Hari ini: Rabu, 22 September 2021
Rabu, 23 Juni 2021, 16:00 WIB

5 Cara Memberi Susu Pada Bayi Kucing yang Terlantar Ditinggal Induknya

5 Cara Memberi Susu Pada Bayi Kucing yang Terlantar Ditinggal Induknya

cara memberikan susu pada bayi kucing - one cms

Cara memberi susu pada bayi kucing memang harus benar-benar diperhatikan agar kamu mendapatkan perawatan yang tepat ketika merawat bayi kucing terlantar.

Sobat pintar, apakah kamu pernah melihat anak kucing terlantar dan tidak mempunyai induknya? Untuk kamu yang terbiasa memelihara kucing tentunya tidak akan tega untuk meninggalkannya dan membiarkan anak kucing itu terlantar.

Maka dari itu sebaiknya kita rawat anak kucing yang kita temukan di sekitar rumah. Pada kesempatan kali ini, Petpi akan memberikan kamu beberapa tips cara memberi susu pada bayi kucing yang terlantar. 

Hal ini sangat penting sekali untuk dilihat dan dipahami dengan jelas, karena apabila kamu salah dalam melakukan perawatannya akan sangat berbahaya.

Untuk itu apabila kamu tertarik untuk adopsi dan merawatnya,maka penting sekali memperhatikan beberapa hal. Berikut ini Petpi akan memberikan penjelasan mengenai merawat anak kucing terlantar itu. 

Memberikan Makan Anak Kucing

Memberikan Susu Pada Bayi Kucing
Cara memberikan susu pada bayi kucing - harford shelter

Berikut ini ada beberapa tahapan saat kamu menemukan kucing terlantar dan hendak untuk memberikannya susu pada bayi kucing tersebut.

Nah, berikut ini Petpi akan memberikan panduan untuk merawat dan memeliharanya agar anak kucing tersebut tetap sehat, meskipun ditelantarkan oleh indukannya, yuk perhatikan penjelasannya secara lengkap. 

Follow Instagram @PintarPet untuk lebih tahu tentang Kucing lainnya!
>> FOLLOW DISINI

1. Menyiapkan Susu Khusus

Perlu dipahami bersama-sama cara memberikan susu pada bayi kucing yang terlantar tersebut, karena apabila kamu salah dalam memahaminya akan berdampak pada kesehatan si kucingnya.

Ada beberapa gejala jangka pendek dan panjang untuk ditemukan, seperti anak kucing mengalami diare, dehidrasi, dan mengalami kekurangan nutrisi. 

Hal ini harus kamu antisipasi dan jangan sampai malah membahayakan, prosesnya kamu bisa membeli dan menggantinya dengan susu formula khusus anak kucing yang bisa kamu temukan pada toko-toko hewan terdekat tempat kamu tinggal.

Untuk di Indonesia sendiri kamu bisa mencoba merk atau langsung ke dokter hewan untuk rekomendasi susu kucingnya

Dalam tahap ini kamu harus benar-benar bisa memperhatikannya, karena jika sembarangan dan tidak memperhatikannya ada banyak susu yang diperjualbelikan dalam bentuk kemasan yang terbuat dari susu sapi yang dihilangkan laktosanya.

Hal ini tentunya tidak cocok dan bisa berdampak buruk nanti kedepannya untuk anak kucing tersebut. 

2. Menyiapkan Peralatan

Hal ini harus kamu perhatikan mengenai peralatan ketika hendak memberikan bayi kucing makanan, karena tentunya belum bisa langsung dilakukan secara sendiri.

Dalam tahap ini kamu harus benar-benar mempersiapkannya secara menyeluruh, termasuk untuk memilih botol dan dot khusus untuk memenuhi kebutuhan anak kucing tersebut. 

Untuk memenuhi kebutuhannya jenis dot dan botolnya sendiri telah disesuaikan dengan kebutuhan yang ada. Sehingga kamu bisa memilih semua peralatannya pada toko hewan khusus untuk memenuhi semuanya.

Pastikan kamu mendapatkan yang tepat agar bayi kucing yang terlantar tersebut bisa langsung mendapatkan makanannya dan terpenuhi. 

Kalau sobat pintar ingin memberi susu pada bayi kucing tanpa dot, kalian bisa menggunakan spuit atau spet untuk kucing (suntikan tanpa jarum).

Namun, jenis alat ini sangat beresiko apalagi bagi kamu yang pemula karena jika tidak berhati-hati dapat menyebabkan bayi kucing tersedak susu.

Setelah kamu menemukan dan mempersiapkan semua peralatannya, maka penting sekali untuk langsung membersihkannya dan tidak langsung menggunakannya.

Lebih amannya kamu menggunakan air hangat untuk menyiram dan membersihkannya, hindari penggunaan sabun terlebih dahulu, karena akan membahayakan juga nantinya. 

3. Takaran Susu

Untuk kamu yang hendak memberikan susu pada bayi kucing yang terlantar memang butuh informasi takaran yang tepat. Karena apabila kamu salah dalam menentukannya akan berpengaruh pada kesehatan bayi kucing itu nantinya.

Dalam tahap ini tentunya kamu harus memberikan susu formula atau penggantinya agar tetap terpenuhi kebutuhannya. 

Namun, sebelum itu kamu harus mengetahui dahulu takaran saji yang akan diberikan kepadanya. Berikut adalah takaran susu untuk bayi kucing berusia 0-3 minggu secara umum, yaitu :

  • Untuk takaran waktu pemberian pada usia 1-3 hari cukup menggunakan takaran 2,5 ml setiap 2 jam.
  • Berikan 10 kali atau 12 kali dengan takar 5 ml untuk takaran waktu saat berusia 4-7 hari.
  • Kemudian pada umur ke 6-10 hari berikan 10 kali saja dengan takar 5-7,5 ml.
  • Selanjutnya untuk usia 11-14 hari setiap 3 jam berikan takaran 10 ml
  • Jika sudah berumur 15-20 hari, kamu bisa berikan 8 kali dengan takar 10-12,5 ml.
  • Lalu untuk waktu usia bayi kucing diatas 21 hari berikan 3-4 kali saja dengan takaran 12,5-25 ml dan mulai berikan makanan pendamping. 

Hal ini harus dilakukan secara bertahap dan tidak bisa langsung dalam porsi yang besar, karena akan berpengaruh pada kesehatan bayi kucing nantinya.

Apabila kamu hendak memberikan makanan pendamping penting untuk diberikan ketika sudah memasuki umur 21 hari baru bisa diberikan. 

Agar lebih mudah memahami takaran dalam memberi susu bayi kucing, lihatlah tabel berikut ini :

Tabel Takaran Pemberian Susu Bayi Kucing

Usia Bayi Kucing

Takaran

1-3 hari

2,5 ml, 12 kali sehari, maksimal 30 ml per hari

4-7 hari

5 ml, 10-12 kali sehari, maksimal 60 ml per hari

6-10 hari

5-7,5 ml, 10 kali sehari, maksimal 75 ml per hari

11-14 hari

10 ml, 8 kali sehari, maksimal 80 ml per hari

15-20 hari

10-12,5 ml, 8 kali sehari, maksimal 100 ml per hari

> 21 hari

12,5-25 ml, 3-4 kali sehari, maksimal 100 ml per hari disertai makanan pendamping

4. Perhatikan Proses Pemberian

Memberikan susu pada bayi kucing yang kehilangan induknya akan benar-benar berbeda dan kamu harus bisa memperhatikannya.

Karena jika kamu memberikan susu secara berlebihan menggunakan dot atau botol akan berpengaruh pada organ pencernaan dan pernapasannya, tentu saja hal ini akan membahayakan kehidupannya.

Dengan demikian pastikan kamu memperhatikan dan mengamatinya dengan jelas, karena jangan sampai susu masuk ke hidung atau jika tidak maka lambungnya akan mengalami pembesaran.

Apabila bayi kucing rakus, kamu harus melihat dan memperhatikan kondisi perutnya, jika sudah terlalu kencang dan besar lebih baik untuk menghentikannya. 

Apabila bayi kucing kamu tidak terlalu banyak minum susu yang dibuatkan, lebih baik untuk menghindari memberikannya secara paksa. Sebab akan berdampak pada kesehatan dan dampak buruk kedepan nantinya. 

5. Bersikap Tenang dan Santai

Ketika kamu memberikan susu pada bayi kucing yang terlantar memang harus ekstra sabar dan tenang dalam mengurusnya.

Apalagi jika kamu memberikan makanannya menggunakan botol, karena butuh adaptasi dan perkenalan terlebih dahulu. Pada tahap ini kamu harus bisa memperhatikannya dan jangan sampai terlalu berlebihan memberikannya. 

Lakukan hal ini secara perlahan dan lebih baik untuk memberikannya secara bertahap, jangan sampai terlalu memaksa dan berharap anak kucing akan kenyang cepat.

Namun, tindakan tersebut hanya akan membahayakan pada proses pencernaan dan pernapasannya nanti. Sehingga kamu memang butuh perhatian lebih yang benar-benar harus sabar. 

Selanjutnya ketika memberikan makanan, kamu harus bisa mengelus dan mengusap pada bagian perutnya. Prosesnya kamu tinggal letakan dan skamurkan kucing pada bagian punggungnya ke tubuh kamu, lalu usap perutnya.

Hal ini sebagai bentuk pengganti induk kucing yang mengusap anak kucingnya untuk membantu mengeluarkan angin dan kotorannya. 

Jika kamu melakukannya dan menemukan kejadian tersebut tidak perlu panik, karena sudah hal biasa dan normal terjadi pada bayi kucing yang ada.

Sobat pintar, itulah beberapa penjelasan lengkap mengenai cara memberi susu pada bayi kucing terlantar yang bisa kamu ketahui dan pahami.

Jika kamu suka dengan artikel PintarPet, jangan lupa bagikan artikel ini ke seluruh dunia dan follow juga Instagram @pintarpet untuk tahu informasi tentang Kucing terbaru lainnya!

Perhatian: Informasi ini dihimpun dari beberapa sumber. Tim PintarPet tidak bertanggung jawab atas cidera, kematian, kerusakan atau kerugian langsung maupun tidak langsung, materiil dan immateriil yang disebabkan oleh informasi yang kami berikan. Untuk informasi dan tindakan lebih lanjut, sebaiknya kamu bisa mengkonsultasikannya dengan dokter hewan terdekat.

Referensi Tulisan [ Tampilkan ]
  • https://bobo.grid.id/read/082250312/cara-merawat-anak-kucing-yang-tidak-punya-induk-tidak-boleh-diberikan-susu-sembarangan?page=all
  • https://id.wikihow.com/Memberi-Makan-Anak-Kucing-yang-Baru-Lahir
Share

Tentang Penulis

Saya adalah lulusan Sarjana Kedokteran Hewan (S.K.H) UNAIR 2021 yang antusias dengan hewan peliharaan seperti kucing, hamster dan juga hewan peliharaan lainnya. Saat ini saya sedang mengikuti program Co-Asst Gelombang 36 UNAIR 2021.

Suka dengan tulisan saya? Hubungi saya disini.

Komentar