Hari ini: Minggu, 16 Mei 2021
Sabtu, 29 Agustus 2020, 10:00 WIB

Bawa Keberuntungan, 8 Mitos Memelihara Kura-kura Ini Harus Diketahui

Bawa Keberuntungan, 8 Mitos Memelihara Kura-kura Ini Harus Diketahui

Mau lihat bagaimana baik dan buruknya memelihara kura-kura di rumah? Yuk, ketahui 8 mitos memelihara kura-kura dari beragam budaya, suku, dan agama berikut

Dari banyak pemelihara hewan reptil, banyak yang beranggapan bahwa kura-kura adalah salah satu hewan yang memiliki banyak sekali cerita dibaliknya. Hubungan mitos memelihara kura-kura digabungkan dari beberapa kepercayaan, suku, dan agama.

Kamu mungkin tertarik dengan salah satu mitosnya. Berikut ini PetPintar sudah rangkumkan beberapa mitos dan simbol memelihara kura-kura di rumah sendiri.

8 Mitos Memelihara Kura-kura di Rumah

Terserah kamu ingin percaya atau tidak. Tapi, beberapa suku, budaya dan agama mempercayai ada mitos dibalik orang yang memelihara kura-kura di rumah. Seperti yang dilakukan di Nigeria, kura-kura dianggap sebagai hewan yang membawa keberuntungan karena cangkangnya yang kokoh.

Penasaran apa saja mitos lainnya? Mungkin beberapa diantara kamu ada yang sudah atau baru ingin memelihara hewan berumur panjang yang satu ini. Simak lebih lanjut artikel di bawah ini.

Follow Instagram @PintarPet untuk lebih tahu tentang Reptil lainnya!
>> FOLLOW DISINI

Simbol Kekokohan di Nigeria

Banyak budaya memandang kura-kura sebagai simbol keberuntungan yang mewakili keteraturan, penciptaan, daya tahan, kekuatan, stabilitas, umur panjang (rentang hidup rata-rata 100 tahun) kesuburan (Di Nigeria, itu adalah simbol dari organ seks dan seksualitas wanita) dan lembut mereka mewakili kebijaksanaan kuno dan sangat dihormati karena kekuatan dan individualitas mereka.

Bagi warga asli Nigeria, kura-kura dianggap menawarkan perlindungan, keberuntungan dan memiliki kekuatan untuk membawa kebahagiaan dan pertanda baik.

Simbol Dewa Wisnu Bagi Umat Hindu

Mitos Memelihara Kura Kura

Avatar kedua Dewa Wisnu adalah Kurma si kura-kura yang datang untuk membantu para Dewa mendapatkan nektar keabadian. Untuk mengaduk laut menjadi nektar, ular raksasa digunakan sebagai tali dan Gunung Mandara digunakan sebagai tongkat.

Ketika gunung mulai tenggelam, mereka memanggil Dewa Wisnu untuk membantu mereka. Dia menjelma sebagai kura-kura dan menopang gunung di punggungnya, sehingga nektar keabadian dapat terwujud (Amrit Manthan) oleh para Dewa dan setan yang mengaduk laut.

Kesucian ini membuat seluruh umat Hindu, terutama di India percaya bahwa anak-anak tidak boleh sembarangan memelihara kura-kura di rumah.

Simbol Kura-kura Kosmik Bagi Suku Maya

Dalam mitos penciptaan suku Maya, Dewa Jagung Kembar diangkut dengan kano raksasa (Bima Sakti) ke sabuk Orion, yang mereka lihat sebagai kura-kura kosmik raksasa.

Dewa Chak memecahkan punggung kura-kura dengan batu petir. Dewa Jagung tumbuh dari retakan di punggung kura-kura dan membentangkan dua ular yang membentuk jalur menuju matahari dan melambangkan penciptaan yang digunakan suku Maya untuk berkomunikasi dengan dewa langit mereka.

Simbol Bumi Bagi Suku Asli Amerika

Masih ingat bagaimana bentuk tempurung seekor kura-kura? Bentuk tersebut dipercaya oleh suku asli Amerika sebagai simbol pembawa dunia di atasnya. Bahkan, kepercayaan tersebut ada sangkut pautnya dengan bencana alam yang terjadi di dunia.

Ketika tempurung kura-kura bergoyang akibat tubuh kura-kura yang sedang melakukan peregangan, maka dipercaya akan ada gempa bumi yang terjadi.

Bagaimana pendapatmu tentang kepercayaan ini? Percaya atau tidak, semua keputusan ada di tangan kamu. Yang pasti, suku asli benua Amerika mempercayai hal tersebut.

Mitos Memelihara Kura-Kura Lainnya...

Simbol Dewa Bagi Warga Tiongkok

Dalam budaya Tiongkok, kura-kura adalah hewan dewa. Karena, kura-kura memiliki karakter yang teguh, dan jauh lebih tenang jika dibandingkan dengan seorang bertapa di Tiongkok.

“Hidup damai dalam kehidupan seperti seorang pertama selama ribuan tahun di mata air,” layaknya seorang yang telah belajar Taoist (ajaran agama di Tiongkok) abadi yang telah lepas dari seluruh masalah yang ada di dunia.

Tidak heran masyarakat asli Tiongkok dahulu sering memberikan nasehat kepada anak muridnya dengan berkata “hiduplah seperti seekor kura-kura” dikarenakan karakternya tersebut.

Bahkan, dahulu kala, ketika budaya dan ajaran Tiongkok kuno masih kental, pengucapan bagi orang yang sedang ulang tahun bukan dengan kata “selamat ulang tahun”, melainkan dengan kata “Semoga kura-kura dan bangau memperpanjang hidupmu”.

Simbol Keberuntungan Bagi Feng Shui

Mitos Merawat Kura Kura

Mitos memelihara kura-kura lainnya datang dari Feng Shui, yang dianggap bahwa kura-kura merupakan simbol keberuntungan dan kesuksesan sebuah usaha dikarenakan tempurungnya yang kuat dan rentang umur kura-kura yang sangat panjang.

Oleh sebab itulah, para pengusaha di Cina yang sangat gemar memelihara kura-kura di toko atau rumahnya. Karena, mereka merupakan simbol pencari sebuah keuangan dan umur panjang usahanya.

Mitos ini berasal dari sebuah cerita Dewi Nu Gua menggunakan tempurung kura-kura sebagai penopang langit dengan bumi yang sebelumnya tiang penopangnya hancur oleh benturan kepala Dewa Gong Gong saat merasa malu karena kalah dalam pertarungan tahta surga.

Simbol Kekuatan Jahat Bagi Warna Yunani

Mitos yang satu ini sangat jauh berbeda dengan mitos lainnya. Bagi warga Yunani, kura-kura adalah hewan yang membawa sial dan disimbolkan dengan kekuatan kejahatan, seperti sihir yang buruk.

Di Barat, orang Kristen awal tidak menyukai kura-kura dan memandang mereka sebagai simbol kekuatan jahat selama perang. Di Yunani, penyu pernah dipercaya sebagai warga neraka.

Mitos Perawatan Kura-kura yang Salah Dipahami

Mitos terakhir bukan mengenai kepercayaan dari suku maupun budaya. Melainkan mitos tentang bagaimana cara merawat seekor kura-kura yang sampai sekarang ini masih banyak orang yang salah dalam memahami.

Berikut ini beberapa mitos dan fakta mengenai cara merawat kura-kura:

  • Kura-kura bisa hidup hanya di dalam sebuah ember. Ini salah. Faktanya, kura-kura adalah hewan liar yang tidak menghabiskan sisa hidupnya dalam satu kandang kecil dan tidak banyak bergerak.
  • Rata-rata umur kura-kura hanya 5 tahun. Ini salah. Faktanya, kura-kura adalah hewan yang jika dirawat dengan baik bisa berumur lebih dari 40 tahun.
  • Kura-kura mendesis seperti ular ketika marah dan takut. Ini salah. Faktanya, kura-kura tidak hanya mendesis ketika marah dan takut. Justru, ketika merasa marah dan takut, kura-kura hanya akan merespon dengan cara menarik kepalanya ke dalam tempurung.
  • Kura-kura bisa makan apa saja. Ini salah. Faktanya, kura-kura merupakan hewan karnivora yang makanan utamanya adalah siput, ikan kecil, dan cacing. Makanan manusia apapun sangat tidak direkomendasikan bagi kesehatan kura-kura.

Demikian itulah 8 mitos memelihara kura-kura di rumah, maupun toko yang bersumber dari beberapa informasi terpercaya yang datang dari kebudayaan, suku, dan keagamaan. Tentu tidak mudah untuk mempercayai 8 mitos di atas bila kamu bukan berasal dari salah satu dari suku di atas.

Apapun itu, kura-kura adalah hewan yang sangat manis untuk dipelihara. Ketika kamu berniat membelinya, kamu harus tahu apa saja jenis kura-kura dan bagaimana cara perawatan terbaiknya.

VIDEO: Bawa Hoki? Ini Mitos Memelihara Kura-Kura

Jika kamu suka dengan artikel PintarPet, jangan lupa bagikan artikel ini ke seluruh dunia dan follow juga Instagram @pintarpet untuk tahu informasi tentang Reptil terbaru lainnya!

Referensi Tulisan [ Tampilkan ]
  • http://www.reptileexpert.co.uk/common-myths-turtles-tortoises.html/common-myths-turtles-tortoises.html
  • https://bobo.grid.id/read/081990879/kura-kura-dianggap-membawa-keberuntungan-dan-hewan-suci-di-berbagai-budaya-pernah-tahu?page=all
  • https://www.speakingtree.in/allslides/turtle-a-symbol-of-good-luck-and-divinity/57940
  • https://www.telegraphindia.com/odisha/right-direction-to-place-tortoise-face/cid/253978 
  • https://www.worldturtleday.org/single-post/2018/01/28/10-Common-Turtle-Myths

Tentang Penulis

Saya adalah seorang penulis yang antusias dengan hewan peliharaan seperti kucing, kelinci dan hewan peliharaan lainnya.

Suka dengan tulisan saya? Hubungi saya disini.

Komentar