematian, kerusakan atau kerugian langsung maupun tidak langsung, materiil dan immateriil yang disebabkan oleh informasi yang kami berikan. Untuk informasi dan tindakan lebih lanjut, sebaiknya kamu bisa mengkonsultasikannya dengan dokter hewan terdekat.

Referensi Tulisan [ Tampilkan ]
  • https://animalia.bio/malayan-krait
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Weling
  • https://rimbakita.com/ular-weling/
  • https://snake-facts.weebly.com/blue-krait.html
  • https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6209014/sama-sama-mematikan-apa-bedanya-ular-welang-dengan-ular-weling
  • https://www.kompas.com/sains/read/2022/07/27/093000823/ular-weling-ular-berbisa-yang-hidup-di-indonesia?page=all
  • https://www.liputan6.com/hot/read/4162771/bahaya-ular-weling-dan-cara-menanganinya-jangan-gegabah
  • https://www.tribunnews.com/nasional/2020/02/13/9-hal-yang-harus-dilakukan-jika-bertemu-ular-weling-jangan-coba-untuk-melangkahinya?page=2
  • https://www.viva.co.id/digital/1199739-mematikan-ular-weling-termasuk-5-ular-paling-berbahaya-di-dunia

Tentang Penulis

Saya adalah lulusan Sarjana Ilmu Komputer (S.Kom.) Binus University 2013 yang antusias dengan hewan peliharaan seperti kucing, ikan dan juga hewan peliharaan lainnya.

Ingin bekerja sama dengan PintarPet? Hubungi saya disini.

Komentar