Hari ini: Minggu, 16 Mei 2021
Sabtu, 10 April 2021, 20:30 WIB

7 Bahaya Bulu Kucing yang Bisa Merusak Kesehatan Manusia

7 Bahaya Bulu Kucing yang Bisa Merusak Kesehatan Manusia

bahaya bulu kucing - vets4pets

Jangan sepelekan perawatan kucing. Bahaya bulu kucing perlu diwaspadai karena bisa merusak kesehatan manusia, mulai pencernaan hingga pernafasan

Banyak orang yang berkata bahwa ada banyak bahaya bulu kucing yang berbahaya bagi kesehatan manusia.

Meskipun sebenarnya bulu kucing tidak membahayakan semua orang, melainkan hanya orang-orang tertentu bisa peka dan memiliki reaksi negatif jika terkena bulu kucing.

Sumber allergen pada bulu kucing ini adalah ketombe, air liur dan juga bulu kucing. Mandi dan perawatan hewan peliharaan yang kamu lakukan secara rutin dapat mengurangi sisa bulu kucing, kotoran, dan air liur.

Namun, pada beberapa orang yang mengalami reaksi asma atau kesulitan bernafas harus mengikuti instruksi dokter mereka. Untuk lebih spesifik, kamu harus perlu tahu bahaya yang dimiliki oleh bulu kucing terhadap beberapa orang.

Bahaya Bulu Kucing: 7 Penyakit yang Dapat Kamu Derita

Bahaya Bulu Kucing Bagi Manusia
Bahaya bulu kucing - web-holidays

Sebagai pemilik kucing yang baik, kamu harus tahu apa saja penyakit yang bisa diderita oleh manusia akibat dari bulu kucing, entah itu anak bayi, maupun manusia yang sudah dewasa.

Dengan mengertinya bahaya bulu kucing setidaknya sebagai alasan kenapa kamu harus rajin memandikannya minimal 2x seminggu.

Follow Instagram @PintarPet untuk lebih tahu tentang Kucing lainnya!
>> FOLLOW DISINI

1. Masalah Pencernaan

Seperti halnya bulu manusia, bulu kucing dapat tertelan secara tidak sengaja. Faktanya, benda-benda kecil dan sulit terlihat dapat dicerna secara tidak sengaja terutama oleh anak-anak.

Bulu kucing dapat menyebabkan pencernaan terhadap manusia. Sebenarnya, bulu kucing tidak memiliki masalah spesifik jika manusia tidak sengaja untuk memakannya.

Namun, hal ini akan berbeda jika bulu kucing memiliki parasit atau bakteri. Karena parasit tertentu yang hidup di bulu dan dapat menyebabkan penyakit jika mereka masuk ke dalam tubuh, seperti parasit Echinococcus.

Parasit ini dibawa oleh hewan sakit dan tidak divaksinasi yang mengkonsumsi daging mentah. Parasite tersebut pun akan masuk ke tubuh jika kita tidak sengaja memakan bulu kucing dan akan menyerang sistem pencernaan kita.

2. Penyakit Pes (Bubonic)

Penyakit Bubonic atau yang lebih dikenal dengan Penyakit Pes dapat menyerang manusia yang memiliki hewan peliharaan dengan bulu yang banyak seperti kucing atau anjing. Hal ini dapat terjadi jika kucing peliharaanmu tidur di kasur yang sama denganmu.

Beberapa riset menyebutkan bahwa lebih dari 44% orang yang tidur dengan hewan peliharaannya dapat tertular penyakit pes.

Apalagi, penyakit pes ini dapat menyerang kucing tanpa menunjukkan ciri-ciri yang terlihat. Kamu harus sangat berhati-hati jika kamu ingin tidur dengan kucingmu di kasur yang sama.

Penyakit Pes hanya bisa dihindari dengan menjaga kebersihan hewan peliharaanmu dan juga lingkungannya. Maka dari itu, kamu harus rutin dalam memandikan kucing kesayanganmu jika ia selalu berada di dalam kamarmu.

3. Penyakit Chagas yang Menyerang Sistem Pernapasan

Penyakit Chagas yang satu ini juga menjadi salah satu bahaya yang timbul dari interaksi dengan bulu kucing. Penyakit Chagas ini pun dapat muncul pada bulu kucing yang terkena parasit bernama protozoa parasite.

Parasit ini menyerang kulit dan menyebarkan virus lewat darah pada kucing yang juga akan menyebar ke sekitar bulu kucing.

Sebuah riset mengatakan juga bahwa orang yang tidur dengan hewan kucingnya akan sangat rentan terkena penyakit Chagas ini.

Hal ini sangat berbahaya karena penyakit Chagas sendiri dapat menyerang sistem pencernaan manusia jika tidak ditangani dengan segera. Penyakit ini mempunya ciri-ciri yang terlihat pada bagian kulit jika manusia tertular penyakit Chagas.

Anak di bawah tiga tahun (batita) memiliki resiko paling besar terserangnya penyakit ini jika ada kucing di dalam rumah kamu. Itu sebabnya, banyak orang yang menyarankan untuk sedikit menjauhkan jangkauan kucing peliharaan mereka dari anak bayi mereka.

4. Kulit Manusia jika Terkena Penyakit Cakar Kucing

Seperti namanya, penyakit cakar kucing akan tertular kepada manusia ketika kucing menggaruk bagian tubuhnya ketika kucing tersebut terinfeksi penyakit kutu.

Kutu tersebut bukan hanya menempel pada cakar kucing, namun juga menempel pada bulu-bulu kucing yang terinfeksi.

Walaupun penyakit cakar kucing ini bukan semerta-merta tersebar lewat bulu kucing. Namun, bulu kucing sangat rentan untuk rontok dari tubuh kucing. Hal ini dapat membuat orang-orang sekitar kucing juga tertular oleh kutu tersebut.

5. Berbahaya Bagi Sistem Imun

Bahayanya Bulu Kucing
Berbahaya bagi sistem imun - healthy paws pet insurance

Bakteri MRSA atau dikenal dengan nama Methicillin-resistant Staphylococcus Aureus adalah sebuah bakteri yang menyerang sistem pernapasan pada hewan berbulu, seperti kucing dan anjing.

Bakteri ini pun menempel pada bulu-bulu kucing yang sudah terinfeksi lebih dulu.

Walaupun bakteri MRSA dapat tersebar lewat hal-hal lain, namun bulu kucing juga sangat dipercaya dapat membawa penyakit ini jauh lebih cepat untuk menyebar dibandingkan faktor yang lain.

Penyakit yang ditimbulkan bakteri MRSA ini juga sangat berbahaya karena menyerang sistem pernapasan dan juga kulit. Jika manusia terkena bakteri ini, pernapasan akan sangat sulit dilakukan.

Namun jika bakteri menyerang kulit, kulit akan terasa panas yang luar biasa seperti terbakar dan akan meninggalkan bekas luka berwarna merah.

6. Membawa Penyakit Meningitis

Penyakit yang satu ini mungkin tidak mempunyai hubungan langsung dengan bahaya dari bulu-bulu kucing. Namun, bulu kucinglah salah satu agen untuk penyebaran penyakit meningitis.

Ketika kucing tidak dibersihkan dan dirawat secara teratur, besar kemungkinan kalau kucing tersebut dapat tertular berbagai macam penyakit, termasuk meningitis. Penyakit ini sangat berbahaya jika tertular ke manusia.

Hal ini disebabkan oleh penyerangan sistem saraf tulang belakang sebagai penopang imun tubuh manusia.

Bulu kucing sangat rentan untuk membawa penyakit meningitis ini. Bulu kucing juga sangat rentan untuk terkena bakteri meningitis jika kucing tersebut tidak dirawat dengan benar.

7. Penyakit Toxoplasma

Penyakit populer yang satu ini dapat menyerang manusia dengan sangat mudah. Infeksi ini ditimbulkan ketika parasite bernama Toxoplasma Gondii menyerang manusia. Para ahli pun berkata bahwa bulu kucing adalah satu-satunya agen untuk penyebaran parasite ini.

Walaupun terdapat banyak agen seperti kotoran kucing dan daging yang belum matang, namun bakteri toxoplasma punya penyebaran yang sangat dekat lewat bulu kucing.

Pada umumnya, penyakit toxoplasma yang dibawa oleh bulu kucing ini tidak berbahaya. Namun, penanganan dari para ahli perlu dilakukan kepada ibu yang sedang hamil jika terkena bakteri ini.

Cara yang paling tepat untuk menghentikan penyebaran bakteri toxoplasma adalah dengan membersihkan kulit dan bulu kucing secara teratur.

Itu dia 7 bahaya bulu kucing yang bisa menyebabkan manusia terserang penyakit, terutama bayi. Kamu bisa mengurangi resiko terjadinya 7 bahaya di atas dengan cara memandikan kucing dengan benar dan rutin.

Jangan biarkan ada sedikitpun kutu, parasit, ataupun serangga lainnya menempel di tubuh kucing peliharan kamu, ya!

Jika kamu suka dengan artikel PintarPet, jangan lupa bagikan artikel ini ke seluruh dunia dan follow juga Instagram @pintarpet untuk tahu informasi tentang Kucing terbaru lainnya!

Perhatian: Informasi ini dihimpun dari beberapa sumber. Tim PintarPet tidak bertanggung jawab atas cidera, kematian, kerusakan atau kerugian langsung maupun tidak langsung, materiil dan immateriil yang disebabkan oleh informasi yang kami berikan. Untuk informasi dan tindakan lebih lanjut, sebaiknya kamu bisa mengkonsultasikannya dengan dokter hewan terdekat.

Terbit: Jumat, 23 Oktober 2020, 16:00 WIB
Update pada: Sabtu, 10 April 2021, 20:30 WIB

Referensi Tulisan [ Tampilkan ]
  • https://www.cdc.gov/healthypets/pets/cats.html
  • https://www.healthline.com/health-news/allergies-cats-risk-to-health#1
  • https://www.kingcounty.gov/depts/health/communicable-diseases/zoonotic/facts-resources/diseases-by-animal/cats.aspx
  • https://www.vet.cornell.edu/departments-centers-and-institutes/cornell-feline-health-center/health-information/feline-health-topics/zoonotic-disease-what-can-i-catch-my-cat
Share

Tentang Penulis

Saya adalah seorang penulis yang antusias dengan hewan peliharaan seperti kucing, kelinci dan hewan peliharaan lainnya.

Suka dengan tulisan saya? Hubungi saya disini.

Komentar