Hari ini: Sabtu, 18 September 2021
Minggu, 23 Mei 2021, 20:30 WIB

Ternyata ini lho Jenis Ular Ovovivipar yang Beranak Sekaligus Bertelur itu

Ternyata ini lho Jenis Ular Ovovivipar yang Beranak Sekaligus Bertelur itu

jenis ular ovovivipar - scienenews

Ternyata ular bukan hanya bertelur saja, namun ada juga beberapa yang bertelur dan melahirkan. Berikut adalah jenis ular ovovivipar yang ada di dunia

Apakah kamu pernah mendengar istilah ovovivipar? Yap, beberapa dari kita pasti pernah mendengar istilah ini. Ovovivipar adalh sebuah cara berkembangbiak dengan dua cara yang berbeda namun terdapat dalam satu proses perkembangbiakan.

Pengertian mudahnya, ada beberapa hewan yang bisa bertelur sekaligus beranak, salah satu hewan yang bisa berkembangbiak dengan cara ovovivipar adalah ular.

Banyak yang berbicara dan memperdebatkan bagaimana cara berkembangbiar ular sampai saat ini. Padahal, ular bisa berkembangbiak menggunakan tiga cara berbeda yaitu, ovipar (beranak), vivipar (bertelur), dan ovovivipar (bertelur dan beranak).

Kebanyakan orang masih bingung mengapa ovovivipar bisa terjadi di beberapa hewan termasuk ular ini. 

Kali ini PetPi akan membahas, ular apa saja yang termasuk ke dalam jenis ular ovovivipar ini. Banyak yang belum mengetahui jenis dan proses berkembangbiaknya dari beberapa ular ini, jadi PetPi akan merangkum informasinya untuk kamu semua.

Berikut ini adalah jenis ular ovovivipar yang bisa kamu pelajari.

Jenis Ular yang Termasuk Ovovivipar

Sebelum membahas tentang jenis ular yang termasuk ovovivipar, akan lebih baik lagi jika kita membahas tentang ovoviviparnya itu sendiri agar lebih memahaminya.

Bukan hanya di ular saja, namun Ovovivipar terdapat di beberapa hewan seperti ikan, kadal, hiu dan hewan lainnya. Proses ini terjadi di saat pembuahan dari tubuh sang betina.

Zigot yang tumbuh akan menjadi embrio, proses ini dinamakan dengan kehamilan, Setelah itu embrio akan berhasil tumbuh dengan sempurna yang dilindungi oleh cangkang, atau yang biasa kita sebut dengan telur.

Indukannya nanti akan mengeluarkan keturunan yang baru dalam keadaan yang masih terbungkus oleh telur ataupun dengan keadaan yang sudah terpecah dari cangkangnya.

Hal ini cukup unik karena beberapa hewan yang berkembangbiak dengan ovovivipar biasanya adalah hewan yang cenderung sulit berkembangbiak dengan baik.

Maka dari itu, beberapa hewan yang dikategorikan ovovivipar adalah hewan yang wajib kita lestarikan karena beberapa keberadaannya yang mulai sedikit. Berikut ini adalah jenis ular ovovivipar yang berhasil dirangkum oleh PetPi.

Follow Instagram @PintarPet untuk lebih tahu tentang Reptil lainnya!
>> FOLLOW DISINI

Ular Kadut

Jenis Ular Ovovivipar
Ular kadut - bangkok herps

Ular kadut yang mempunyai nama ilmiah Acrochordus granulatus atau biasa disebut juga dengan ular karung belang adalah spesies ular yang hidup di air. Ular ini tersebar luas di beberapa kawasan asia tenggara dan di Australia bagian utara.

Ular kadut bisa tumbuh panjang hingga 1,2 mete. Memiliki badan yang gemuk dan padat serta dilapisi dengan sisik kecil yang kasar. 

Ular ini mempunyai warna kepala bagian atas berwarna hitam kecoklatan menyerupai lumpur, serta badan yang berwarna kecoklatan dengan pola zig zag tebal berwarna hitam keabu-abuan. Bagian bawah tubuhnya agak sedikit lebih muda dibanding bagian atas tubuh ular kadut.

Ular ini sangat aktif di malam hari dan akan menghabiskan besar waktunya di dasar perairan yang dangkal. Walaupun ia adalah ular air, namun ular kadut tidak bisa terlalu lama menyelam di air, karena ia harus mengambil udara di permukaan.

Makanan utama dari ular ini adalah ikan kecil dan memangsa beberapa jenis belut, udang, dan kepiting. Di beberapa wilayah di daerah tambak, ular ini dianggap sebagai hama karena akan memakan ikan yang sedang di tambak.

Berkembang biak dengan cara ovovivipar, jumlah anakan yang dihasilkan bisa mencapai 10 ekor untuk sekali lahir.

Ular Bangkai Laut

Jenis Ular Yang Ovovivipar
ular bangkai laut - flickr

Ular bangkai laut yang biasa dikenal sebagai ular viper hijau adalah jenis ular yang berbahaya karena mempunyai bisa yang mematikan. Sesuai dengan warnanya, ular ini juga dikenal dengan ular hijau.

Namun kadang penamaan ini suka menyesatkan karena cukup banyak jenis ular pohon yang berwarna hijau.

Ciri ciri dari ular bangkai laut mempunyai tubuh yang agak gemuk pendek dengan kepala yang sedikit menonjol seperti seekor kodok. Selain itu ia juga memiliki taring besar yang panjang dan bisa dilipat.

Panjang ular ini sekitar 60 - 80 cm dengan ukuran betina yang lebih besar.  Selain itu, ia juga mempunyai ekor kecil pendek berukuran sekitar 10 -13 cm.

Ular ini hanya aktif di malam hari atau nokturnal, ia tidak begitu lincah seperti ular nokturnal lainnya. Ular bangkai laut biasa ditemukan di ranting atau bagian atas pohon atau semak semak pohon kecil.

Makanan utama ular ini adalah katak, burung dan mamalia kecil yang bisa ditemukan di hutan. Ular ini termasuk jenis ular ovovivipar dengan sekali melahirkan anaknya bisa mencapai 25 ekor sekaligus. 

Ular Boa

Ular Ovivipar
ular boa - petsoid

Jenis ular ovovivipar lainnya adalah ular Boa pembelit. Ular yang mempunyai nama ilmiah Boa Constrictor adalah spesies boa primitif yang tersebar di sebagian besar daerah tropis Amerika Selatan.

Habitat ular ini kebanyakan di pedalaman hutan hujan dataran rendah dan menyukai tempat yang lembab. Terkadang ular ini juga dapat ditemukan di dekat gurun pasir yang kering.

Makanan utama dari boa pembelit ini adalah mamalia kecil dan burung. Hewan yang sering dijadikan santapannya adalah tikus hutan dan kapibara. Terkadang ular ini juga memangsa beberapa jenis kucing hutan, kadal dan hewan amfibi seperti katak.

Ular ini bisa memangsa mangsanya dengan mengetahui energi panas dari tubuh mangsanya yang ditangkap oleh sensor suhu yang terletak di sepanjang bibirnya. 

Seperti yang kita ketahui, ular boa pembelit ini berkembangbiak dengan cara ovovivipar. Betina ular boa bisa menghasilkan anak ular sebanyak 10 - 65 ekor untuk sekali melahirkan. Masing-masing anakan yang baru lahir bisa berukuran hingga 51cm.

Namun sayangnya, ular boa yang baru lahir justru sangat rentan terancam predator lainnya. Maka dari itu hanya sedikit ular boa yang mampu bertahan hidup sampai dewasa.

Hal ini pastinya akan mengganggu ekosistem di dalam hutan. Rantai makanan pun tidak sempurna yang mengakibatkan beberapa populasi pastinya tidak akan seimbang di dalam ekosistem hutan.

Nah itulah dia ketiga jenis ular ovovivipar yang bisa kamu ketahui. Sebenarnya masih ada jenis ular lain seperti ular anaconda, ular pucuk dan ular kawat yang berkembang biak dengan cara ovovivipar, namun keterangannya sumber yang PetPi dapatkan kurang jelas.

Nantinya PetPi akan memperbarui konten jika menemukan sumber yang jelas. Semoga informasi yang bermanfaat buat kamu ya!

Jika kamu suka dengan artikel PintarPet, jangan lupa bagikan artikel ini ke seluruh dunia dan follow juga Instagram @pintarpet untuk tahu informasi tentang Reptil terbaru lainnya!

Terbit: Rabu, 09 September 2020, 10:00 WIB
Update pada: Minggu, 23 Mei 2021, 20:30 WIB

Referensi Tulisan [ Tampilkan ]
  • https://en.wikipedia.org/wiki/Boa_constrictor
  • https://en.wikipedia.org/wiki/Trimeresurus_albolabris
  • https://id-eduanswers.com/fisika/tugas12163508?utm_source=metka#otvet
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Ular_kadut
Share

Tentang Penulis

Saya adalah seorang penulis dan editor situs PintarPet yang antusias dengan hewan peliharaan seperti kucing, musang, iguana dan hewan peliharaan lainnya.

Suka dengan tulisan saya? Hubungi saya disini.

Komentar